Januari: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (4 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Bulan pertama dalam kalender Julian dan Gregorian}} | {{SHORTDESC:Bulan pertama dalam kalender Julian dan Gregorian}} | ||
{{Infobox bulan | {{Infobox bulan | ||
| Nama | | Nama = Januari | ||
| image | | image = Les Très Riches Heures du duc de Berry janvier.jpg | ||
| image_caption | | image_caption = Ilustrasi Januari dari kalender ''Les Très Riches Heures du duc de Berry'' (sekitar abad ke-15). | ||
| Kalender_image | | Kalender_image = Kalender Januari.png | ||
| Kalender_image_caption | | Kalender_image_caption = Kalender bulan Januari pada tahun 2023 | ||
| Urutan | | Urutan = 1 (Pertama) | ||
| Jumlah_hari | | Jumlah_hari = 31 | ||
| Bulan_sebelumnya | | Bulan_sebelumnya = [[Desember]] | ||
| Bulan_selanjutnya | | Bulan_selanjutnya = [[Februari]] | ||
| Penamaan | | Penamaan = [[Janus]], dewa Romawi penjaga pintu dan permulaan | ||
| Musim_utara | | Musim_utara = [[Musim dingin]] | ||
| Musim_selatan | | Musim_selatan = [[Musim panas]] | ||
| Zodiak | | Zodiak = [[Kaprikornus]] (hingga 19 Jan)<br>[[Akuarius]] (sejak 20 Jan) | ||
| Batu_kelahiran | | Batu_kelahiran = [[Garnet]] | ||
| Bunga | | Bunga = [[Dianthus caryophyllus|Anyelir]] (Carnation) dan [[Galanthus|Tetes salju]] (Snowdrop) | ||
}} | }} | ||
| Baris 22: | Baris 22: | ||
Dalam tradisi [[Romawi kuno]], Januari dinamai berdasarkan [[Janus]], yaitu dewa pintu, gerbang, transisi, waktu, dan permulaan. Dewa ini sering digambarkan memiliki dua wajah yang menghadap ke arah berlawanan: satu menghadap ke masa lalu dan satu lagi menatap ke masa depan, yang secara filosofis melambangkan peralihan dari tahun yang lama ke tahun yang baru. | Dalam tradisi [[Romawi kuno]], Januari dinamai berdasarkan [[Janus]], yaitu dewa pintu, gerbang, transisi, waktu, dan permulaan. Dewa ini sering digambarkan memiliki dua wajah yang menghadap ke arah berlawanan: satu menghadap ke masa lalu dan satu lagi menatap ke masa depan, yang secara filosofis melambangkan peralihan dari tahun yang lama ke tahun yang baru. | ||
Secara astronomis dan meteorologis, Januari rata-rata menjadi bulan terdingin dalam setahun di sebagian besar wilayah di [[ | Secara astronomis dan meteorologis, Januari rata-rata menjadi bulan terdingin dalam setahun di sebagian besar wilayah di Belahan [[Bumi]] Utara (tempat terjadinya [[musim dingin]]), dan merupakan bulan terpanas di sebagian besar wilayah di [[Belahan Bumi Selatan]] (tempat terjadinya [[musim panas]]). | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
| Baris 31: | Baris 31: | ||
Menurut tradisi sejarah historis Romawi, sekitar tahun 713 SM, raja kedua Roma, [[Numa Pompilius]], menyempurnakan kalender tersebut dengan menambahkan dua bulan baru untuk menutupi masa kekosongan di musim dingin. Dua bulan tersebut adalah ''Ianuarius'' (Januari) dan ''Februarius'' ([[Februari]]). Pada masa ini, Januari awalnya memiliki 29 hari. | Menurut tradisi sejarah historis Romawi, sekitar tahun 713 SM, raja kedua Roma, [[Numa Pompilius]], menyempurnakan kalender tersebut dengan menambahkan dua bulan baru untuk menutupi masa kekosongan di musim dingin. Dua bulan tersebut adalah ''Ianuarius'' (Januari) dan ''Februarius'' ([[Februari]]). Pada masa ini, Januari awalnya memiliki 29 hari. | ||
