Bumi: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi ''''Bumi''' adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet kebumian (terestrial) terbesar di Tata Surya berdasarkan massa, diameter, dan massa jenis. Bumi sejauh ini merupakan satu-satunya tempat di alam semesta yang diketahui memiliki kehidupan. Menurut penanggalan radiometrik dan bukti ilmiah lainnya, Bumi terbentuk lebih d...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related |
||
| (9 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Planet ketiga dari Matahari dan satu satunya tempat berkehidupan yang diketahui}} | |||
'''Bumi''' adalah [[planet]] ketiga dari [[Matahari]] yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam [[Tata Surya]]. Bumi juga merupakan planet kebumian (terestrial) terbesar di Tata Surya berdasarkan [[massa]], [[diameter]], dan [[massa jenis]]. Bumi sejauh ini merupakan satu-satunya tempat di [[alam semesta]] yang diketahui memiliki [[kehidupan]]. | '''Bumi''' adalah [[planet]] ketiga dari [[Matahari]] yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam [[Tata Surya]]. Bumi juga merupakan planet kebumian (terestrial) terbesar di Tata Surya berdasarkan [[massa]], [[diameter]], dan [[massa jenis]]. Bumi sejauh ini merupakan satu-satunya tempat di [[alam semesta]] yang diketahui memiliki [[kehidupan]]. | ||
Menurut penanggalan [[radiometrik]] dan bukti ilmiah lainnya, Bumi terbentuk lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu. Gravitasi Bumi berinteraksi dengan objek lain di [[luar angkasa]], terutama Matahari dan [[Bulan]], yang merupakan satu-satunya [[satelit alami]] Bumi. Satu kali orbit Bumi mengelilingi Matahari menghabiskan waktu sekitar 365,25 hari, yang dikenal sebagai satu [[tahun sideris]]. | {{Infobox planet | ||
| Nama = Bumi | |||
| Gambar = Bumi.jpg | |||
| Takarir = Bumi yang dilihat dari luar angkasa | |||
| Epoch = J2000 | |||
| Sumbu_semimajor = 149.598.023 km (1,000001 AU) | |||
| Perihelion = 147.095.000 km (0,983 AU) | |||
| Aphelion = 152.100.000 km (1,017 AU) | |||
| Eksentrisitas = 0,01671022 | |||
| Periode_orbit = 365,256363 hari (1,0000174 tahun) | |||
| Kecepatan_orbit = 29,78 km/s | |||
| Inklinasi = 7,155° (terhadap bidang ekuator Matahari) / 0° (bumi) | |||
| Satelit = 1 ([[Bulan]]) | |||
| Jari_jari_rata_rata = 6.371,0 km | |||
| Luas_permukaan = 510.072.000 km² | |||
| Volume = 1,08321 × 10^{12} km³ | |||
| Massa = 5,9722 × 10^{24} kg | |||
| Densitas = 5,513 g/cm³ | |||
| Gravitasi = 9,807 m/s² (1 g) | |||
| Kecepatan_lepas = 11,19 km/s | |||
| Periode_rotasi = 0,99726968 hari (23 jam 56 menit 4 detik) | |||
| Kemiringan_sumbu = 23,4392811° | |||
| Albedo = 0,306 (bond) / 0,367 (geometris) | |||
| Suhu_permukaan = Min: 184 K (-89 °C) <br /> Rata-rata: 288 K (15 °C) <br /> Maks: 340 K (67 °C) | |||
| Tekanan_atmosfer = 101,3 kPa (1 atm) | |||
| Komposisi_atmosfer = 78,08% Nitrogen, 20,95% Oksigen, 0,93% Argon, 0,04% Karbon dioksida | |||
}} | |||
Menurut penanggalan [[radiometrik]] dan bukti ilmiah lainnya, Bumi terbentuk lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu. Gravitasi Bumi berinteraksi dengan objek lain di [[luar angkasa]], terutama [[Matahari]] dan [[Bulan]], yang merupakan satu-satunya [[satelit alami]] Bumi. Satu kali orbit Bumi mengelilingi Matahari menghabiskan waktu sekitar 365,25 hari, yang dikenal sebagai satu [[tahun sideris]]. | |||
== Karakteristik Fisik == | == Karakteristik Fisik == | ||
| Baris 9: | Baris 38: | ||
=== Struktur Internal === | === Struktur Internal === | ||
Interior Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan secara kimiawi dan reologis: | Interior Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan secara kimiawi dan reologis: | ||
* ''' | * '''Kerak Bumi:''' Lapisan luar yang padat, terbagi menjadi kerak samudra yang lebih tipis dan padat serta kerak benua yang lebih tebal. | ||
