Alat musik: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memindahkan templat {{Tanpa referensi}} ke bagian atas artikel
 
(56 revisi perantara oleh 5 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{SHORTDESC:Instrumen yang digunakan untuk menghasilkan bunyi musik}}
{{Artikel bulanan}}
<onlyinclude>'''[[Alat musik]]''' adalah objek atau perangkat yang dirancang atau digunakan untuk menghasilkan [[bunyi]] yang terorganisasi sebagai [[musik]]. Bunyi pada alat musik dihasilkan melalui berbagai mekanisme, seperti getaran [[senar]], kolom [[udara]], membran, atau bahan padat tertentu. Alat musik digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pertunjukan seni, ritual keagamaan, pendidikan, dan hiburan, serta hadir dalam hampir seluruh [[kebudayaan]] manusia.</onlyinclude>
{{SHORTDESC:Instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk menghasilkan suara musikal}}
[[Berkas:Alat_musik.jpg|jmpl|Sekumpulan alat musik]]
{{Tanpa referensi}}
{{Infobox alat musik
| Nama = Alat musik
| image = Alat musik.jpg
| image_caption = Kolase berbagai jenis instrumen musik yang menunjukkan keragaman mekanisme produksi suara, mulai dari dawai, tiup, perkusi, hingga elektronik.
| Nama_lain = Instrumen musik
| Klasifikasi = [[Alat musik dawai|Dawai]], [[Alat musik tiup kayu|Tiup kayu]], [[Alat musik tiup logam|Tiup logam]], [[Alat musik perkusi|Perkusi]], [[Alat musik tuts|Tuts]], dan [[Alat musik elektronik|Elektronik]]
| Hornbostel_Sachs = [[Idiofon]], [[Membranofon]], [[Kordofon]], [[Aerofon]], [[Elektrofon]]
| Penemu = Tidak diketahui (telah berevolusi bersama [[kebudayaan]] manusia awal)
| Tahun_ditemukan = [[Prasejarah]] (diperkirakan sejak 40.000 hingga 60.000 tahun yang lalu)
| Asal_usul = Global (ditemukan di setiap populasi budaya manusia di dunia)
| Bahan = [[Kayu]], [[logam]] (kuningan, perak, baja), tulang, cangkang, kulit hewan, rambut kuda, [[plastik]], resin, dan bahan sintetis lainnya.
| Rentang_nada = Bervariasi, dari [[frekuensi]] sangat rendah ([[subkontrabas]]) hingga batas atas pendengaran manusia.
| Terkait = [[Suara manusia]] (Vokal), [[Gamelan]], [[Orkestra]], [[Seni suara]]
}}


== Pengertian ==
'''Alat musik''' (juga dikenal sebagai '''instrumen musik''') adalah suatu benda atau perangkat yang dibuat, diadaptasi, atau dimodifikasi dengan tujuan utama untuk menghasilkan suara atau rima yang terstruktur, yang disebut sebagai [[musik]]. Secara prinsip, segala benda yang mampu memproduksi gelombang suara dapat dianggap sebagai alat musik termasuk benda-benda alam atau benda perabotan rumah tangga namun dalam terminologi [[ensiklopedia]] dan akademis, benda tersebut baru diakui sebagai alat musik apabila memiliki tujuan eksplisit untuk ekspresi musikal.
Secara umum, alat musik dapat didefinisikan sebagai sarana fisik yang memungkinkan manusia menciptakan bunyi musikal secara terkendali. Alat musik dapat dimainkan secara individual maupun kolektif dalam bentuk [[ansambel]] atau [[orkestra]]. Fungsi alat musik tidak hanya terbatas pada [[produksi]] bunyi, tetapi juga mencakup aspek simbolik, sosial, dan budaya.


== Etimologi ==
Manusia memproduksi dan memainkan alat musik untuk berbagai tujuan budaya, termasuk [[ritual]] keagamaan, perayaan adat, [[hiburan]], ekspresi emosional, komunikasi, hingga kebutuhan medis seperti [[terapi musik]]. Disiplin ilmu atau studi akademis yang secara khusus mempelajari tentang sejarah, desain, konstruksi, dan klasifikasi alat musik dinamakan [[organologi]].
Istilah ''alat musik'' berasal dari gabungan kata ''alat'' dan ''musik'' dalam bahasa Indonesia. Kata ''musik'' berakar dari bahasa Yunani Kuno ''mousikḗ'' (μουσική), yang merujuk pada seni di bawah naungan para Musa (mitologi). Secara terminologis, frasa ''alat musik'' digunakan untuk menyebut instrumen yang berfungsi menghasilkan bunyi musikal.
 
