Lompat ke isi

Mippedia:Proses kurasi artikel

Dari Mippedia bahasa Indonesia, ensiklopedia umum

Ikon bantuan

Halaman ini merupakan sebuah halaman yang menjelaskan tentang bagaimana proses kurasi artikel yang di lakukan oleh para pengurus di Mippedia

Ini bukan merupakan sebuah halaman Kebijakan resmi ataupun pedoman resmi

Kurasi artikel merupakan proses editorial oleh para pengurus di Mippedia yang bertujuan untuk menilai kesiapan suatu artikel untuk dipublikasikan atau dipertahankan, tanpa menganggap hasil kurasi sebagai penetapan kebenaran mutlak.

Kurasi berfokus pada kesiapan artikel untuk tampil sebagai bagian dari ensiklopedia umum, bukan pada pembuktian kebenaran ilmiah secara menyeluruh.

Tujuan kurasi

[sunting sumber]

Proses kurasi bertujuan untuk :

  • memastikan artikel sesuai dengan tujuan ensiklopedia umum,
  • menjaga konsistensi kualitas penyajian,
  • menilai kelayakan terbit artikel,
  • menyaring konten yang belum siap dipublikasikan.

Waktu pelaksanaan kurasi

[sunting sumber]

Kurasi artikel dapat dilakukan :

  • sebelum artikel diterbitkan,
  • setelah artikel diperbarui secara signifikan,
  • sebagai bagian dari peninjauan berkala.

Tahapan kurasi

[sunting sumber]

Proses kurasi artikel di Mippedia umumnya meliputi tahapan berikut.

Seleksi awal

[sunting sumber]

Artikel diperiksa untuk memastikan topik berada dalam cakupan ensiklopedia umum dan tidak melanggar kebijakan dasar.

Penilaian struktur dan bahasa

[sunting sumber]

Pada tahap ini diperiksa :

  • kejelasan pembuka artikel,
  • keteraturan struktur isi,
  • penggunaan bahasa yang netral dan informatif.

Penilaian rujukan

[sunting sumber]

Kurator menilai keberadaan dan relevansi rujukan yang digunakan, tanpa menjamin kebenaran mutlak dari sumber tersebut.

Penetapan status

[sunting sumber]

Berdasarkan hasil kurasi, artikel dapat :

  • dinyatakan siap diterbitkan,
  • diterbitkan dengan catatan perbaikan,
  • dikembalikan untuk revisi,
  • dinyatakan belum layak terbit.

Peran kurator

[sunting sumber]

Kurasi dilakukan oleh pengurus atau pihak yang diberi wewenang sebagai kurator dengan tanggung jawab :

  • menilai artikel secara objektif,
  • mendokumentasikan hasil kurasi,
  • memberikan catatan perbaikan apabila diperlukan.

Kurator tidak bertindak sebagai penulis atau pemilik artikel.

Keterbatasan kurasi

[sunting sumber]

Kurasi tidak menjamin bahwa artikel sepenuhnya benar, lengkap, atau bebas dari kekeliruan. Kurasi dilakukan berdasarkan informasi dan rujukan yang tersedia pada saat pemeriksaan.

Pembaca dan kontributor diharapkan tetap bersikap kritis dan berpartisipasi dalam pembaruan artikel.

Hubungan dengan proses lain

[sunting sumber]

Kurasi artikel berkaitan dengan :

Masing-masing proses memiliki peran dan fungsi yang berbeda.

Prinsip dasar

[sunting sumber]

Proses kurasi artikel berlandaskan pada prinsip :

  • kehati - hatian editorial,
  • objektivitas penilaian,
  • keterbukaan terhadap perbaikan,
  • peninjauan berkelanjutan.

Lihat juga

[sunting sumber]