Alat musik perkusi
|
Berbagai jenis alat musik perkusi yang menunjukkan keragaman bentuk, mulai dari drum (membranofon) hingga metalofon (idiofon).
|
|
| Nama lain | Perkusi, instrumen pukul, percussion instruments |
|---|---|
| Mekanisme suara | Getaran permukaan (membran) atau seluruh tubuh instrumen akibat benturan |
| Subjek terkait | Ritme, Drum kit, Gamelan, Orkestra, Drum band |
| Alat pemukul | Stik drum, Malet, tangan kosong, sapu (brushes) |
| Jenis nada | Bernada (pitched) dan Tak bernada (unpitched) |
| Klasifikasi hornbostel sachs | 1 (Idiofon) dan 2 (Membranofon) |
| Klasifikasi | Membranofon / Idiofon |
| Anggota keluarga | Drum, Gong, Simbal, Xilofon, Timpani, Marimba, Kendang |
Alat musik perkusi ( bahasa Inggris: 'percussion instruments' ) adalah kelompok instrumen musik yang menghasilkan suara dengan cara dipukul (baik menggunakan pemukul maupun tangan), dikocok, digosok, atau ditabrakkan satu sama lain. Dalam dunia musik, perkusi berfungsi sebagai penjaga tempo (timekeeper) dan penyedia warna ritme yang menjadi fondasi bagi sebuah komposisi.
Secara teknis, alat musik perkusi merupakan keluarga instrumen tertua dalam sejarah manusia setelah suara manusia. Dalam sistem klasifikasi Hornbostel-Sachs, perkusi mencakup dua kategori besar: Idiofon (suara dari getaran seluruh badan alat) dan Membranofon (suara dari getaran kulit atau membran yang diregangkan).
Klasifikasi Berdasarkan Nada
Berbeda dengan instrumen tiup atau dawai, tidak semua alat musik perkusi dapat menghasilkan nada yang spesifik. Merek dibagi menjadi dua kategori utama:
Perkusi Bernada (Tuned Percussion)
Instrumen yang dapat menghasilkan frekuensi nada yang jelas dan dapat memainkan melodi atau akor.
- Contoh: Xilofon, Marimba, Glockenspiel, Vibrafon, dan Timpani.
- Dalam Musik Tradisional: Saron, Bonang, dan Kolintang.
Perkusi Tak Bernada (Untuned Percussion)
Instrumen yang menghasilkan suara dengan frekuensi kompleks (noise-like) tanpa ketinggian nada tertentu, biasanya digunakan murni untuk keperluan ritmis.
- Contoh: Drum bass, Simbal, Tamborin, Triangle, dan Kastanyet.
Klasifikasi Organologi
Berdasarkan sumber getarannya, perkusi dibagi menjadi:
- Idiofon: Getaran dihasilkan oleh bahan dasar instrumen itu sendiri (kayu, logam, atau batu). Contoh: Gong, Angklung, dan Simbal.
- Membranofon: Getaran dihasilkan oleh selaput atau membran (kulit hewan atau plastik sintetis) yang diregangkan di atas lubang resonator. Contoh: Kendang, Snare drum, dan Timpani.
Teknik dan Alat Pemukul
Cara menghasilkan suara Nada perkusi sangat bergantung Nada alat yang digunakan untuk memukul (beaters):
- Malet (Mallets): Tongkat dengan ujung bulat yang dilapisi kain atau karet, digunakan untuk instrumen seperti marimba.
- Stik Drum (Drumsticks): Biasanya terbuat dari kayu mapel atau hikori untuk memukul drum set.
- Tangan Kosong: Teknik utama Nada instrumen seperti Kongga, Bongo, dan Kendang.
- Sikat (Brushes): Kumpulan kawat tipis yang menghasilkan suara lembut, populer dalam genre Jazz.
Peran dalam Berbagai Musik
- Orkestra: Perkusi memberikan aksentuasi, efek dramatis, dan menjaga stabilitas tempo dalam ansambel besar.
- Gamelan: Hampir seluruh instrumen gamelan adalah perkusi (idiofon dan membranofon) yang berinteraksi dalam struktur ritmis yang kompleks.
- Musik Pop dan Rock: Drum kit menjadi pusat kendali ritme yang menyatukan permainan instrumen lainnya.
