Bahasa resmi: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 15: Baris 15:
Hampir separuh dari negara-negara di dunia memiliki bahasa resmi. Beberapa negara, seperti [[Indonesia]] dan [[Prancis]], hanya memiliki satu bahasa resmi, sedangkan negara lain, seperti [[Afrika Selatan]], [[India]], dan [[Swiss]], mengakui banyak bahasa resmi untuk mengakomodasi keragaman etnis dan linguistik di wilayah mereka. Di sisi lain, terdapat pula negara yang tidak memiliki bahasa resmi secara ''[[de jure]]'' (berdasarkan hukum) di tingkat federal, seperti [[Amerika Serikat]] dan [[Britania Raya]], meskipun bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa resmi secara ''[[de facto]]'' (dalam praktik nyata).
Hampir separuh dari negara-negara di dunia memiliki bahasa resmi. Beberapa negara, seperti [[Indonesia]] dan [[Prancis]], hanya memiliki satu bahasa resmi, sedangkan negara lain, seperti [[Afrika Selatan]], [[India]], dan [[Swiss]], mengakui banyak bahasa resmi untuk mengakomodasi keragaman etnis dan linguistik di wilayah mereka. Di sisi lain, terdapat pula negara yang tidak memiliki bahasa resmi secara ''[[de jure]]'' (berdasarkan hukum) di tingkat federal, seperti [[Amerika Serikat]] dan [[Britania Raya]], meskipun bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa resmi secara ''[[de facto]]'' (dalam praktik nyata).


== Sejarah dan Perkembangan ==
== [[Sejarah]] dan Perkembangan ==
Konsep bahasa resmi mulai berkembang seiring dengan munculnya [[negara bangsa]] pada masa pasca-[[Abad Pertengahan]] di [[Eropa]]. Sebelumnya, pada masa kuno, [[Kekaisaran Romawi]] menggunakan [[bahasa Latin]] dan [[bahasa Yunani]] sebagai bahasa administrasi, meskipun berbagai bahasa lokal tetap digunakan oleh penduduk taklukan.  
Konsep bahasa resmi mulai berkembang seiring dengan munculnya [[negara bangsa]] pada masa pasca-[[Abad Pertengahan]] di [[Eropa]]. Sebelumnya, pada masa kuno, [[Kekaisaran Romawi]] menggunakan [[bahasa Latin]] dan [[bahasa Yunani]] sebagai bahasa administrasi, meskipun berbagai bahasa lokal tetap digunakan oleh penduduk taklukan.  


Pada abad ke-16, [[Ordonansi Villers-Cotterêts]] (1539) yang dikeluarkan oleh Raja [[François I dari Prancis|François I]] menetapkan bahasa Prancis sebagai satu-satunya bahasa yang sah untuk dokumen hukum dan administrasi di [[Prancis]], menggantikan bahasa Latin. Hal ini merupakan salah satu contoh pertama dari penetapan bahasa resmi secara formal oleh sebuah entitas negara modern untuk menyatukan populasi yang memiliki beragam [[dialek]].
Pada abad ke-16, [[Ordonansi Villers-Cotterêts]] (1539) yang dikeluarkan oleh Raja [[François [[I]] dari Prancis|François I]] menetapkan bahasa Prancis sebagai satu-satunya bahasa yang sah untuk dokumen hukum dan administrasi di [[Prancis]], menggantikan bahasa Latin. Hal ini merupakan salah satu contoh pertama dari penetapan bahasa resmi secara formal oleh sebuah entitas negara modern untuk menyatukan populasi yang memiliki beragam [[dialek]].


