F: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
||
| Baris 4: | Baris 4: | ||
| image = Latin F.svg | | image = Latin F.svg | ||
| image_caption = Huruf kapital 'F' dan huruf kecil 'f' dalam rupa huruf serif. | | image_caption = Huruf kapital 'F' dan huruf kecil 'f' dalam rupa huruf serif. | ||
| Huruf_sebelumnya | | Huruf_sebelumnya = [[E]] | ||
| Huruf_selanjutnya = [[G]] | | Huruf_selanjutnya = [[G]] | ||
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]] | | Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]] | ||
| Baris 18: | Baris 18: | ||
'''F''' atau '''f''' adalah huruf keenam dan [[huruf konsonan]] keempat dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini melambangkan [[konsonan desis bibir-gigi nirsuara]] yang diucapkan sebagai /f/ (seperti pada kata "fakir", "fisika", dan "fasilitas"). | '''F''' atau '''f''' adalah huruf keenam dan [[huruf konsonan]] keempat dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini melambangkan [[konsonan desis bibir-gigi nirsuara]] yang diucapkan sebagai /f/ (seperti pada kata "fakir", "fisika", dan "fasilitas"). | ||
Huruf F memiliki sejarah evolusi yang sangat panjang dan membagikan akar nenek moyang yang sama dengan huruf [[U]], [[V]], [[W]], dan [[Y]]. Di luar bidang linguistik, huruf ini sering dipakai sebagai simbol standar yang krusial dalam keilmuan seperti [[fisika]], [[kimia]], dan [[matematika]]. | [[Huruf]] F memiliki sejarah evolusi yang sangat panjang dan membagikan akar nenek moyang yang sama dengan huruf [[U]], [[V]], [[W]], dan [[Y]]. Di luar bidang linguistik, huruf ini sering dipakai sebagai simbol standar yang krusial dalam keilmuan seperti [[fisika]], [[kimia]], dan [[matematika]]. | ||
== Sejarah == | == [[Sejarah]] == | ||
Garis keturunan huruf F dapat ditarik kembali hingga ke tulisan [[hieroglif Mesir]] kuno yang menggambarkan sebuah gada (alat pemukul) atau sebuah paku/pasak kemah. Pada masa perkembangan [[abjad Proto-Sinaitik]] di kawasan Levant purba, piktogram ini disederhanakan dan diadaptasi menjadi huruf untuk melambangkan bunyi konsonan /w/. | Garis keturunan huruf F dapat ditarik kembali hingga ke tulisan [[hieroglif Mesir]] kuno yang menggambarkan sebuah gada (alat pemukul) atau sebuah paku/pasak kemah. Pada masa perkembangan [[abjad Proto-Sinaitik]] di kawasan Levant purba, piktogram ini disederhanakan dan diadaptasi menjadi huruf untuk melambangkan bunyi konsonan /w/. | ||
Bangsa [[Fenisia]] kemudian mengadopsi piktogram tersebut dan menamainya ''[[Waw (huruf)|waw]]'' (berarti "pasak"). Pada periode ini, bentuk hurufnya menyerupai huruf Y kapital pada masa modern, dan melambangkan bunyi konsonan hampiran langit-langit belakang-bibir bersuara (/w/). | Bangsa [[Fenisia]] kemudian mengadopsi piktogram tersebut dan menamainya ''[[Waw (huruf)|waw]]'' (berarti "pasak"). Pada periode ini, bentuk hurufnya menyerupai huruf [[Y]] kapital pada masa modern, dan melambangkan bunyi konsonan hampiran langit-langit belakang-bibir bersuara (/w/). | ||
