Bahasa Indonesia: Perbedaan antara revisi

Mipbot (bicara | kontrib)
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink.
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Membersihkan wikilink di subjudul dan judul tebal awal artikel
 
Baris 19: Baris 19:
}}
}}


'''[[Bahasa]] Indonesia''' adalah [[bahasa nasional]] dan [[bahasa resmi]] di seluruh wilayah [[Republik Indonesia]]. Secara [[linguistik]], bahasa Indonesia adalah varietas yang distandardisasi dari [[bahasa Melayu]], sebuah bahasa dari [[rumpun bahasa Austronesia]] yang telah digunakan sebagai [[lingua franca]] di [[Kepulauan Nusantara]] selama berabad-abad.  
'''Bahasa Indonesia''' adalah [[bahasa nasional]] dan [[bahasa resmi]] di seluruh wilayah [[Republik Indonesia]]. Secara [[linguistik]], bahasa Indonesia adalah varietas yang distandardisasi dari [[bahasa Melayu]], sebuah bahasa dari [[rumpun bahasa Austronesia]] yang telah digunakan sebagai [[lingua franca]] di [[Kepulauan Nusantara]] selama berabad-abad.  


Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya sesudah [[Proklamasi Kemerdekaan Indonesia]] pada tahun 1945, bersamaan dengan berlakunya [[Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945|konstitusi]]. Sebelumnya, bahasa ini mendapatkan momentum kebangkitan politik saat [[Sumpah Pemuda]] pada tanggal 28 [[Oktober]] 1928, di mana para pemuda mengikrarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Saat ini, bahasa Indonesia dituturkan oleh lebih dari 198 juta orang, menjadikannya salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, baik sebagai [[bahasa ibu]] maupun sebagai [[bahasa kedua]].
Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya sesudah [[Proklamasi Kemerdekaan Indonesia]] pada tahun 1945, bersamaan dengan berlakunya [[Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945|konstitusi]]. Sebelumnya, bahasa ini mendapatkan momentum kebangkitan politik saat [[Sumpah Pemuda]] pada tanggal 28 [[Oktober]] 1928, di mana para pemuda mengikrarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Saat ini, bahasa Indonesia dituturkan oleh lebih dari 198 juta orang, menjadikannya salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, baik sebagai [[bahasa ibu]] maupun sebagai [[bahasa kedua]].


== [[Sejarah]] ==
== Sejarah ==
=== Era Kerajaan dan Melayu Kuno ===
=== Era Kerajaan dan Melayu Kuno ===
[[Sejarah]] bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu yang telah berabad-abad digunakan sebagai bahasa perhubungan antarpulau di Nusantara. Bukti tertulis paling awal mengenai penggunaan bahasa Melayu (dikenal sebagai [[bahasa Melayu Kuno]]) ditemukan pada beberapa prasasti peninggalan [[Kerajaan Sriwijaya]] pada abad ke-7, seperti [[Prasasti Kedukan Bukit]] di [[Palembang]] dan [[Prasasti Kota Kapur]] di [[Pulau Bangka]]. Sriwijaya, yang merupakan pusat perdagangan dan agama [[Buddha]], menggunakan bahasa Melayu Kuno sebagai bahasa pengantar di bandar-bandar pelabuhan, baik untuk kepentingan berniaga maupun keagamaan.
[[Sejarah]] bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu yang telah berabad-abad digunakan sebagai bahasa perhubungan antarpulau di Nusantara. Bukti tertulis paling awal mengenai penggunaan bahasa Melayu (dikenal sebagai [[bahasa Melayu Kuno]]) ditemukan pada beberapa prasasti peninggalan [[Kerajaan Sriwijaya]] pada abad ke-7, seperti [[Prasasti Kedukan Bukit]] di [[Palembang]] dan [[Prasasti Kota Kapur]] di [[Pulau Bangka]]. Sriwijaya, yang merupakan pusat perdagangan dan agama [[Buddha]], menggunakan bahasa Melayu Kuno sebagai bahasa pengantar di bandar-bandar pelabuhan, baik untuk kepentingan berniaga maupun keagamaan.
Baris 56: Baris 56:
== Kosakata dan Kata Serapan ==
== Kosakata dan Kata Serapan ==
Selama berabad-abad menjadi bahasa perhubungan, bahasa Indonesia telah menyerap banyak kosakata dari berbagai bahasa daerah dan bahasa asing, yang memperkaya perbendaharaan katanya. Sumber kata serapan terbesar meliputi:
Selama berabad-abad menjadi bahasa perhubungan, bahasa Indonesia telah menyerap banyak kosakata dari berbagai bahasa daerah dan bahasa asing, yang memperkaya perbendaharaan katanya. Sumber kata serapan terbesar meliputi:
* '''[[Bahasa Sanskerta]]:''' Banyak menyerap konsep agama, budaya, dan intelektual kuno (misal: ''agama, bahasa, surga, neraka, budi, negara'').
* '''Bahasa Sanskerta:''' Banyak menyerap konsep agama, budaya, dan intelektual kuno (misal: ''agama, bahasa, surga, neraka, budi, negara'').
* '''[[Bahasa Arab]]:''' Diserap sejak masuknya Islam, berkaitan dengan agama, hukum, dan ilmu pengetahuan (misal: ''masjid, hakim, waktu, ilmu, hukum, akal'').
* '''Bahasa Arab:''' Diserap sejak masuknya Islam, berkaitan dengan agama, hukum, dan ilmu pengetahuan (misal: ''masjid, hakim, waktu, ilmu, hukum, akal'').
* '''[[Bahasa Belanda]]:''' Menyumbang ribuan kosakata modern terkait administrasi, teknologi, dan gaya hidup Eropa akibat 350 tahun penjajahan (misal: ''kantor, polisi, sepeda, gratis, buku, administrasi'').
* '''Bahasa Belanda:''' Menyumbang ribuan kosakata modern terkait administrasi, teknologi, dan gaya hidup Eropa akibat 350 tahun penjajahan (misal: ''kantor, polisi, sepeda, gratis, buku, administrasi'').
* '''[[Bahasa Portugis]]:''' Diserap pada era perdagangan abad ke-16 (misal: ''meja, jendela, sepatu, bendera, gereja'').
* '''Bahasa Portugis:''' Diserap pada era perdagangan abad ke-16 (misal: ''meja, jendela, sepatu, bendera, gereja'').
* '''[[Rumpun bahasa Tionghoa|Bahasa Tionghoa]]:''' Terutama dialek [[Hokkien]], terkait perdagangan dan makanan (misal: ''tahu, bakmi, teko, loteng, kongsi'').
* '''Bahasa Tionghoa:''' Terutama dialek [[Hokkien]], terkait perdagangan dan makanan (misal: ''tahu, bakmi, teko, loteng, kongsi'').
* '''[[Bahasa Inggris]]:''' Menjadi sumber serapan utama pada era modern pascakemerdekaan, terutama di bidang teknologi, sains, dan budaya populer (misal: ''komputer, internet, roket, desain'').
* '''Bahasa Inggris:''' Menjadi sumber serapan utama pada era modern pascakemerdekaan, terutama di bidang teknologi, sains, dan budaya populer (misal: ''komputer, internet, roket, desain'').
* '''Bahasa Daerah:''' Terutama [[bahasa Jawa]], [[bahasa Minangkabau]], dan [[bahasa Sunda]] yang menyumbang kata-kata sifat, emosi, dan budaya lokal.
* '''Bahasa Daerah:''' Terutama [[bahasa Jawa]], [[bahasa Minangkabau]], dan [[bahasa Sunda]] yang menyumbang kata-kata sifat, emosi, dan budaya lokal.


