Tidak ada ringkasan suntingan
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink.
Baris 4: Baris 4:
| image = Latin K.svg
| image = Latin K.svg
| image_caption = Huruf kapital 'K' dan huruf kecil 'k' dalam rupa huruf serif.
| image_caption = Huruf kapital 'K' dan huruf kecil 'k' dalam rupa huruf serif.
| Huruf_sebelumnya = [[J]]
| Huruf_sebelumnya = [[J]]
| Huruf_selanjutnya = [[L]]
| Huruf_selanjutnya = [[L]]
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]]
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]]
Baris 18: Baris 18:
'''K''' atau '''k''' adalah huruf kesebelas dan [[huruf konsonan]] kedelapan dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini secara umum melambangkan [[konsonan letup langit-langit belakang nirsuara]] yang diucapkan sebagai /k/ (seperti pada awalan kata "kucing" dan "kaku").  
'''K''' atau '''k''' adalah huruf kesebelas dan [[huruf konsonan]] kedelapan dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini secara umum melambangkan [[konsonan letup langit-langit belakang nirsuara]] yang diucapkan sebagai /k/ (seperti pada awalan kata "kucing" dan "kaku").  


Huruf K memiliki sejarah evolusi yang cukup dinamis. Sempat diabaikan secara luas pada masa [[Kekaisaran Romawi]] yang lebih memilih menggunakan huruf [[C]], huruf K akhirnya bangkit kembali pada Abad Pertengahan untuk mengatasi kebingungan pengucapan dalam bahasa-bahasa Eropa. Di luar bidang bahasa, huruf K jamak digunakan dalam ranah sains untuk melambangkan suhu mutlak, unsur kimia, dan sebagai awalan standar (prefiks) untuk kelipatan ribuan.
[[Huruf]] K memiliki sejarah evolusi yang cukup dinamis. Sempat diabaikan secara luas pada masa [[Kekaisaran Romawi]] yang lebih memilih menggunakan huruf [[C]], huruf K akhirnya bangkit kembali pada Abad Pertengahan untuk mengatasi kebingungan pengucapan dalam bahasa-bahasa Eropa. Di luar bidang bahasa, huruf K jamak digunakan dalam ranah sains untuk melambangkan suhu mutlak, unsur kimia, dan sebagai awalan standar (prefiks) untuk kelipatan ribuan.


== Sejarah ==
== [[Sejarah]] ==
Perkembangan huruf K dimulai dari sebuah [[hieroglif Mesir]] kuno yang menggambarkan bentuk sebuah telapak tangan terbuka (dengan jari-jari yang merentang). Ketika lambang ini diserap oleh para pekerja Semit di Mesir ke dalam [[abjad Proto-Sinaitik]], makna aslinya tetap dipertahankan.
Perkembangan huruf K dimulai dari sebuah [[hieroglif Mesir]] kuno yang menggambarkan bentuk sebuah telapak tangan terbuka (dengan jari-jari yang merentang). Ketika lambang ini diserap oleh para pekerja Semit di Mesir ke dalam [[abjad Proto-Sinaitik]], makna aslinya tetap dipertahankan.


Baris 27: Baris 27:
Ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia, mereka mengambil huruf kaf dan menyesuaikan namanya menjadi ''[[kapa]]'' (Κ). Bangsa Yunani meluruskan tiang vertikalnya dan menempatkan dua garis diagonal di sebelah kanannya, sehingga melahirkan bentuk huruf K yang kita kenal sekarang. Kapa dibunyikan persis seperti nilai aslinya, yaitu /k/.
Ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia, mereka mengambil huruf kaf dan menyesuaikan namanya menjadi ''[[kapa]]'' (Κ). Bangsa Yunani meluruskan tiang vertikalnya dan menempatkan dua garis diagonal di sebelah kanannya, sehingga melahirkan bentuk huruf K yang kita kenal sekarang. Kapa dibunyikan persis seperti nilai aslinya, yaitu /k/.