Ketika bangsa [[Yunani kuno]] menyerap abjad Fenisia, bahasa mereka tidak terlalu membutuhkan lambang untuk konsonan /w/ karena bunyi tersebut mulai menghilang dari dialek Yunani awal. Bangsa Yunani mengadaptasi huruf ''waw'' menjadi dua bentuk yang berbeda: satu menjadi huruf vokal [[upsalon]] (yang kelak berevolusi menjadi U, V, W, Y) dan satu lagi menjadi huruf konsonan bernama ''[[digama]]'' (Ϝ). Huruf digama digambar dengan memisahkan dua cabang pada bentuk Y ke sisi kanan, menyerupai huruf F modern. Digama awalnya digunakan untuk bunyi /w/, namun seiring berjalannya waktu, huruf ini sama sekali berhenti digunakan dalam ortografi bahasa Yunani klasik. | Ketika bangsa [[Yunani kuno]] menyerap abjad Fenisia, bahasa mereka tidak terlalu membutuhkan lambang untuk konsonan /w/ karena bunyi tersebut mulai menghilang dari dialek Yunani awal. Bangsa Yunani mengadaptasi huruf ''waw'' menjadi dua bentuk yang berbeda: satu menjadi huruf vokal [[upsalon]] (yang kelak berevolusi menjadi [[U]], [[V]], [[W]], Y) dan satu lagi menjadi huruf konsonan bernama ''[[digama]]'' (Ϝ). Huruf digama digambar dengan memisahkan dua cabang pada bentuk Y ke sisi kanan, menyerupai huruf F modern. Digama awalnya digunakan untuk bunyi /w/, namun seiring berjalannya waktu, huruf ini sama sekali berhenti digunakan dalam ortografi bahasa Yunani klasik. | ||
Sisa-sisa huruf digama kemudian bertahan di Semenanjung Italia melalui [[alfabet Etruska]]. Bangsa Etruska pada mulanya menggunakan dwihuruf (''digraph'') '''FH''' untuk melambangkan bunyi konsonan desis bibir-gigi nirsuara (/f/). Karena menulis dua huruf memakan waktu, mereka perlahan membuang huruf H dan hanya menggunakan F murni untuk lambang bunyi /f/. | Sisa-sisa huruf digama kemudian bertahan di Semenanjung Italia melalui [[alfabet Etruska]]. Bangsa Etruska pada mulanya menggunakan dwihuruf (''digraph'') '''FH''' untuk melambangkan bunyi konsonan desis bibir-gigi nirsuara (/f/). Karena menulis dua huruf memakan waktu, mereka perlahan membuang huruf [[H]] dan hanya menggunakan F murni untuk lambang bunyi /f/. | ||
Bangsa [[Romawi kuno]] yang meminjam alfabet Etruska lalu meresmikan bentuk huruf ini ke dalam abjad [[bahasa Latin]] klasik. Karena bangsa Romawi telah menggunakan huruf V untuk melambangkan bunyi /u/ sekaligus /w/, mereka dengan mudah membiarkan huruf F menjalankan tugas barunya murni untuk mewakili bunyi /f/. Wujud huruf ini bertahan kukuh melintasi era [[Kekaisaran Romawi]] hingga menjadi abjad Latin modern di seluruh dunia. | Bangsa [[Romawi kuno]] yang meminjam alfabet Etruska lalu meresmikan bentuk huruf ini ke dalam abjad [[bahasa Latin]] klasik. Karena bangsa Romawi telah menggunakan huruf V untuk melambangkan bunyi /u/ sekaligus /w/, mereka dengan mudah membiarkan huruf F menjalankan tugas barunya murni untuk mewakili bunyi /f/. Wujud huruf ini bertahan kukuh melintasi era [[Kekaisaran Romawi]] hingga menjadi abjad Latin modern di seluruh dunia. | ||
| Baris 40: | Baris 40: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Dalam bahasa === | === Dalam bahasa === | ||
* '''Bahasa Indonesia''': Penggunaan huruf F pada mulanya sangat jarang dan umumnya hanya dapat ditemui pada kata-kata pinjaman (serapan) dari [[bahasa Arab]] (contoh: fakir, faham yang dibakukan jadi paham), [[bahasa Belanda]] (contoh: foto, faktor), dan [[bahasa Inggris]] (contoh: fasilitas, figur). Fonologi asli [[Rumpun bahasa Austronesia]] tidak secara alami memiliki bunyi /f/. Hal ini menyebabkan dalam percakapan sehari-hari atau dialek lokal (seperti bahasa [[Sunda]]), bunyi huruf F sering kali berasimilasi menjadi bunyi /p/. | * '''[[Bahasa Indonesia]]''': Penggunaan huruf F pada mulanya sangat jarang dan umumnya hanya dapat ditemui pada kata-kata pinjaman (serapan) dari [[bahasa Arab]] (contoh: fakir, faham yang dibakukan jadi paham), [[bahasa Belanda]] (contoh: foto, faktor), dan [[bahasa Inggris]] (contoh: fasilitas, figur). Fonologi asli [[Rumpun bahasa Austronesia]] tidak secara alami memiliki bunyi /f/. Hal ini menyebabkan dalam percakapan sehari-hari atau dialek lokal (seperti bahasa [[Sunda]]), bunyi huruf F sering kali berasimilasi menjadi bunyi /p/. | ||