Berdasarkan temuan [[arkeologi]], perkembangan alat musik diyakini berjalan beriringan dengan sejarah awal manusia (fase [[prasejarah]]). Seiring perkembangan [[teknologi]] dan perpindahan populasi (migrasi), desain serta fungsi alat musik terus beradaptasi melampaui batas geografisnya. Hingga saat ini, jenis dan variasi alat musik sangat beragam, mulai dari seruling tulang sederhana pada masa paleolitikum, instrumen orkestra di era klasik, hingga instrumen musik digital sintetik pada zaman modern.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
=== Prasejarah ===
Sejarah alat musik berawal dari keinginan manusia masa lampau untuk meniru suara-suara alam sekitarnya, menenangkan diri, hingga berkomunikasi dengan kekuatan spiritual. Perkembangan desainnya mencerminkan material dan teknologi yang tersedia pada masing-masing era sejarah.
Sejarah alat musik diperkirakan telah dimulai sejak masa [[prasejarah]], ditandai dengan penggunaan objek alam seperti batu, kayu, dan tulang untuk menghasilkan bunyi. Temuan arkeologis berupa [[seruling]] dari tulang menunjukkan bahwa alat musik telah digunakan oleh manusia purba dalam konteks ritual dan sosial.
 
=== Era Prasejarah ===
Pada masa awal prasejarah, tubuh manusia kemungkinan besar merupakan "alat musik" pertama yang digunakan melalui tepukan tangan, hentakan kaki, atau dengungan suara. Namun, alat musik fisik tertua yang berhasil ditemukan dan dikonfirmasi oleh para arkeolog adalah [[seruling]] (''flute'') kuno. Salah satu artefak paling terkenal adalah "[[Seruling]] Divje Babe" yang terbuat dari tulang paha beruang gua muda, ditemukan di wilayah [[Slovenia]] dan diperkirakan berusia sekitar 43.000 hingga 67.000 tahun.
 
Seruling lain yang terbuat dari tulang angsa dan gading [[mamut]] ditemukan di gua Geißenklösterle, wilayah Swabia, [[Jerman]], dan ditanggal karbon sekitar 42.000 hingga 43.000 tahun yang lalu. Fakta ini membuktikan bahwa instrumen musik yang menghasilkan nada atau [[melodi]] telah ada sejak zaman Paleolitikum Akhir.
 
Instrumen perkusi yang terbuat dari material keras seperti batu pipih dan cangkang kerang kemungkinan besar mendahului instrumen tiup, namun instrumen ritmis tersebut sering kali tidak dapat diidentifikasi secara pasti dalam catatan fosil karena sangat mirip dengan alat bantu kerja biasa (seperti batu penumbuk biji-bijian).
 
=== Zaman Kuno ===
Peradaban kuno seperti [[Mesir Kuno]], [[Mesopotamia]], [[Tiongkok Kuno]], dan [[Lembah Sungai Indus]] telah mengembangkan berbagai bentuk instrumen yang jauh lebih kompleks. Di [[Sumeria]], ekskavasi dari pemakaman Kerajaan [[Ur]] yang berasal dari tahun 2600 SM menemukan kecapi yang sangat indah (dikenal sebagai "[[Kecapi]] Ur") yang dihiasi dengan kepala banteng berlapis emas dan tatahan ''lapis lazuli''.
 
Di peradaban Mesir Kuno, instrumen seperti [[sistrum]] (sejenis kerincingan) menjadi bagian penting dalam pemujaan dewi [[Hathor]]. Tiongkok pada masa Dinasti Shang dan Zhou dikenal dengan pengembangan [[Lonceng|lonceng perunggu]] besar yang dirangkai (''bianzhong''). Di peradaban Yunani dan Romawi, [[lira]] dan [[kithara]] adalah instrumen kordofon yang sangat populer dan sering dimainkan untuk mengiringi puisi epik.
 
