Air: Perbedaan antara revisi
Bot: Menambahkan templat {{Tanpa referensi}} karena artikel belum memiliki rujukan/sumber |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (4 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer Bumi}} | {{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer Bumi}} | ||
{{Tanpa referensi}} | |||
{{Infobox senyawa kimia | {{Infobox senyawa kimia | ||
| Nama = [[Air]] | | Nama = [[Air]] | ||
| Baris 31: | Baris 32: | ||
Tidak seperti kebanyakan zat yang menyusut dan menjadi lebih padat ketika membeku, massa jenis air mencapai titik maksimumnya pada suhu sekitar 4 °[[C]]. Ketika air membeku menjadi es pada suhu 0 °C, strukturnya membentuk kisi kristal heksagonal berongga yang membuatnya kurang padat dibandingkan air cair. Inilah sebabnya mengapa es mengapung di atas air. Sifat ini sangat penting bagi ekosistem; jika es tenggelam, danau dan lautan akan membeku dari bawah ke atas, membunuh seluruh kehidupan akuatik di [[musim dingin]]. | Tidak seperti kebanyakan zat yang menyusut dan menjadi lebih padat ketika membeku, massa jenis air mencapai titik maksimumnya pada suhu sekitar 4 °[[C]]. Ketika air membeku menjadi es pada suhu 0 °C, strukturnya membentuk kisi kristal heksagonal berongga yang membuatnya kurang padat dibandingkan air cair. Inilah sebabnya mengapa es mengapung di atas air. Sifat ini sangat penting bagi ekosistem; jika es tenggelam, danau dan lautan akan membeku dari bawah ke atas, membunuh seluruh kehidupan akuatik di [[musim dingin]]. | ||
== Air di | == Air di Bumi == | ||
Bumi sering dijuluki "Planet Biru" karena air menutupi sekitar 71% dari permukaan planet ini. Total volume air di Bumi diperkirakan mencapai 1,386 miliar kilometer kubik. Namun, distribusinya sangat tidak merata untuk kebutuhan konsumsi manusia: | Bumi sering dijuluki "Planet Biru" karena air menutupi sekitar 71% dari permukaan planet ini. Total volume air di Bumi diperkirakan mencapai 1,386 miliar kilometer kubik. Namun, distribusinya sangat tidak merata untuk kebutuhan konsumsi manusia: | ||
| Baris 46: | Baris 47: | ||
4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | 4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | ||
== | == Peran dalam Kehidupan Biologis == | ||
Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | ||
| Baris 83: | Baris 84: | ||
{{#related: Arpeggio}} | {{#related: Arpeggio}} | ||
{{#related: Kaki}} | {{#related: Kaki}} | ||