* '''Bahasa Inggris''': Huruf F umumnya dibunyikan sebagai /f/ (seperti pada ''fall'', ''fifty''). Pengecualian paling terkenal adalah pada kata depan ''of'', di mana F diucapkan sebagai konsonan desis bibir-gigi bersuara (/v/). | * '''[[Bahasa Inggris]]''': [[Huruf]] F umumnya dibunyikan sebagai /f/ (seperti pada ''fall'', ''fifty''). Pengecualian paling terkenal adalah pada kata depan ''of'', di mana F diucapkan sebagai konsonan desis bibir-gigi bersuara (/v/). | ||
* '''Bahasa Wales''': Dalam [[bahasa Wales]] (Welsh), satu huruf "f" dilafalkan sebagai /v/, sedangkan dwihuruf "ff" digunakan untuk melambangkan bunyi /f/. | * '''[[Bahasa]] Wales''': Dalam [[bahasa Wales]] (Welsh), satu huruf "f" dilafalkan sebagai /v/, sedangkan dwihuruf "ff" digunakan untuk melambangkan bunyi /f/. | ||
=== Dalam berbagai bidang teknis === | === Dalam berbagai bidang teknis === | ||
| Baris 49: | Baris 49: | ||
** '''F''' melambangkan '''[[Farad]]''', yaitu satuan SI (Sistem Internasional) untuk kapasitansi listrik. | ** '''F''' melambangkan '''[[Farad]]''', yaitu satuan SI (Sistem Internasional) untuk kapasitansi listrik. | ||
** Simbol '''°F''' merupakan singkatan dari skala suhu '''[[Fahrenheit]]'''. | ** Simbol '''°F''' merupakan singkatan dari skala suhu '''[[Fahrenheit]]'''. | ||
** Huruf $f$ kecil digunakan sebagai variabel untuk frekuensi (dalam satuan [[Hertz]]) dan jarak fokus (''focal length'') dalam ilmu optika. | ** [[Huruf]] $f$ kecil digunakan sebagai variabel untuk frekuensi (dalam satuan [[Hertz]]) dan jarak fokus (''focal length'') dalam ilmu optika. | ||
* '''Kimia''': '''F''' adalah lambang kimia standar untuk unsur '''[[Fluorin]]'''. | * '''Kimia''': '''F''' adalah lambang kimia standar untuk unsur '''[[Fluorin]]'''. | ||
* '''Matematika''': Huruf $f$ sangat umum digunakan untuk melambangkan sebuah fungsi (contoh: $f(x)$). | * '''Matematika''': Huruf $f$ sangat umum digunakan untuk melambangkan sebuah fungsi (contoh: $f(x)$). | ||
* '''Komputasi''': Dalam sistem bilangan [[heksadesimal]] (basis-16), huruf F melambangkan angka 15, menjadikannya digit tunggal tertinggi dalam sistem tersebut. | * '''Komputasi''': Dalam sistem bilangan [[heksadesimal]] (basis-16), huruf F melambangkan angka 15, menjadikannya digit tunggal tertinggi dalam sistem tersebut. | ||
* '''Pendidikan''': Di banyak negara barat (seperti Amerika Serikat), F melambangkan kegagalan total (''Fail'') dalam sistem penilaian akademik institusi pendidikan. | * '''Pendidikan''': Di banyak negara barat (seperti Amerika Serikat), F melambangkan kegagalan total (''Fail'') dalam sistem penilaian akademik institusi pendidikan. | ||
* '''Musik''': F melambangkan [[nada]] keempat dalam tangga nada diatonik C mayor (setara dengan suku kata ''Fa'' dalam [[solmisasi]]). | * '''[[Musik]]''': F melambangkan [[nada]] keempat dalam tangga nada diatonik [[C]] mayor (setara dengan suku kata ''Fa'' dalam [[solmisasi]]). | ||
== Kode komputasi == | == Kode komputasi == | ||
| Baris 74: | Baris 74: | ||
| Unicode | | Unicode | ||
| 70 | | 70 | ||
| U+0046 | | [[U]]+0046 | ||
| 102 | | 102 | ||
| U+0066 | | U+0066 | ||
| Baris 109: | Baris 109: | ||
* [[F (nada)]] | * [[F (nada)]] | ||
== Referensi == | == [[Referensi]] == | ||
{{Reflist}} | {{Reflist}} | ||