Di era [[kolonialisme]], negara-negara Eropa seperti [[Spanyol]], [[Portugal]], [[Britania Raya]], dan Prancis sering kali memaksakan bahasa mereka sebagai bahasa resmi di wilayah jajahan. Akibatnya, hingga saat ini, banyak negara pasca-kolonial di [[Afrika]] dan [[Amerika Latin]] yang masih menggunakan bahasa mantan penjajah mereka sebagai bahasa resmi demi menjaga netralitas antaretnis di dalam negeri atau untuk memfasilitasi urusan internasional.
Di era [[kolonialisme]], negara-negara Eropa seperti [[Spanyol]], [[Portugal]], [[Britania Raya]], dan Prancis sering kali memaksakan bahasa mereka sebagai bahasa resmi di wilayah jajahan. Akibatnya, hingga saat ini, banyak negara pasca-kolonial di [[Afrika]] dan [[Amerika Latin]] yang masih menggunakan bahasa mantan penjajah mereka sebagai bahasa resmi demi menjaga netralitas antaretnis di dalam negeri atau untuk memfasilitasi urusan internasional.
Baris 31: Baris 31:
== Bahasa Resmi di Negara Multilingual ==
== Bahasa Resmi di Negara Multilingual ==
Di negara-negara yang sangat [[multilingualisme|multilingual]], pemilihan bahasa resmi sering kali menjadi isu politik yang sensitif. Untuk menghindari konflik antaretnis, banyak negara memilih untuk menetapkan lebih dari satu bahasa resmi:
Di negara-negara yang sangat [[multilingualisme|multilingual]], pemilihan bahasa resmi sering kali menjadi isu politik yang sensitif. Untuk menghindari konflik antaretnis, banyak negara memilih untuk menetapkan lebih dari satu bahasa resmi:
* '''[[Kanada]]:''' Memiliki dua bahasa resmi di tingkat federal, yaitu bahasa Inggris dan [[bahasa Prancis]], untuk mengakui dua komunitas pendiri negara tersebut.
* '''Kanada:''' Memiliki dua bahasa resmi di tingkat federal, yaitu bahasa Inggris dan [[bahasa Prancis]], untuk mengakui dua komunitas pendiri negara tersebut.
* '''[[Swiss]]:''' Mengakui empat bahasa resmi: [[bahasa Jerman]], Prancis, [[bahasa Italia]], dan [[bahasa Romansh]]. Pembagian administrasi sangat bergantung pada wilayah geografis (kanton).
* '''Swiss:''' Mengakui empat bahasa resmi: [[bahasa Jerman]], Prancis, [[bahasa Italia]], dan [[bahasa Romansh]]. Pembagian administrasi sangat bergantung pada wilayah geografis (kanton).
* '''[[India]]:''' Konstitusi India tidak menetapkan satu bahasa nasional, tetapi menetapkan bahasa Hindi (dalam aksara [[Dewanagari]]) dan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi pemerintah federal. Selain itu, terdapat 22 bahasa yang diakui secara resmi di berbagai negara bagian.
* '''India:''' Konstitusi India tidak menetapkan satu bahasa nasional, tetapi menetapkan bahasa Hindi (dalam aksara [[Dewanagari]]) dan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi pemerintah federal. Selain itu, terdapat 22 bahasa yang diakui secara resmi di berbagai negara bagian.
* '''[[Afrika Selatan]]:''' Pasca-era [[Apartheid]], negara ini menetapkan 11 (kemudian menjadi 12 pada tahun 2023 dengan diakuinya bahasa isyarat) bahasa resmi untuk memberikan pengakuan setara terhadap bahasa-bahasa pribumi seperti [[bahasa Zulu]] dan [[bahasa Xhosa]], di samping bahasa Inggris dan [[bahasa Afrikaans]].
* '''Afrika Selatan:''' Pasca-era [[Apartheid]], negara ini menetapkan 11 (kemudian menjadi 12 pada tahun 2023 dengan diakuinya bahasa isyarat) bahasa resmi untuk memberikan pengakuan setara terhadap bahasa-bahasa pribumi seperti [[bahasa Zulu]] dan [[bahasa Xhosa]], di samping bahasa Inggris dan [[bahasa Afrikaans]].


== Penggunaan di Organisasi Internasional ==
== Penggunaan di [[Organisasi]] Internasional ==
Selain negara, [[organisasi internasional]] juga menetapkan bahasa resmi untuk mengatur jalannya pertemuan, penerjemahan dokumen, dan komunikasi antaranggota.  
Selain negara, [[organisasi internasional]] juga menetapkan bahasa resmi untuk mengatur jalannya pertemuan, penerjemahan dokumen, dan komunikasi antaranggota.  
* '''[[Perserikatan Bangsa-Bangsa]] (PBB):''' Memiliki enam bahasa resmi, yaitu [[bahasa Arab]], [[bahasa Mandarin]], [[bahasa Inggris]], [[bahasa Prancis]], [[bahasa Rusia]], dan [[bahasa Spanyol]].
* '''Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB):''' Memiliki enam bahasa resmi, yaitu [[bahasa Arab]], [[bahasa Mandarin]], [[bahasa Inggris]], [[bahasa Prancis]], [[bahasa Rusia]], dan [[bahasa Spanyol]].
* '''[[Uni Eropa]]:''' Sebagai entitas supranasional, Uni Eropa sangat menekankan [[multilingualisme]] dan saat ini memiliki 24 bahasa resmi yang memiliki kedudukan hukum yang sama, di mana seluruh undang-undang Uni Eropa harus diterjemahkan ke dalam setiap bahasa tersebut.
* '''Uni Eropa:''' Sebagai entitas supranasional, Uni Eropa sangat menekankan [[multilingualisme]] dan saat ini memiliki 24 bahasa resmi yang memiliki kedudukan hukum yang sama, di mana seluruh undang-undang Uni Eropa harus diterjemahkan ke dalam setiap bahasa tersebut.
* '''[[Perbara|ASEAN]]:''' Memiliki satu bahasa resmi untuk urusan diplomasi dan dokumen tingkat kawasan, yaitu bahasa Inggris.
* '''ASEAN:''' Memiliki satu bahasa resmi untuk urusan diplomasi dan dokumen tingkat kawasan, yaitu bahasa Inggris.


== Dampak Sosial dan Politik ==
== Dampak Sosial dan Politik ==
Baris 62: Baris 62:
[[Kategori:Politik bahasa]]
[[Kategori:Politik bahasa]]


{{#related: Abad Pertengahan}}
{{#related: Perangkat lunak audio digital}}
{{#related: Afrika}}
{{#related: Vokal}}
{{#related: Afrika Selatan}}
{{#related: Mippedia Data}}