* ''' | * '''Mantel Bumi:''' Lapisan batuan silikat padat setebal kira-kira 2.900 kilometer di bawah kerak, yang bertindak sebagai cairan sangat kental dalam skala waktu geologi. | ||
* ''' | * '''Inti Bumi:''' Terdiri dari dua bagian, yaitu inti luar berbentuk cair yang kaya akan [[besi]] dan [[nikel]], serta inti dalam berbentuk padat bertekanan ekstrem. [[Konveksi]] di inti luar menghasilkan [[medan magnet Bumi]] melalui proses dinamika [[dinamo]]. | ||
=== Permukaan dan Hidrosfer === | === Permukaan dan Hidrosfer === | ||
| Baris 24: | Baris 53: | ||
=== Lapisan Atmosfer === | === Lapisan Atmosfer === | ||
Atmosfer terbagi menjadi beberapa lapisan berdasarkan gradien suhu: | Atmosfer terbagi menjadi beberapa lapisan berdasarkan gradien suhu: | ||
# ''' | # '''Troposfer:''' Lapisan ter bawah di mana sebagian besar fenomena [[cuaca]] terjadi. | ||
# ''' | # '''Stratosfer:''' Memuat [[lapisan ozon]] yang menyerap sinar ultraviolet. | ||
# ''' | # '''Mesosfer:''' Lapisan tempat sebagian besar [[meteoroid]] terbakar saat memasuki Bumi. | ||
# ''' | # '''Termosfer:''' Lapisan tinggi tempat terjadinya aurora dan orbit [[Satelit (buatan)|satelit Buatan]]. | ||
# ''' | # '''Eksosfer:''' Lapisan terluar yang berbatasan langsung dengan ruang hampa udara. | ||
== Orbit dan Rotasi == | == Orbit dan Rotasi == | ||
| Baris 35: | Baris 64: | ||
=== Orbit dan Revolusi === | === Orbit dan Revolusi === | ||
Bumi mengorbit Matahari pada jarak rata-rata sekitar 149,6 juta kilometer (satu [[Satuan Astronomi]]). Satu putaran penuh mengelilingi Matahari membutuhkan waktu 365,256 hari. Kecepatan orbit rata-rata Bumi adalah sekitar 29,78 km/detik. | Bumi mengorbit [[Matahari]] pada jarak rata-rata sekitar 149,6 juta kilometer (satu [[Satuan Astronomi]]). Satu putaran penuh mengelilingi Matahari membutuhkan waktu 365,256 hari. Kecepatan orbit rata-rata Bumi adalah sekitar 29,78 km/detik. | ||
=== Interaksi dengan Bulan === | === Interaksi dengan Bulan === | ||
| Baris 43: | Baris 72: | ||
Seluruh ekosistem Bumi dan organisme hidup membentuk [[biosfer]]. Biosfer diperkirakan mulai berkembang tidak lama setelah terbentuknya samudra sekitar 3,8 hingga 4,0 miliar tahun lalu. | Seluruh ekosistem Bumi dan organisme hidup membentuk [[biosfer]]. Biosfer diperkirakan mulai berkembang tidak lama setelah terbentuknya samudra sekitar 3,8 hingga 4,0 miliar tahun lalu. | ||
Keberadaan air dalam fase cair di permukaan Bumi dipelihara oleh jaraknya dari Matahari yang berada di dalam [[zona layak huni]]. [[Fotosintesis]] yang dilakukan oleh organisme awal seperti [[sianobakteri]] mengubah komposisi atmosfer menjadi kaya oksigen, memungkinkan munculnya kompleksitas kehidupan aerobik, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia. | Keberadaan air dalam fase cair di permukaan Bumi dipelihara oleh jaraknya dari [[Matahari]] yang berada di dalam [[zona layak huni]]. [[Fotosintesis]] yang dilakukan oleh organisme awal seperti [[sianobakteri]] mengubah komposisi atmosfer menjadi kaya oksigen, memungkinkan munculnya kompleksitas kehidupan aerobik, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia. | ||
== Lihat Pula == | == Lihat Pula == | ||
| Baris 59: | Baris 88: | ||
[[Kategori:Planet terestrial]] | [[Kategori:Planet terestrial]] | ||
[[Kategori:Objek astronomi yang ditemukan pada zaman kuno]] | [[Kategori:Objek astronomi yang ditemukan pada zaman kuno]] | ||
{{#related: Air}} | |||
{{#related: Perangkat lunak audio digital}} | |||
{{#related: Vokal}} | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 12.51
Bumi adalah planet ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet kebumian (terestrial) terbesar di Tata Surya berdasarkan massa, diameter, dan massa jenis. Bumi sejauh ini merupakan satu-satunya tempat di alam semesta yang diketahui memiliki kehidupan.