=== Abad Pertengahan dan Renaisans ===
Sepanjang [[Abad Pertengahan]] di [[Eropa]], percampuran budaya yang intens (sering kali dipercepat oleh [[Perang Salib]] dan rute perdagangan [[Jalur Sutra]]) memperkenalkan dunia Barat pada instrumen asal [[Timur Tengah]] dan Asia. Instrumen kecapi Arab (''oud'') diadaptasi menjadi *[[Lute]]* di Eropa, yang kemudian mendominasi musik [[Renaisans]].
 
Era Renaisans melihat upaya masif dalam mengkategorikan dan menciptakan instrumen yang dapat bermain dalam kelompok besar atau ''[[ansambel]]''. Keluarga instrumen bersenar gesek, seperti ''[[viola da gamba]]'', sangat digemari sebelum akhirnya berevolusi dan tergantikan oleh keluarga biola pada abad-abad berikutnya. Instrumen tiup seperti ''[[shawm]]'' (pendahulu obo) dan ''sackbut'' (pendahulu trombon) dikembangkan untuk menambah volume suara dalam ansambel.
 
=== Era Klasik dan Romantik ===
Masa ini menjadi titik puncak dalam standardisasi alat musik Barat. Instrumen tuts (''keyboard'') mencapai lompatan revolusioner ketika [[Bartolomeo Cristofori]] merancang alat yang mampu dimainkan secara lembut maupun keras, yang kemudian dikenal sebagai ''pianoforte'' atau [[piano]]. Piano dengan cepat menggeser popularitas [[harpsichord]].
 
Pada abad ke-17 hingga ke-18, pengrajin (''luthier'') di [[Kremona]], Italia—seperti keluarga [[Stradivarius]], [[Amati]], dan Guarneri—menciptakan [[biola]], [[viola]], dan [[selo]] dengan akustik dan kualitas suara yang belum mampu ditandingi dengan sempurna oleh teknologi pabrik modern hingga hari ini. Periode klasik dan romantik melahirkan tradisi [[orkestra]] simfoni skala besar, menuntut inovasi pada instrumen tiup kayu (dengan penambahan sistem klep mekanis oleh Theobald Boehm) dan tiup logam (penambahan sistem katup putar/''rotary valve'' dan piston).
 
=== Abad ke-20 hingga Kontemporer ===
Memasuki abad ke-20, ditemukannya [[listrik]] secara mendasar mengubah dunia alat musik. Penemuan tabung vakum (''vacuum tube'') dan sirkuit [[elektronik]] memungkinkan terciptanya '''Elektrofon'''. Penemuan awal yang paling signifikan adalah instrumen ''[[Theremin]]'' (1920) oleh Léon Theremin, sebuah instrumen musik pionir yang dimainkan tanpa sentuhan fisik.
 
Dalam beberapa dekade kemudian, organ Hammond dan [[gitar listrik]] muncul, yang memfasilitasi ledakan genre musik baru pada pertengahan abad ke-20 seperti ''[[rock and roll]]'', ''[[jazz]]'', dan ''[[blues]]''. Pada era 1970-an hingga 1980-an, instrumen sintesis elektronik atau [[sintesisator]] (''synthesizer'') bermunculan dan memungkinkan penciptaan suara buatan yang tidak terbatas oleh materi fisik alat musik tradisional. Saat ini, instrumen digital termanifestasi dalam bentuk perangkat lunak (''[[Virtual Studio Technology]]'' atau VST) yang dapat mensimulasikan alat musik apapun dari dalam perangkat [[komputer]].


=== Peradaban kuno ===
== Klasifikasi ==
Dalam peradaban kuno seperti Mesir Kuno, Mesopotamia, Yunani Kuno, dan Tiongkok Kuno, alat musik berkembang seiring dengan kemajuan budaya dan teknologi. Instrumen seperti kecapi, lira, dan alat tiup digunakan dalam upacara keagamaan, hiburan istana, dan pendidikan.
Mengelompokkan jenis alat musik adalah salah satu tujuan paling mendasar dari organologi. Sepanjang sejarah, terdapat berbagai sistem klasifikasi yang digunakan oleh peradaban manusia, biasanya berdasarkan material alat musik, cara memainkannya, atau metode suara diproduksi.


