C: Perbedaan antara revisi
Bot Pemeliharaan Otomatis: Rapikan format teks serta tambah tag kategori/stub. |
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
||
| Baris 20: | Baris 20: | ||
Selain fungsi linguistiknya, huruf "C" digunakan secara ekstensif dalam ilmu pengetahuan dan sains, seperti dalam [[fisika]] untuk melambangkan kecepatan cahaya, dalam [[kimia]] sebagai simbol unsur karbon, dan dalam ilmu [[komputer]] sebagai nama bahasa pemrograman yang sangat populer. | Selain fungsi linguistiknya, huruf "C" digunakan secara ekstensif dalam ilmu pengetahuan dan sains, seperti dalam [[fisika]] untuk melambangkan kecepatan cahaya, dalam [[kimia]] sebagai simbol unsur karbon, dan dalam ilmu [[komputer]] sebagai nama bahasa pemrograman yang sangat populer. | ||
== Sejarah == | == [[Sejarah]] == | ||
Sejarah huruf C saling terkait erat dengan sejarah huruf [[G]]. Keduanya berasal dari akar yang sama, yaitu huruf [[abjad Fenisia]] bernama ''[[gimel]]''. Gimel diperkirakan berasal dari adaptasi [[abjad Proto-Sinaitik]] yang mengambil inspirasi dari [[hieroglif Mesir]] berbentuk tongkat lempar (sejenis [[bumerang]]) atau mungkin menggambarkan punuk [[unta]] (kata ''gamal'' dalam bahasa Semit berarti unta). Dalam abjad Fenisia, gimel melambangkan konsonan letup langit-langit belakang bersuara (/g/). | Sejarah huruf C saling terkait erat dengan sejarah huruf [[G]]. Keduanya berasal dari akar yang sama, yaitu huruf [[abjad Fenisia]] bernama ''[[gimel]]''. Gimel diperkirakan berasal dari adaptasi [[abjad Proto-Sinaitik]] yang mengambil inspirasi dari [[hieroglif Mesir]] berbentuk tongkat lempar (sejenis [[bumerang]]) atau mungkin menggambarkan punuk [[unta]] (kata ''gamal'' dalam bahasa Semit berarti unta). Dalam abjad Fenisia, gimel melambangkan konsonan letup langit-langit belakang bersuara (/g/). | ||
Ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia, mereka menyebut huruf ini sebagai ''[[gama]]'' (Γ). Bentuk gama pada masa Yunani awal berupa sudut tajam yang menghadap ke kanan atau kiri. | Ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia, mereka menyebut huruf ini sebagai ''[[gama]]'' (Γ). Bentuk gama pada masa Yunani awal berupa sudut tajam yang menghadap ke kanan atau kiri. | ||
Perubahan besar terjadi ketika huruf ini diserap oleh bangsa [[Etruska]] di Semenanjung Italia. Bahasa Etruska tidak memiliki konsonan bersuara seperti /g/, /b/, atau /d/. Oleh karena itu, bangsa Etruska menggunakan huruf gama (yang bentuk lengkungnya mulai melunak mirip bulan sabit) murni untuk melambangkan bunyi konsonan nirsuara /k/. | Perubahan besar terjadi ketika huruf ini diserap oleh bangsa [[Etruska]] di Semenanjung Italia. [[Bahasa]] Etruska tidak memiliki konsonan bersuara seperti /g/, /b/, atau /d/. Oleh karena itu, bangsa Etruska menggunakan huruf gama (yang bentuk lengkungnya mulai melunak mirip bulan sabit) murni untuk melambangkan bunyi konsonan nirsuara /k/. | ||
