Olahraga tempur: Perbedaan antara revisi
k 🤖 Sync metadata: Kategori olahraga kompetitif yang melibatkan kontak fisik langsung Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
{{Infobox olahraga umum | {{Infobox olahraga umum | ||
| nama = Olahraga tempur | | nama = Olahraga tempur | ||
| gambar = | | gambar = Dua petinju berhadapan di dalam ring tinju.jpg | ||
| keterangan_gambar = Dua atlet olahraga tempur bersiap melakukan kontak di area pertandingan. | | keterangan_gambar = Dua atlet olahraga tempur bersiap melakukan kontak di area pertandingan. | ||
| nama_lain = Combat sports, Olahraga kontak | | nama_lain = Combat sports, Olahraga kontak | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
}} | }} | ||
'''Olahraga tempur''' (bahasa Inggris: ''combat sports'') adalah kategori [[olahraga]] kompetitif yang melibatkan kontak fisik langsung antara dua orang partisipan, di mana kemenangan ditentukan melalui perolehan poin, penguncian, membuat lawan menyerah (''submission''), atau melumpuhkan lawan secara fisik sesuai dengan seperangkat aturan keselamatan yang ketat. | '''Olahraga tempur''' ([[bahasa Inggris]]: ''combat sports'') adalah kategori [[olahraga]] kompetitif yang melibatkan kontak fisik langsung antara dua orang partisipan, di mana kemenangan ditentukan melalui perolehan poin, penguncian, membuat lawan menyerah (''submission''), atau melumpuhkan lawan secara fisik sesuai dengan seperangkat aturan keselamatan yang ketat. | ||
Meskipun berakar dari praktik [[seni bela diri]] tradisional dan metode pertahanan diri militer kuno, olahraga tempur modern diatur secara ketat oleh regulasi kesehatan, pembagian kelas berdasarkan berat badan, serta pengawasan wasit di dalam arena pertandingan (seperti ring, matras, atau oktagon) untuk meminimalkan risiko cedera fatal. | Meskipun berakar dari praktik [[seni bela diri]] tradisional dan metode pertahanan diri militer kuno, olahraga tempur modern diatur secara ketat oleh regulasi kesehatan, pembagian kelas berdasarkan berat badan, serta pengawasan wasit di dalam arena pertandingan (seperti ring, matras, atau oktagon) untuk meminimalkan risiko cedera fatal. | ||