=== Zaman modern ===
=== Sistem Barat Kuno (Cara memainkan) ===
Perkembangan [[teknologi]] pada era modern memungkinkan terciptanya alat musik dengan mekanisme yang lebih kompleks dan presisi tinggi. Revolusi industri dan kemajuan elektronik melahirkan [[instrumen elektronik]] dan [[instrumen digital]] yang memperluas kemungkinan musikal.
Sistem yang secara tradisional digunakan dalam ilmu orkestra [[Barat]] mengelompokkan instrumen ke dalam lima famili atau keluarga besar berdasarkan interaksi pemain terhadap alat musiknya:
# '''Dawai (Strings):''' Alat musik yang bunyinya dihasilkan dari getaran dawai atau senar yang ditegangkan. Dapat dimainkan dengan cara digesek ([[biola]], [[selo]]), dipetik ([[gitar]], [[harpa]], [[Sapeh|sape]]), atau dipukul.
# '''Tiup kayu (Woodwinds):''' [[Alat musik tiup]] yang bunyinya diproduksi dengan menghembuskan udara melintasi sebuah tepi (seperti [[suling]]) atau getaran dari serpihan bambu/kayu yang disebut rida (seperti [[saksofon]], [[klarinet]], [[obo]]).
# '''Tiup logam (Brass):''' Alat musik berbahan logam di mana getaran bibir dari peniup secara resonan memicu getaran udara dalam tabung logam instrumen tersebut, misalnya [[trompet]], [[tuba]], dan [[Trombon|trombon]].
# '''Perkusi (Percussions):''' Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, digoyangkan, digosok, atau ditabuh menggunakan tangan, stik, atau pemukul empuk (''mallet''). Contoh umum adalah [[drum]], [[simbal]], [[kendang]], atau [[xylophone]].
# '''Instrumen Tuts (Keyboard):''' Instrumen yang dimainkan dengan papan tombol, dan sering kali mekanismenya bersinggungan dengan kategori lain. Misalnya piano beroperasi dengan memukul senar (dawai), dan [[organ pipa]] bekerja dengan udara (tiup).


== Klasifikasi alat musik ==
=== Sistem Hornbostel-Sachs ===
Alat musik dapat diklasifikasikan berdasarkan cara menghasilkan bunyi. Salah satu sistem klasifikasi yang banyak digunakan adalah sistem [[Hornbostel–Sachs]].
Sistem ini diciptakan oleh [[Erich von Hornbostel]] dan [[Curt Sachs]] pada tahun 1914, yang berakar pada klasifikasi klasik akhir abad ke-19 dari [[Victor-Charles Mahillon]]. Hingga saat ini, sistem Hornbostel-Sachs diakui sebagai sistem kategorisasi organologi yang paling logis, akurat, komprehensif, dan digunakan di seluruh dunia akademis. Sistem ini mengelompokkan alat musik berdasarkan apa yang sebenarnya bergetar untuk menghasilkan bunyi, terbagi dalam lima kelas utama utama:


=== Aerofon ===
# '''Idiofon:''' Alat musik yang sumber suaranya dihasilkan oleh badan alat musik itu sendiri yang padat, elastis, dan keras (tanpa menggunakan tegangan membran maupun dawai). Umumnya dibunyikan melalui pukulan, guncangan, atau gesekan.
[[Aerofon]] adalah alat musik yang menghasilkan bunyi melalui getaran kolom udara. Contohnya meliputi [[seruling]], [[klarinet]], [[saksofon]], dan [[trompet]].
#* ''Contoh:'' [[Gong]], [[angklung]], [[simbal]], [[marimba]], [[kolintang]].
# '''Membranofon:''' Alat musik yang sumber suaranya murni berasal dari getaran sebuah selaput tipis (membran) yang ditegangkan (''stretched skin'').
#* ''Contoh:'' [[Kendang]], [[timpani]], bongo, [[bedug]], ''snare drum''.
# '''Kordofon:''' Alat musik yang bunyinya berasal dari senar atau dawai yang ditegangkan (''stretched string'') di antara dua titik. Suara aslinya yang lemah hampir selalu diamplifikasi oleh sebuah tabung resonator (badan alat musik).
#* ''Contoh:'' [[Gitar]], [[biola]], [[kecapi]], [[piano]], [[sasando]].
# '''Aerofon:''' Alat musik yang bunyinya dihasilkan karena adanya kolom atau ruang udara (''air column'') yang bergetar secara terarah. Benda fisik instrumen aerofon bertindak sekadar mewadahi bentuk pusaran udara tanpa benda itu sendiri ikut bergetar menghasilkan bunyi.
#* ''Contoh:'' [[Seruling]], [[trompet]], [[saksofon]], [[organ pipa]], [[akordeon]].
# '''Elektrofon:''' Kategori kelima yang ditambahkan oleh Sachs di era modern. Alat musik yang suaranya tidak mungkin dihasilkan tanpa adanya sirkuit, osilator, maupun aliran listrik murni.
#* ''Contoh:'' ''[[Theremin]]'', [[sintesisator|synthesizer]], ''[[Mellotron]]''. (Catatan: [[Gitar listrik]] sering kali dianggap kordofon elektro-akustik, karena getaran utama tetap berasal dari dawai sebelum dimanipulasi listrik. Namun, synthesizer adalah elektrofon murni).


