Animasi: Perbedaan antara revisi
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
Bot: Membersihkan wikilink di subjudul dan judul tebal awal artikel |
||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
Dalam konteks produksi audiovisual, animasi mencakup seluruh proses konseptual dan teknis mulai dari perancangan visual hingga penyajian akhir dalam bentuk gambar bergerak. | Dalam konteks produksi audiovisual, animasi mencakup seluruh proses konseptual dan teknis mulai dari perancangan visual hingga penyajian akhir dalam bentuk gambar bergerak. | ||
== | == Sejarah == | ||
Sejarah animasi berawal dari upaya manusia memahami dan merepresentasikan gerak. Bukti awal dapat ditemukan pada lukisan gua prasejarah yang menggambarkan hewan dengan posisi anggota tubuh berulang. Pada abad ke-19, perangkat optik seperti zoetrop dan phenakistoscope digunakan untuk menciptakan ilusi gerakan sederhana. | Sejarah animasi berawal dari upaya manusia memahami dan merepresentasikan gerak. Bukti awal dapat ditemukan pada lukisan gua prasejarah yang menggambarkan hewan dengan posisi anggota tubuh berulang. Pada abad ke-19, perangkat optik seperti zoetrop dan phenakistoscope digunakan untuk menciptakan ilusi gerakan sederhana. | ||
| Baris 35: | Baris 35: | ||
Animasi mencakup beragam genre dan gaya visual, mulai dari realisme hingga abstraksi. Genre animasi meliputi komedi, drama, aksi, fantasi, fiksi ilmiah, dokumenter animasi, dan animasi eksperimental. Gaya visual animasi sangat dipengaruhi oleh konteks budaya, perkembangan teknologi, dan tujuan artistik pembuatnya. | Animasi mencakup beragam genre dan gaya visual, mulai dari realisme hingga abstraksi. Genre animasi meliputi komedi, drama, aksi, fantasi, fiksi ilmiah, dokumenter animasi, dan animasi eksperimental. Gaya visual animasi sangat dipengaruhi oleh konteks budaya, perkembangan teknologi, dan tujuan artistik pembuatnya. | ||
== | == Produksi == | ||
Proses produksi animasi umumnya terbagi menjadi tiga tahap utama, yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Tahap praproduksi mencakup pengembangan konsep, penulisan naskah, dan pembuatan storyboard. Tahap produksi melibatkan pembuatan aset visual dan animasi, sedangkan pascaproduksi mencakup penyuntingan, pengolahan suara, dan penyempurnaan visual. | Proses produksi animasi umumnya terbagi menjadi tiga tahap utama, yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Tahap praproduksi mencakup pengembangan konsep, penulisan naskah, dan pembuatan storyboard. Tahap produksi melibatkan pembuatan aset visual dan animasi, sedangkan pascaproduksi mencakup penyuntingan, pengolahan suara, dan penyempurnaan visual. | ||