|
Bumi yang dilihat dari luar angkasa
|
|
| Karakteristik Orbital | |
|---|---|
| Epoch | J2000 |
| Sumbu semi-mayor | 149.598.023 km (1,000001 AU) |
| Perihelion | 147.095.000 km (0,983 AU) |
| Aphelion | 152.100.000 km (1,017 AU) |
| Eksentrisitas | 0,01671022 |
| Periode orbit | 365,256363 hari (1,0000174 tahun) |
| Kecepatan orbit rata-rata | 29,78 km/s |
| Inklinasi | 7,155° (terhadap bidang ekuator Matahari) / 0° (bumi) |
| Satelit alami | 1 (Bulan) |
| Karakteristik Fisik | |
| Jari-jari rata-rata | 6.371,0 km |
| Luas permukaan | 510.072.000 km² |
| Volume | 1,08321 × 10^{12} km³ |
| Massa | 5,9722 × 10^{24} kg |
| Massa jenis (densitas) | 5,513 g/cm³ |
| Gravitasi permukaan | 9,807 m/s² (1 g) |
| Kecepatan lepas | 11,19 km/s |
| Periode rotasi | 0,99726968 hari (23 jam 56 menit 4 detik) |
| Kemiringan sumbu | 23,4392811° |
| Albedo | 0,306 (bond) / 0,367 (geometris) |
| Suhu permukaan | Min: 184 K (-89 °C) Rata-rata: 288 K (15 °C) Maks: 340 K (67 °C) |
| Atmosfer | |
| Tekanan permukaan | 101,3 kPa (1 atm) |
| Komposisi atmosfer | 78,08% Nitrogen, 20,95% Oksigen, 0,93% Argon, 0,04% Karbon dioksida |
Menurut penanggalan radiometrik dan bukti ilmiah lainnya, Bumi terbentuk lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu. Gravitasi Bumi berinteraksi dengan objek lain di luar angkasa, terutama Matahari dan Bulan, yang merupakan satu-satunya satelit alami Bumi. Satu kali orbit Bumi mengelilingi Matahari menghabiskan waktu sekitar 365,25 hari, yang dikenal sebagai satu tahun sideris.
Karakteristik Fisik
[sunting | sunting sumber]Bentuk dan Ukuran
[sunting | sunting sumber]Bentuk Bumi mendekati sferoid pepat, yaitu bola yang tertekan di sepanjang sumbu kutubnya sehingga terdapat tonjolan di sekitar khatulistiwa. Tonjolan ini disebabkan oleh rotasi Bumi. Diameter rata-rata Bumi adalah sekitar 12.742 kilometer.
Struktur Internal
[sunting | sunting sumber]Interior Bumi terbagi menjadi beberapa lapisan secara kimiawi dan reologis:
- Kerak Bumi: Lapisan luar yang padat, terbagi menjadi kerak samudra yang lebih tipis dan padat serta kerak benua yang lebih tebal.
- Mantel Bumi: Lapisan batuan silikat padat setebal kira-kira 2.900 kilometer di bawah kerak, yang bertindak sebagai cairan sangat kental dalam skala waktu geologi.