=== Kordofon ===
=== Sistem Tradisional Tiongkok (Ba Yin) ===
[[Kordofon]] menghasilkan bunyi melalui getaran senar. Contohnya antara lain [[gitar]], [[biola]], [[cello]], [[harpa]], dan [[kecapi]].
Sistem tertua yang terdokumentasi adalah ''Bayin'' (八音) dari [[Tiongkok Kuno]], di mana instrumen dikategorikan tidak berdasarkan metode bermain, melainkan bahan pembuatannya (Materi). Kedelapan bahan tersebut meliputi:
* '''Sutra:''' Alat musik senar (misalnya [[Guqin]], karena senar kuno dibuat dari sutra).
* '''Bambu:'''Alat musik tiup seruling (misalnya [[Dizi]]).
* '''[[Kayu]]:''' Alat perkusi blok berongga (misalnya ''Muyu'').
* '''Batu:''' Kumpulan lonceng batu (misalnya ''Bianqing'').
* '''Logam:''' Lonceng perunggu (misalnya ''Bianzhong'').
* '''Tanah liat:''' Instrumen ocarina tiup bundar (misalnya ''Xun'').
* '''Labu (Gourd):''' [[Organ]] mulut dengan tabung harmonika (misalnya ''[[Sheng]]'').
* '''Kulit:''' Berbagai drum (misalnya ''Bangu'').


=== Membranofon ===
== Bahan Pembuatan ==
[[Membranofon]] menghasilkan bunyi melalui getaran membran yang direntangkan. Contohnya meliputi [[drum]], [[kendang]], dan [[rebana]].
Material atau bahan baku untuk konstruksi instrumen sangat menentukan ''[[Timbre|timbre]]'' (warna suara) dan jangkauan [[frekuensi]] yang dipancarkannya. Kayu digunakan secara dominan untuk keluarga gesek (kordofon) dan tiup kayu purba (kayu maple, cemara hibrida, mahoni, kayu sonokeling) karena sifat rongga mikroskopis kayu yang mampu beresonansi panjang dan meredam frekuensi sumbang (''dissonance'').


=== Idiofon ===
Kuningan (''brass'') disukai untuk alat musik tiup karena memantulkan suara dengan sangat cerah, nyaring, dan tidak banyak menyerap gelombang suara (sehingga suara mampu memancar lurus). Permukaan kulit dan membran poliuretan milar memiliki kemampuan ketegangan peregangan tingkat tinggi untuk menghasilkan rentang suara dari [[bas]] rendah hingga ''snare'' berfrekuensi medium.
[[Idiofon]] menghasilkan bunyi dari getaran badan instrumen itu sendiri. Contohnya adalah [[xilofon]], [[gamelan]], [[gong]], dan [[angklung]].


=== Elektrofon ===
Secara akustika musikal, setiap instrumen yang tidak digerakkan oleh tenaga listrik mengandalkan dua prinsip dasar: '''sumber osilasi''' (seperti dawai, buluh, atau bibir) yang menstimulasi getaran periodik awal, dan '''resonator''' (ruang hampa/rongga udara pada bodi biola/gitar atau ruang bel trompet) yang bertindak meningkatkan efisiensi pemancaran gelombang akustik tersebut ke udara agar terdengar kencang oleh telinga manusia.
[[Elektrofon]] adalah alat musik yang menghasilkan atau memperkuat bunyi dengan bantuan [[listrik]]. Contohnya termasuk [[sintesisizer]], [[gitar listrik]], dan perangkat musik digital.