Bangsa [[Romawi kuno]] kemudian mengadopsi alfabet Etruska untuk menulis [[bahasa Latin]]. Pada awalnya, bahasa Latin menggunakan huruf C, [[K]], dan [[Q]] secara bersamaan untuk melambangkan bunyi /k/ sekaligus /g/. Seiring berjalannya waktu, penggunaan huruf K mulai ditinggalkan dan huruf C digunakan secara dominan untuk melambangkan bunyi /k/ dan /g/ sekaligus. | Bangsa [[Romawi kuno]] kemudian mengadopsi alfabet Etruska untuk menulis [[bahasa Latin]]. Pada awalnya, bahasa Latin menggunakan huruf C, [[K]], dan [[Q]] secara bersamaan untuk melambangkan bunyi /k/ sekaligus /g/. Seiring berjalannya waktu, penggunaan huruf [[K]] mulai ditinggalkan dan huruf C digunakan secara dominan untuk melambangkan bunyi /k/ dan /g/ sekaligus. | ||
Kebingungan akibat satu huruf melambangkan dua bunyi yang berbeda ini akhirnya diselesaikan pada abad ke-3 SM oleh seorang pendidik Romawi bernama [[Spurius Carvilius Ruga]]. Ia memodifikasi huruf C dengan menambahkan garis horizontal kecil di bagian bawahnya, sehingga terciptalah huruf baru, yaitu [[G]], khusus untuk bunyi /g/. Huruf C kemudian dibiarkan murni untuk melambangkan bunyi /k/ dalam bahasa Latin klasik. | Kebingungan akibat satu huruf melambangkan dua bunyi yang berbeda ini akhirnya diselesaikan pada abad ke-3 SM oleh seorang pendidik Romawi bernama [[Spurius Carvilius Ruga]]. Ia memodifikasi huruf C dengan menambahkan garis horizontal kecil di bagian bawahnya, sehingga terciptalah huruf baru, yaitu [[G]], khusus untuk bunyi /g/. [[Huruf]] C kemudian dibiarkan murni untuk melambangkan bunyi /k/ dalam bahasa Latin klasik. | ||
== Tipografi == | == Tipografi == | ||
| Baris 38: | Baris 38: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Dalam bahasa === | === Dalam bahasa === | ||
* '''Bahasa Indonesia''': Saat ini, huruf C konsisten diucapkan sebagai konsonan gesek pascarongga-gigi nirsuara (/tʃ/). Sebelum tahun 1972, ejaan bahasa Indonesia (seperti [[Ejaan Soewandi]]) belum menggunakan huruf C mandiri untuk bunyi ini, melainkan menggunakan dwihuruf '''Tj''' (sebagai warisan ejaan [[bahasa Belanda]]). Contohnya, kata "cara" dan "cinta" dulunya ditulis "tjara" dan "tjinta". Huruf C mulai resmi diadopsi untuk menggantikan Tj sejak berlakunya [[Ejaan Yang Disempurnakan]] (EYD). | * '''[[Bahasa Indonesia]]''': Saat ini, huruf C konsisten diucapkan sebagai konsonan gesek pascarongga-gigi nirsuara (/tʃ/). Sebelum tahun 1972, ejaan bahasa Indonesia (seperti [[Ejaan Soewandi]]) belum menggunakan huruf C mandiri untuk bunyi ini, melainkan menggunakan dwihuruf '''Tj''' (sebagai warisan ejaan [[bahasa Belanda]]). Contohnya, kata "cara" dan "cinta" dulunya ditulis "tjara" dan "tjinta". [[Huruf]] C mulai resmi diadopsi untuk menggantikan Tj sejak berlakunya [[Ejaan Yang Disempurnakan]] (EYD). | ||
* '''Bahasa Inggris''': Huruf C memiliki dua pengucapan utama. Huruf ini dibunyikan "keras" sebagai /k/ apabila diikuti oleh vokal a, o, atau u (seperti pada ''cat'', ''cot'', ''cut''). Sebaliknya, huruf C dibunyikan "lembut" sebagai /s/ apabila diikuti oleh vokal e, i, atau y (seperti pada ''center'', ''city'', ''cycle''). Jika digabung dengan H membentuk [[digraf]] "ch", ia umumnya berbunyi /tʃ/ (seperti ''chair''). | * '''[[Bahasa Inggris]]''': Huruf C memiliki dua pengucapan utama. Huruf ini dibunyikan "keras" sebagai /k/ apabila diikuti oleh vokal a, o, atau u (seperti pada ''cat'', ''cot'', ''cut''). Sebaliknya, huruf C dibunyikan "lembut" sebagai /s/ apabila diikuti oleh vokal e, i, atau y (seperti pada ''center'', ''city'', ''cycle''). Jika digabung dengan [[H]] membentuk [[digraf]] "ch", ia umumnya berbunyi /tʃ/ (seperti ''chair''). | ||
