Templat:Infobox status bahasa
Templat ini digunakan untuk artikel yang membahas mengenai status, kedudukan hukum, atau kebijakan linguistik suatu negara/organisasi terkait pemakaian bahasa (misalnya: Bahasa resmi, Bahasa nasional, Bahasa kerja, Bahasa pengantar, dll).
Templat ini dirancang dengan gaya visual berwarna hijau-keabu-abuan (sage green) untuk membedakannya dari artikel ilmu murni dan menyesuaikannya dengan tema kebijakan publik, hukum, atau administrasi negara.
Penggunaan
suntingSalin dan tempelkan kode di bawah ini di bagian paling atas halaman artikel. Kosongkan parameter yang tidak relevan; parameter yang kosong tidak akan dirender di artikel.
{{Infobox status bahasa
| nama =
| gambar =
| gambar_keterangan =
| jenis_status =
| subjek_penerapan =
| otoritas_pengatur =
| contoh_wilayah =
| aspek_terkait =
}}
Penjelasan Parameter
sunting- nama: Judul status atau kebijakan bahasa (wajib diisi).
- gambar: Nama berkas gambar untuk ilustrasi. Format langsung nama file tanpa `[[Berkas:]]` atau `[[File:]]`. Contoh: `Map_of_official_languages.png`.
- gambar_keterangan: Takarir (caption) untuk menjelaskan gambar di atasnya.
- jenis_status: Klasifikasi dari status tersebut (contoh: Status Hukum, Kebijakan Sosial, dll).
- subjek_penerapan: Pihak atau tingkat lembaga mana yang biasanya menerapkan status ini (contoh: Negara bagian, Organisasi internasional).
- otoritas_pengatur: Bentuk landasan hukumnya (contoh: Konstitusi, Undang-Undang).
- contoh_wilayah: Beberapa contoh negara atau organisasi terkenal yang mempraktikkan kebijakan/status tersebut.
- aspek_terkait: Istilah sosial, politik, atau linguistik lain yang bersinggungan langsung dengan topik ini.
Contoh Penggunaan
sunting{{Infobox status bahasa
| nama = Bahasa Resmi
| gambar = UN_Languages.svg
| gambar_keterangan = Peta bahasa resmi PBB.
| jenis_status = [[Kebijakan bahasa]]
| subjek_penerapan = [[Negara berdaulat]]
| otoritas_pengatur = [[Konstitusi]]
| contoh_wilayah = [[Singapura]], [[Kanada]]
| aspek_terkait = [[Bahasa nasional]]
}}