== Alat musik tradisional ==
== Fungsi Sosial ==
Alat musik tradisional berkembang dalam konteks budaya tertentu dan sering dikaitkan dengan ritual, adat istiadat, serta identitas komunitas. Di Indonesia, contoh alat musik tradisional antara lain [[gamelan]], [[angklung]], [[kolintang]], dan [[sasando]].
Alat musik tidak sekadar sebagai media estetik kesenian, namun juga menjembatani banyak peran kompleks dalam konstruksi peradaban manusia:
* '''Ritual dan Kepercayaan:''' Sejak zaman neolitikum hingga hari ini, bunyian alat musik sakral dipercaya mampu bertindak sebagai perantara manusia dengan dunia roh/dewa, seperti lonceng ritual Hindu, gamelan sakral sekaten, atau perkusi voodoo dalam tradisi Afrika.
* '''Militansi dan Peperangan:''' Terompet dan tambur berabad-abad digunakan di medan perang sebagai medium komunikasi jarak jauh antar batalyon kavaleri untuk memberi aba-aba serangan atau mundur di tengah kekacauan, karena suaranya mampu memotong kebisingan tempur.
* '''Terapi dan Medis:''' Dalam ilmu psikoterapi modern, resonansi frekuensi suara tertentu dari instrumen khusus, seperti ''singing bowl'' (mangkuk getar) dari Tibet atau instrumen harpa kecil, terbukti secara empiris menenangkan detak jantung dan meredakan trauma psikologis pasien (''[[Terapi musik]]'').
* '''Penanda Stratifikasi Sosial:''' Pada masa lalu, kepemilikan alat musik tertentu (seperti piano ekor berskala besar atau harpa ornamen berlapis emas) merupakan manifestasi langsung dari kemakmuran dan kekayaan para bangsawan ''[[Borjuis|borjuasi]]'' Eropa.


== Alat musik modern ==
== Lihat pula ==
Alat musik modern umumnya dikembangkan melalui inovasi teknologi dan digunakan dalam musik populer dan kontemporer. Instrumen ini mencakup alat musik elektrik, elektronik, serta perangkat lunak musik.
* [[Musik]]
* [[Pita suara]] (Instrumen alamiah manusia)
* [[Sejarah musik]]
* [[Daftar alat musik]]
* [[Alat musik tradisional Indonesia]]
* [[Organologi]]


== Fungsi alat musik ==
== Referensi ==
Alat musik memiliki berbagai fungsi, antara lain :
{{Reflist}}


* Sarana ekspresi artistik
== Pranala luar ==
* Pengiring ritual dan upacara
* [https://www.metmuseum.org/about-the-met/curatorial-departments/musical-instruments The Metropolitan Museum of Art: Musical Instruments] - Koleksi instrumen musik bersejarah.
* Media hiburan
* [https://mimo-international.com/MIMO/ Musical Instrument Museums Online (MIMO)] - Proyek basis data alat musik seluruh dunia.
* Alat pendidikan dan pembelajaran musik
* Simbol identitas budaya


== Alat musik dan kebudayaan ==
[[Kategori:Organologi]]
Hubungan antara alat musik dan kebudayaan mencerminkan nilai, kepercayaan, dan sejarah masyarakat. Studi mengenai alat musik dalam konteks budaya menjadi bagian penting dari [[etnomusikologi]].
[[Kategori:Kriya]]
[[Kategori:Penemuan sejarah]]
[[Kategori:Alat musik]]
[[Kategori:Instrumen musik]]
[[Kategori:Musik]]
[[Kategori:Organologi]]


== Pendidikan alat musik ==
{{#related: Alat musik tiup}}
Pembelajaran alat musik dilakukan melalui pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal tersedia di sekolah musik dan institusi seni, sedangkan pendidikan informal berlangsung melalui tradisi lisan, komunitas, dan pembelajaran mandiri.
{{#related: Alat musik petik}}
{{#related:Musik}}
{{#related: Alat musik perkusi}}
{{#related:Musisi}}
{{#related:Penyanyi}}