Mippedia:Artikel bulanan/Maret
| Halaman ini adalah arsip dari Artikel bulanan yang akan tayang atau yang sudah tayang di halaman utama di bulan Maret Untuk melihat koleksi lainnya, silakan kunjungi Mippedia:Artikel bulanan |

Katimus atau Gogonyol adalah makanan tradisional asal Indonesia yang terbuat dari singkong parut yang diolah dengan tambahan gula merah kemudian di bungkus dengan daun pisang lalu di kukus untuk cara mematangkan nya. Katimus dikenal sebagai salah satu jajanan tradisional yang umum dijumpai di wilayah Jawa Barat dan beberapa daerah lain di Indonesia.
Sejarah
Katimus berakar dari tradisi kuliner agraris di Jawa Barat, di mana singkong menjadi salah satu komoditas pangan utama selain padi. Dahulu, katimus sering disajikan sebagai makanan pendamping saat bekerja di sawah atau sebagai teman minum teh di sore hari. Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus menunjukkan kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan alam untuk menjaga aroma dan kebersihan makanan.
Klasifikasi & Komposisi
Katimus termasuk dalam kelompok jajanan pasar atau "kue basah" yang diproses dengan cara dikukus ( steamed ).
Komposisi utamanya meliputi :
- Bahan Utama : Singkong (Manihot esculenta) yang diparut halus.
- Pemanis : Gula merah atau gula aren yang disisir.
- Tekstur : Kelapa parut setengah tua untuk memberikan rasa gurih.
Inovasi Modern
Seiring perkembangan zaman, katimus kini tidak hanya disajikan secara tradisional. Beberapa variasi modern mulai bermunculan, seperti :
- Katimus Keju : Penambahan parutan keju di dalam adonan untuk perpaduan rasa tradisional dan barat.
- Katimus Cokelat : Menggunakan isian cokelat lumer (lava) untuk menarik minat generasi muda.
← Artikel sebelumnya – Artikel mendatang →
(Daftar – Sembarang – Arsip)