- Inti Bumi: Terdiri dari dua bagian, yaitu inti luar berbentuk cair yang kaya akan besi dan nikel, serta inti dalam berbentuk padat bertekanan ekstrem. Konveksi di inti luar menghasilkan medan magnet Bumi melalui proses dinamika dinamo.
Permukaan dan Hidrosfer
[sunting | sunting sumber]Permukaan Bumi terdiri dari sekitar 71% air dan 29% daratan.
- Hidrosfer: Sebagian besar air di permukaan Bumi berada di samudra sebagai air asin, sedangkan sisa air tawar terdistribusi di danau, sungai, serta sebagai es glasial di kutub.
- Litosfer: Lapisan luar Bumi yang kaku, terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang bergerak secara perlahan di atas astenosfer. Pergerakan lempeng ini memicu aktivitas gempa bumi, gunung berapi, dan pembentukan pegunungan.
Atmosfer dan Iklim
[sunting | sunting sumber]Komposisi Atmosfer
[sunting | sunting sumber]Atmosfer Bumi didominasi oleh dua gas utama: nitrogen (sekitar 78%) dan oksigen (sekitar 21%), dengan sisa 1% terdiri dari argon, karbon dioksida, serta gas jejak lainnya termasuk uap air. Atmosfer berfungsi melindungi kehidupan dengan menyerap radiasi ultraviolet sinar matahari, menghangatkan permukaan melalui efek rumah kaca, dan mengurangi ekstremitas suhu antara siang dan malam.
Lapisan Atmosfer
[sunting | sunting sumber]Atmosfer terbagi menjadi beberapa lapisan berdasarkan gradien suhu:
- Troposfer: Lapisan ter bawah di mana sebagian besar fenomena cuaca terjadi.
- Stratosfer: Memuat lapisan ozon yang menyerap sinar ultraviolet.
- Mesosfer: Lapisan tempat sebagian besar meteoroid terbakar saat memasuki Bumi.
- Termosfer: Lapisan tinggi tempat terjadinya aurora dan orbit satelit Buatan.
- Eksosfer: Lapisan terluar yang berbatasan langsung dengan ruang hampa udara.
Orbit dan Rotasi
[sunting | sunting sumber]Rotasi dan Hari
[sunting | sunting sumber]Bumi berotasi pada sumbunya terhadap bintang latar belakang dalam waktu 23 jam, 56 menit, dan 4,09 detik (satu hari sideris). Kemiringan sumbu rotasi Bumi adalah sekitar 23,4 derajat terhadap bidang orbitnya. Kemiringan ini bertanggung jawab atas pergantian musim di permukaan Bumi sepanjang tahun.
Orbit dan Revolusi
[sunting | sunting sumber]Bumi mengorbit Matahari pada jarak rata-rata sekitar 149,6 juta kilometer (satu Satuan Astronomi). Satu putaran penuh mengelilingi Matahari membutuhkan waktu 365,256 hari. Kecepatan orbit rata-rata Bumi adalah sekitar 29,78 km/detik.
Interaksi dengan Bulan
[sunting | sunting sumber]Bulan adalah satelit alami tunggal Bumi yang mengorbit pada jarak rata-rata 384.400 kilometer. Tarikan gravitasi antara Bumi dan Bulan menyebabkan fenomena pasang laut di samudra Bumi serta secara bertahap memperlambat laju rotasi Bumi melalui kuncian pasang surut.
Kehidupan dan Biosfer
[sunting | sunting sumber]Seluruh ekosistem Bumi dan organisme hidup membentuk biosfer. Biosfer diperkirakan mulai berkembang tidak lama setelah terbentuknya samudra sekitar 3,8 hingga 4,0 miliar tahun lalu.
Keberadaan air dalam fase cair di permukaan Bumi dipelihara oleh jaraknya dari Matahari yang berada di dalam zona layak huni. Fotosintesis yang dilakukan oleh organisme awal seperti sianobakteri mengubah komposisi atmosfer menjadi kaya oksigen, memungkinkan munculnya kompleksitas kehidupan aerobik, termasuk tumbuhan, hewan, dan manusia.
Lihat Pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]