* '''Bahasa Italia''': Huruf C diucapkan sebagai /k/ di depan a, o, u, tetapi diucapkan sebagai /tʃ/ di depan e dan i (contoh: ''ciao''). | * '''[[Bahasa]] Italia''': Huruf C diucapkan sebagai /k/ di depan a, o, u, tetapi diucapkan sebagai /tʃ/ di depan e dan i (contoh: ''ciao''). | ||
* '''Bahasa pinyin (Tiongkok)''': Dalam [[pinyin]] bahasa Mandarin, huruf C digunakan untuk melambangkan bunyi aspirasi desis rongga-gigi nirsuara /tsʰ/ (mirip ucapan "ts" pada kata "patung" dalam aksen tertentu, namun dihembuskan dengan kuat). | * '''Bahasa pinyin (Tiongkok)''': Dalam [[pinyin]] bahasa Mandarin, huruf C digunakan untuk melambangkan bunyi aspirasi desis rongga-gigi nirsuara /tsʰ/ (mirip ucapan "ts" pada kata "patung" dalam aksen tertentu, namun dihembuskan dengan kuat). | ||
=== Dalam berbagai bidang teknis === | === Dalam berbagai bidang teknis === | ||
* '''Sains dan Matematika''': | * '''Sains dan Matematika''': | ||
** Dalam [[Fisika]], '''c''' kecil adalah lambang standar universal untuk '''kecepatan cahaya''' dalam ruang hampa (berasal dari kata Latin ''celeritas'' yang berarti "kecepatan"). Persamaan yang paling terkenal adalah teori relativitas Einstein, $E = mc^2$. | ** Dalam [[Fisika]], '''c''' kecil adalah lambang standar universal untuk '''kecepatan cahaya''' dalam ruang hampa (berasal dari kata Latin ''celeritas'' yang berarti "kecepatan"). Persamaan yang paling terkenal adalah teori relativitas Einstein, $[[E]] = mc^2$. | ||
** Dalam ilmu [[Kimia]], '''C''' adalah lambang kimia untuk unsur [[Karbon]]. | ** Dalam ilmu [[Kimia]], '''C''' adalah lambang kimia untuk unsur [[Karbon]]. | ||
** Dalam sistem metrik dan termodinamika, °C melambangkan derajat [[Celsius]], yaitu satuan suhu. | ** Dalam sistem metrik dan termodinamika, °C melambangkan derajat [[Celsius]], yaitu satuan suhu. | ||
| Baris 53: | Baris 53: | ||
* '''Matematika dan Angka''': Dalam sistem [[Angka Romawi]], huruf C bernilai 100 (berasal dari kata Latin ''centum'' yang berarti seratus). | * '''Matematika dan Angka''': Dalam sistem [[Angka Romawi]], huruf C bernilai 100 (berasal dari kata Latin ''centum'' yang berarti seratus). | ||
* '''Sistem penilaian''': C melambangkan predikat "cukup" atau rata-rata dalam sistem penilaian akademis standar. | * '''Sistem penilaian''': C melambangkan predikat "cukup" atau rata-rata dalam sistem penilaian akademis standar. | ||
* '''Musik''': C adalah nama [[nada]] pertama (Do) dalam sistem tangga nada diatonik C mayor (C - D - E - F - G - A - B - C). | * '''[[Musik]]''': C adalah nama [[nada]] pertama (Do) dalam sistem tangga nada diatonik C mayor (C - [[D]] - E - [[F]] - [[G]] - [[A]] - [[B]] - C). | ||
== Kode komputasi == | == Kode komputasi == | ||
| Baris 73: | Baris 73: | ||
| Unicode | | Unicode | ||
| 67 | | 67 | ||
| U+0043 | | [[U]]+0043 | ||
| 99 | | 99 | ||
| U+0063 | | U+0063 | ||
| Baris 103: | Baris 103: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[G]] (Huruf Latin) | * [[G]] ([[Huruf]] Latin) | ||
* [[Gama]] (Huruf Yunani) | * [[Gama]] (Huruf Yunani) | ||
* [[С|C (Huruf Kiril)]] | * [[С|C (Huruf Kiril)]] | ||
* [[C (nada)]] | * [[C (nada)]] | ||
== Referensi == | == [[Referensi]] == | ||
{{Reflist}} | {{Reflist}} | ||