Air: Perbedaan antara revisi
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (9 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer Bumi}} | {{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer Bumi}} | ||
{{Tanpa referensi}} | |||
{{Infobox senyawa kimia | {{Infobox senyawa kimia | ||
| Nama = [[Air]] | | Nama = [[Air]] | ||
| Baris 14: | Baris 15: | ||
'''Air''' adalah sebuah [[senyawa kimia]] anorganik transparan, tidak berbau, tidak berasa, dan hampir tidak berwarna yang merupakan komponen utama penyusun [[hidrosfer]] di [[Bumi]] serta cairan yang sangat vital bagi semua bentuk [[kehidupan]] yang diketahui. Meskipun air tidak menyediakan [[kalori]] atau nutrisi organik, keberadaannya mutlak diperlukan untuk melarutkan zat gizi, mengatur suhu, dan menjalankan proses [[metabolisme]] biologis. | '''Air''' adalah sebuah [[senyawa kimia]] anorganik transparan, tidak berbau, tidak berasa, dan hampir tidak berwarna yang merupakan komponen utama penyusun [[hidrosfer]] di [[Bumi]] serta cairan yang sangat vital bagi semua bentuk [[kehidupan]] yang diketahui. Meskipun air tidak menyediakan [[kalori]] atau nutrisi organik, keberadaannya mutlak diperlukan untuk melarutkan zat gizi, mengatur suhu, dan menjalankan proses [[metabolisme]] biologis. | ||
Rumus kimia air adalah ''' | Rumus kimia air adalah '''H<sub>2</sub>[[O]]''', yang menunjukkan bahwa masing-masing molekulnya mengandung satu atom [[oksigen]] dan dua atom [[hidrogen]] yang dihubungkan oleh [[ikatan kovalen]]. Pada suhu dan tekanan standar, air berada dalam wujud cairan, namun ia juga terdapat secara alami di [[Bumi]] dalam wujud padat ([[es]]) dan gas ([[uap air]]). | ||
== Sifat Kimia dan Fisika == | == Sifat Kimia dan Fisika == | ||
| Baris 31: | Baris 32: | ||
Tidak seperti kebanyakan zat yang menyusut dan menjadi lebih padat ketika membeku, massa jenis air mencapai titik maksimumnya pada suhu sekitar 4 °[[C]]. Ketika air membeku menjadi es pada suhu 0 °C, strukturnya membentuk kisi kristal heksagonal berongga yang membuatnya kurang padat dibandingkan air cair. Inilah sebabnya mengapa es mengapung di atas air. Sifat ini sangat penting bagi ekosistem; jika es tenggelam, danau dan lautan akan membeku dari bawah ke atas, membunuh seluruh kehidupan akuatik di [[musim dingin]]. | Tidak seperti kebanyakan zat yang menyusut dan menjadi lebih padat ketika membeku, massa jenis air mencapai titik maksimumnya pada suhu sekitar 4 °[[C]]. Ketika air membeku menjadi es pada suhu 0 °C, strukturnya membentuk kisi kristal heksagonal berongga yang membuatnya kurang padat dibandingkan air cair. Inilah sebabnya mengapa es mengapung di atas air. Sifat ini sangat penting bagi ekosistem; jika es tenggelam, danau dan lautan akan membeku dari bawah ke atas, membunuh seluruh kehidupan akuatik di [[musim dingin]]. | ||
== Air di | == Air di Bumi == | ||
Bumi sering dijuluki "Planet Biru" karena air menutupi sekitar 71% dari permukaan planet ini. Total volume air di Bumi diperkirakan mencapai 1,386 miliar kilometer kubik. Namun, distribusinya sangat tidak merata untuk kebutuhan konsumsi manusia: | Bumi sering dijuluki "Planet Biru" karena air menutupi sekitar 71% dari permukaan planet ini. Total volume air di Bumi diperkirakan mencapai 1,386 miliar kilometer kubik. Namun, distribusinya sangat tidak merata untuk kebutuhan konsumsi manusia: | ||
| Baris 46: | Baris 47: | ||
4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | 4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | ||
== | == Peran dalam Kehidupan Biologis == | ||
Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | ||
| Baris 54: | Baris 55: | ||
[[Peradaban]] manusia selalu berkembang di sekitar sumber air, seperti lembah sungai dan pesisir. Saat ini, penggunaan air bersih global dikategorikan dalam tiga sektor utama: | [[Peradaban]] manusia selalu berkembang di sekitar sumber air, seperti lembah sungai dan pesisir. Saat ini, penggunaan air bersih global dikategorikan dalam tiga sektor utama: | ||
* '''Pertanian (70%)''': Digunakan secara masif untuk [[irigasi]] lahan pertanian dan peternakan. | * '''Pertanian (70%)''': Digunakan secara masif untuk [[irigasi]] lahan pertanian dan peternakan. | ||
* ''' | * '''Industri (20%)''': Digunakan sebagai pelarut, agen pendingin di [[pembangkit listrik]], dan bahan baku [[produksi]] barang pabrikan. | ||
* '''Domestik (10%)''': Digunakan untuk air minum, mandi, mencuci, dan sanitasi harian. | * '''Domestik (10%)''': Digunakan untuk air minum, mandi, mencuci, dan sanitasi harian. | ||
| Baris 64: | Baris 65: | ||
* [[Sumber daya air]] | * [[Sumber daya air]] | ||
== | == Referensi == | ||
{{reflist}} | {{reflist}} | ||
| Baris 80: | Baris 81: | ||
[[Kategori:Cairan]] | [[Kategori:Cairan]] | ||
{{#related: | {{#related: Kayu}} | ||
{{#related: | {{#related: Arpeggio}} | ||
{{#related: | {{#related: Kaki}} | ||