Pompilius meletakkan Januari di bagian awal kalender, namun penentuan awal tahun resmi sering kali masih ditetapkan pada 1 Maret karena bertepatan dengan saat para konsul Romawi mulai menjabat. Pada tahun 153 SM, hukum Romawi mengubah masa bakti para [[Konsul Romawi|konsul]] menjadi 1 Januari. Oleh karena pergeseran politik tersebut, 1 Januari kemudian secara de facto diakui secara luas sebagai hari pertama dalam kalender Romawi. | Pompilius meletakkan Januari di bagian awal kalender, namun penentuan awal tahun resmi sering kali masih ditetapkan pada 1 [[Maret]] karena bertepatan dengan saat para konsul Romawi mulai menjabat. Pada tahun 153 SM, hukum Romawi mengubah masa bakti para [[Konsul Romawi|konsul]] menjadi 1 Januari. Oleh karena pergeseran politik tersebut, 1 Januari kemudian secara de facto diakui secara luas sebagai hari pertama dalam kalender Romawi. | ||
=== Reformasi Julian === | === Reformasi Julian === | ||
| Baris 37: | Baris 37: | ||
=== Penggunaan di berbagai kebudayaan === | === Penggunaan di berbagai kebudayaan === | ||
Sepanjang [[Abad Pertengahan]] di [[Eropa]], meskipun kalender Julian terus digunakan, gereja-gereja Katolik sering memindahkan perayaan Tahun Baru ke tanggal-tanggal yang memiliki nilai keagamaan, seperti 25 Desember ([[Natal]]) atau 25 Maret ([[Pesta Kabar Sukacita]]). Meskipun demikian, nama bulan Januari terus dipertahankan sebagai bulan yang menempati posisi pasca-Desember. Hal ini akhirnya dibakukan kembali ketika Paus Gregorius XIII memperkenalkan [[Kalender Gregorian]] pada tahun 1582, yang mengembalikan 1 Januari sebagai penanda resmi dimulainya tahun baru bagi dunia Barat. | Sepanjang [[Abad Pertengahan]] di [[Eropa]], meskipun kalender Julian terus digunakan, gereja-gereja Katolik sering memindahkan perayaan Tahun Baru ke tanggal-tanggal yang memiliki nilai keagamaan, seperti 25 Desember ([[Natal]]) atau 25 [[Maret]] ([[Pesta Kabar Sukacita]]). Meskipun demikian, nama bulan Januari terus dipertahankan sebagai bulan yang menempati posisi pasca-Desember. Hal ini akhirnya dibakukan kembali ketika Paus Gregorius XIII memperkenalkan [[Kalender Gregorian]] pada tahun 1582, yang mengembalikan 1 Januari sebagai penanda resmi dimulainya tahun baru bagi dunia Barat. | ||
== Karakteristik astronomi dan kalender == | == Karakteristik astronomi dan kalender == | ||
| Baris 43: | Baris 43: | ||
Pada tahun biasa (bukan [[tahun kabisat]]), bulan Januari selalu dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Oktober]]. Sementara itu, pada tahun kabisat, bulan Januari dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[April]] dan [[Juli]]. | Pada tahun biasa (bukan [[tahun kabisat]]), bulan Januari selalu dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[Oktober]]. Sementara itu, pada tahun kabisat, bulan Januari dimulai pada hari yang sama dengan bulan [[April]] dan [[Juli]]. | ||
Bulan Januari selalu berakhir pada hari yang sama dengan bulan Februari dan Oktober pada tahun biasa, dan hari yang sama dengan bulan Juli pada tahun kabisat. | Bulan Januari selalu berakhir pada hari yang sama dengan bulan [[Februari]] dan [[Oktober]] pada tahun biasa, dan hari yang sama dengan bulan [[Juli]] pada tahun kabisat. | ||
Hampir pada setiap tahunnya, bumi berada di [[perihelion]]—titik di mana orbitnya membawanya paling dekat dengan | Hampir pada setiap tahunnya, bumi berada di [[perihelion]]—titik di mana orbitnya membawanya paling dekat dengan [[Matahari]]—selama bulan Januari, biasanya sekitar tanggal 3 hingga 5 Januari. | ||
== Simbolisme == | == Simbolisme == | ||
| Baris 76: | Baris 76: | ||
[[Kategori:Kalender Gregorian]] | [[Kategori:Kalender Gregorian]] | ||
{{#related: April}} | {{#related: April}} | ||
{{#related: Mei}} | |||
{{#related: Februari}} | |||