Lompat ke isi

Templat:Infobox organization

Dari Mippedia bahasa Indonesia, ensiklopedia umum
Revisi sejak 25 Februari 2026 16.45 oleh Admin (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

DOKUMENTASI

PROTOKOL STANDARISASI
Templat ini merupakan modul komprehensif untuk penyajian data organisasi non-profit, institusi, maupun badan usaha di Mippedia. Mengingat luasnya cakupan parameter (hukum, finansial, dan struktur), dilarang keras melakukan modifikasi kode tanpa koordinasi teknis. Perubahan pada nama parameter akan berakibat pada diskontinuitas data di seluruh artikel terkait.

Deskripsi Fungsional

Templat Infobox organization dirancang sebagai instrumen ringkasan data formal untuk entitas kolektif. Modul ini memiliki kemampuan integrasi data yang meliputi:

  • Lini Masa Sejarah: Melacak evolusi entitas melalui parameter pendahulu, penerus, hingga tanggal pembubaran.
  • Atribut Legalitas: Menyediakan field khusus untuk data administratif resmi seperti NPWP dan Nomor Registrasi.
  • Hierarki Operasional: Memetakan hubungan antar-lembaga melalui parameter organisasi induk, anak organisasi, dan afiliasi.
  • Metrik Sumber Daya: Mendokumentasikan kapasitas entitas melalui jumlah staf, sukarelawan, anggota, hingga anggaran tahunan.

Parameter Lengkap

Gunakan format di bawah ini untuk pengisian artikel. Kosongkan parameter yang tidak relevan dengan subjek organisasi.

{{Infobox organization
| Nama lengkap          = 
| image                 = 
| image_caption         = 
| Nama asli             = 
| Singkatan            = 
| Julukan               = 
| Pengucapan            = 
| Dinamai berdasarkan   = 
| Pendahulu             = 
| Digabungkan ke dalam  = 
| Penerus               = 
| Tanggal pendirian     = 
| Pendiri               = 
| Didirikan di          = 
| Tanggal pembubaran    = 
| Digabung dari         = 
| Status                = 
| NPWP                  = 
| No. Registrasi        = 
| Jenis                 = 
| Fokus                 = 
| Tujuan                = 
| Gelar profesional     = 
| Kantor pusat          = 
| Lokasi                = 
| Kordinat              = 
| Asal                  = 
| Wilayah layanan       = 
| Produk                = 
| Jasa                  = 
| Bidang                = 
| Metode                = 
| Jumlah anggota        = 
| Bahasa resmi          = 
| Pemilik               = 
| Sekretaris jenderal   = 
| Dewan komisaris       = 
| Tokoh penting         = 
| Badan utama           = 
| Organisasi induk      = 
| Anak organisasi       = 
| Sempalan              = 
| Afiliasi              = 
| Anggaran              = 
| Pendapatan            = 
| Pengeluaran           = 
| Biaya                 = 
| Dana abadi            = 
| Jumlah staf           = 
| Jumlah sukarelawan    = 
| Jumlah murid          = 
| Penghargaan           = 
| Situs web             = 
| Nama sebelumnya       = 
}}

Spesifikasi Domain Parameter

1. Identitas & Nomenklatur

  • Nama lengkap: Nama resmi organisasi secara utuh.
  • Singkatan: Nama pendek atau akronim resmi.
  • Nama asli: Penulisan nama dalam bahasa atau aksara asal.

2. Status Hukum & Lokasi

  • NPWP/No. Registrasi: Data identitas hukum organisasi sesuai otoritas negara.
  • Kantor pusat: Lokasi pusat komando operasional.
  • Kordinat: Titik geografis kantor pusat (Gunakan format dms atau decimal).

3. Struktur & Sumber Daya Manusia

  • Tokoh penting: Individu yang memiliki pengaruh signifikan dalam organisasi.
  • Jumlah anggota/staf: Metrik kuantitatif kekuatan personil.
  • Badan utama: Unit atau departemen primer di dalam organisasi.

4. Data Finansial

  • Anggaran/Pendapatan: Nilai moneter yang dikelola (Sangat dianjurkan menyertakan kode mata uang).

Protokol Pemeliharaan (Khusus Pengurus)

Setiap pemeliharaan kode pada modul ini wajib memenuhi kriteria baku:

  1. Validasi Parameter: Dilarang merubah parameter sensitif (misal: No. Registrasi) karena akan memicu kegagalan sistem pada artikel administratif.
  2. Struktur Tabel: Penambahan baris baru wajib menggunakan skema infobox-label dan infobox-data guna menjaga konsistensi CSS.
  3. Otomatisasi Parser: Pastikan logika tidak terputus untuk menjaga kerapian tampilan saat data tidak diisi.