Perjalanan huruf ini mengalami pasang surut ketika masuk ke [[Semenanjung Italia]]. Bangsa [[Etruska]] menggunakan kombinasi C, K, dan Q untuk melambangkan bunyi /k/. Namun, ketika bangsa [[Romawi kuno]] mengadopsi abjad tersebut untuk menulis [[bahasa Latin]], mereka memutuskan untuk hampir sepenuhnya membuang huruf K dan menggunakan huruf [[C]] (serta sesekali [[Q]]) secara dominan untuk melambangkan bunyi /k/ dan /g/. Dalam naskah Latin klasik, huruf K hanya dipertahankan untuk segelintir kata pinjaman kuno dari bahasa Yunani, yang paling terkenal adalah kata ''Kalendae'' (hari pertama dalam penanggalan Romawi, yang menjadi cikal bakal kata "kalender").
Perjalanan huruf ini mengalami pasang surut ketika masuk ke [[Semenanjung Italia]]. Bangsa [[Etruska]] menggunakan kombinasi [[C]], K, dan [[Q]] untuk melambangkan bunyi /k/. Namun, ketika bangsa [[Romawi kuno]] mengadopsi abjad tersebut untuk menulis [[bahasa Latin]], mereka memutuskan untuk hampir sepenuhnya membuang huruf K dan menggunakan huruf [[C]] (serta sesekali [[Q]]) secara dominan untuk melambangkan bunyi /k/ dan /g/. Dalam naskah Latin klasik, huruf K hanya dipertahankan untuk segelintir kata pinjaman kuno dari bahasa Yunani, yang paling terkenal adalah kata ''Kalendae'' (hari pertama dalam penanggalan Romawi, yang menjadi cikal bakal kata "kalender").


Nasib huruf K terselamatkan setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi. Pada [[Abad Pertengahan]], banyak bahasa turunan Latin (seperti bahasa Prancis dan Italia kuno) mengalami pergeseran fonologis di mana huruf C yang diikuti vokal "e" atau "i" berubah bunyinya menjadi lembut (seperti /s/ atau /tʃ/). Hal ini menyebabkan huruf C tidak dapat lagi digunakan secara konsisten untuk melambangkan bunyi /k/ yang "keras". Untuk menghindari kebingungan, para ahli bahasa dan penulis di seluruh penjuru Eropa mulai mempopulerkan kembali huruf K dari masa Yunani untuk secara spesifik melambangkan bunyi /k/ murni.
Nasib huruf K terselamatkan setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi. Pada [[Abad Pertengahan]], banyak bahasa turunan Latin (seperti bahasa Prancis dan Italia kuno) mengalami pergeseran fonologis di mana huruf C yang diikuti vokal "e" atau "i" berubah bunyinya menjadi lembut (seperti /s/ atau /tʃ/). Hal ini menyebabkan huruf C tidak dapat lagi digunakan secara konsisten untuk melambangkan bunyi /k/ yang "keras". Untuk menghindari kebingungan, para ahli bahasa dan penulis di seluruh penjuru Eropa mulai mempopulerkan kembali huruf K dari masa Yunani untuk secara spesifik melambangkan bunyi /k/ murni.
Baris 38: Baris 38:
== Penggunaan ==
== Penggunaan ==
=== Dalam bahasa ===
=== Dalam bahasa ===
* '''Bahasa Indonesia''': Huruf K memiliki keunikan fonologis dalam pelafalan bahasa Indonesia. Di posisi awal atau tengah kata, huruf K dibunyikan murni sebagai /k/ (contoh: "kamu", "buka"). Namun, ketika huruf K berada di '''akhir kata''' (posisi koda suku kata), huruf ini sering kali dilafalkan sebagai '''konsonan letup celah-suara''' atau bunyi ''hamzah'' (/ʔ/). Contohnya, posisi alat ucap kita saat mengucapkan kata "bapak", "tidak", dan "anak" berbeda dengan saat mengucapkan "kamu"; udara akan terhenti tiba-tiba di pita suara (bukan di langit-langit mulut). Ejaan baku bahasa Indonesia tidak memiliki huruf tersendiri untuk bunyi letup celah-suara ini, sehingga huruf K memikul tugas ganda tersebut.
* '''[[Bahasa Indonesia]]''': [[Huruf]] K memiliki keunikan fonologis dalam pelafalan bahasa Indonesia. Di posisi awal atau tengah kata, huruf K dibunyikan murni sebagai /k/ (contoh: "kamu", "buka"). Namun, ketika huruf K berada di '''akhir kata''' (posisi koda suku kata), huruf ini sering kali dilafalkan sebagai '''konsonan letup celah-suara''' atau bunyi ''hamzah'' (/ʔ/). Contohnya, posisi alat ucap kita saat mengucapkan kata "bapak", "tidak", dan "anak" berbeda dengan saat mengucapkan "kamu"; udara akan terhenti tiba-tiba di pita suara (bukan di langit-langit mulut). Ejaan baku bahasa Indonesia tidak memiliki huruf tersendiri untuk bunyi letup celah-suara ini, sehingga huruf K memikul tugas ganda tersebut.
* '''Bahasa Inggris''': Huruf K selalu dilafalkan sebagai /k/ "keras", seperti pada kata ''king'' dan ''keep''. Namun, huruf K menjadi huruf senyap (''silent letter'') dan tidak dibunyikan sama sekali apabila berada di awal sebuah kata dan langsung diikuti oleh huruf N, yang merupakan sisaan dari cara pelafalan bahasa [[Inggris Kuno]] (contoh: ''knight'', ''knife'', ''know'').
* '''[[Bahasa Inggris]]''': Huruf K selalu dilafalkan sebagai /k/ "keras", seperti pada kata ''king'' dan ''keep''. Namun, huruf K menjadi huruf senyap (''silent letter'') dan tidak dibunyikan sama sekali apabila berada di awal sebuah kata dan langsung diikuti oleh huruf [[N]], yang merupakan sisaan dari cara pelafalan bahasa [[Inggris Kuno]] (contoh: ''knight'', ''knife'', ''know'').
* '''Bahasa Jepang''': Dalam sistem [[Romanisasi Hepburn]] untuk bahasa Jepang, K merupakan salah satu konsonan dominan yang menyusun baris huruf kana Ka, Ki, Ku, Ke, dan Ko (か, き, く, け, こ).
* '''[[Bahasa]] Jepang''': Dalam sistem [[Romanisasi Hepburn]] untuk bahasa Jepang, K merupakan salah satu konsonan dominan yang menyusun baris huruf kana Ka, Ki, Ku, Ke, dan Ko (か, き, く, け, こ).