Baris 67: Baris 67:
[[Sistem penulisan]] resmi untuk bahasa Indonesia saat ini menggunakan 26 huruf dalam [[alfabet Latin]] standar. Sejak era kolonial, ejaan bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali penyempurnaan resmi:
[[Sistem penulisan]] resmi untuk bahasa Indonesia saat ini menggunakan 26 huruf dalam [[alfabet Latin]] standar. Sejak era kolonial, ejaan bahasa Indonesia telah mengalami beberapa kali penyempurnaan resmi:
# '''Ejaan van Ophuijsen''' (1901–1947): Dipengaruhi ortografi Belanda (menggunakan huruf ''j'' untuk bunyi [y], ''oe'' untuk bunyi [u], dan ''dj'' untuk [j]).
# '''Ejaan van Ophuijsen''' (1901–1947): Dipengaruhi ortografi Belanda (menggunakan huruf ''j'' untuk bunyi [y], ''oe'' untuk bunyi [u], dan ''dj'' untuk [j]).
# '''[[Ejaan Republik]] / Ejaan Soewandi''' (1947–1972): [[Huruf]] ''oe'' diubah menjadi ''u'', dan kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 (misal: ''buku2'').
# '''Ejaan Republik / Ejaan Soewandi''' (1947–1972): [[Huruf]] ''oe'' diubah menjadi ''u'', dan kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 (misal: ''buku2'').
# '''[[Ejaan Yang Disempurnakan]] (EYD)''' (1972–2015, 2022–sekarang): Menyeragamkan ejaan dengan negara tetangga [[Malaysia]]. Huruf ''tj'' menjadi ''c'', ''dj'' menjadi ''j'', ''j'' menjadi ''y'', dan ''ch'' menjadi ''kh''. Sempat berganti nama menjadi PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) pada 2015–2022 sebelum kembali ke nama EYD Edisi [[V]].
# '''Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)''' (1972–2015, 2022–sekarang): Menyeragamkan ejaan dengan negara tetangga [[Malaysia]]. Huruf ''tj'' menjadi ''c'', ''dj'' menjadi ''j'', ''j'' menjadi ''y'', dan ''ch'' menjadi ''kh''. Sempat berganti nama menjadi PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) pada 2015–2022 sebelum kembali ke nama EYD Edisi [[V]].


== Lihat Pula ==
== Lihat Pula ==
Baris 76: Baris 76:
* [[Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia]]
* [[Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia]]


== [[Referensi]] ==
== Referensi ==
{{Reflist}}
{{Reflist}}