=== Dalam berbagai bidang teknis ===
=== Dalam berbagai bidang teknis ===
Baris 47: Baris 47:
** $k$ kecil (sering dicetak miring) digunakan sebagai lambang '''[[Konstanta Boltzmann]]''' dalam fisika termal, dan sebagai konstanta laju reaksi dalam mekanika klasik.
** $k$ kecil (sering dicetak miring) digunakan sebagai lambang '''[[Konstanta Boltzmann]]''' dalam fisika termal, dan sebagai konstanta laju reaksi dalam mekanika klasik.
* '''Ilmu Kimia''': '''K''' adalah lambang kimia standar untuk unsur '''[[Kalium]]''' (yang dalam bahasa Inggris disebut ''Potassium'').
* '''Ilmu Kimia''': '''K''' adalah lambang kimia standar untuk unsur '''[[Kalium]]''' (yang dalam bahasa Inggris disebut ''Potassium'').
* '''Matematika dan Pengukuran''': Huruf "k" (kecil) adalah awalan (prefiks) SI untuk '''[[Kilo-]]''', yang berarti dikali 1.000 ($10^3$). Contohnya adalah km (kilometer) atau kg (kilogram). Dalam bahasa gaul dan perbankan, "10K" sering diartikan sebagai "10 ribu".
* '''Matematika dan Pengukuran''': [[Huruf]] "k" (kecil) adalah awalan (prefiks) SI untuk '''[[Kilo-]]''', yang berarti dikali 1.000 ($10^3$). Contohnya adalah km (kilometer) atau kg (kilogram). Dalam bahasa gaul dan perbankan, "10K" sering diartikan sebagai "10 ribu".
* '''Komputasi''': K atau KB adalah singkatan dari [[Kilobita]] (''Kilobyte''). Dalam sistem biner komputer, nilai K terkadang tidak dihitung sebagai 1.000 bulat, melainkan 1.024 ($2^{10}$).
* '''Komputasi''': K atau KB adalah singkatan dari [[Kilobita]] (''Kilobyte''). Dalam sistem biner komputer, nilai K terkadang tidak dihitung sebagai 1.000 bulat, melainkan 1.024 ($2^{10}$).
* '''Olahraga''': Dalam papan skor permainan '''[[Biskon|Bisbol]]''' (''baseball''), huruf K digunakan untuk melambangkan lemparan ''Strikeout''. (K dipakai karena huruf S sudah dipakai untuk lambang ''Sacrifice'').
* '''Olahraga''': Dalam papan skor permainan '''[[Biskon|Bisbol]]''' (''baseball''), huruf K digunakan untuk melambangkan lemparan ''Strikeout''. (K dipakai karena huruf [[S]] sudah dipakai untuk lambang ''Sacrifice'').
* '''Warna''': Dalam sistem model warna [[CMYK]] yang digunakan oleh mesin cetak, huruf '''K''' merujuk pada '''''Key''''' (Kunci), yaitu tinta warna Hitam gelap, untuk membedakannya dengan rona biru ''Cyan'' (C).
* '''Warna''': Dalam sistem model warna [[CMYK]] yang digunakan oleh mesin cetak, huruf '''K''' merujuk pada '''''Key''''' (Kunci), yaitu tinta warna Hitam gelap, untuk membedakannya dengan rona biru ''Cyan'' ([[C]]).


== Kode komputasi ==
== Kode komputasi ==
Baris 70: Baris 70:
| Unicode
| Unicode
| 75
| 75
| U+004B
| [[U]]+004B
| 107
| 107
| U+006B
| U+006B
Baris 105: Baris 105:
* [[К|Ka (Kiril)]]
* [[К|Ka (Kiril)]]


== Referensi ==
== [[Referensi]] ==
{{Reflist}}
{{Reflist}}