Akustik: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Cabang ilmu fisika yang mempelajari bunyi dan getaran}} | {{SHORTDESC:Cabang ilmu fisika yang mempelajari bunyi dan getaran}} | ||
{{Artikel bulanan}} | {{Artikel bulanan}} | ||
{{Infobox | {{Infobox disiplin ilmu | ||
| nama | | nama = Akustik | ||
| gambar | | gambar = Ilustrasi_akustik.webp | ||
| | | gambar_keterangan = Representasi visual propagasi gelombang longitudinal dalam medium udara yang menunjukkan area rapatan (kompresi) dan regangan (rarefaksi) sebagai prinsip dasar | ||
| bidang_induk = [[Fisika]] | |||
| | | fokus_studi = [[Gelombang mekanis]], [[Suara]], [[Getaran]], [[Ultrasonik]], [[Infrasonik]] | ||
| | | tokoh_penting = [[Pythagoras]], [[Galileo Galilei]], [[Marin Mersenne]], [[Isaac Newton]], [[Hermann von Helmholtz]], [[John William Strutt, Baron Rayleigh ke-3|Lord Rayleigh]] | ||
| | | subdisiplin = Akustik arsitektur, psikoakustik, bioakustik, akustik bawah air, akustik lingkungan | ||
| penerapan = [[Sonar]], [[Ekokardiografi|Ultrasonografi (USG)]], desain ruang konser, pengendalian kebisingan | |||
| | | ilmu_terkait = [[Mekanika fluida]], [[Termodinamika]], [[Teknik elektro]], [[Oseanografi]] | ||
| | |||
| | |||
}} | }} | ||
<onlyinclude>'''Akustik''' ({{lang|Inggris|''acoustics''}}; berasal dari {{lang|Yunani|''akouein''}}) yang berarti "mendengar") adalah cabang fisika antardisiplin yang mempelajari suara dan [[Gelombang|gelombang]] mekanik dalam gas, cairan, dan padat. Ruang lingkup akustik mencakup penciptaan, perambatan, dan penerimaan suara, serta pengaruh suara terhadap medium dan interaksinya dengan lingkungan.</onlyinclude> | <onlyinclude>'''Akustik''' ({{lang|Inggris|''acoustics''}}; berasal dari {{lang|Yunani|''akouein''}}) yang berarti "mendengar") adalah cabang fisika antardisiplin yang mempelajari suara dan [[Gelombang|gelombang]] mekanik dalam gas, cairan, dan padat. Ruang lingkup akustik mencakup penciptaan, perambatan, dan penerimaan suara, serta pengaruh suara terhadap medium dan interaksinya dengan lingkungan.</onlyinclude> | ||
Revisi per 5 September 2026 14.27
|
Representasi visual propagasi gelombang longitudinal dalam medium udara yang menunjukkan area rapatan (kompresi) dan regangan (rarefaksi) sebagai prinsip dasar
|
|
| Rincian Disiplin | |
|---|---|
| Bidang induk | Fisika |
| Fokus studi | Gelombang mekanis, Suara, Getaran, Ultrasonik, Infrasonik |
| Tokoh penting | Pythagoras, Galileo Galilei, Marin Mersenne, Isaac Newton, Hermann von Helmholtz, Lord Rayleigh |
| Subdisiplin | Akustik arsitektur, psikoakustik, bioakustik, akustik bawah air, akustik lingkungan |
| Penerapan utama | Sonar, Ultrasonografi (USG), desain ruang konser, pengendalian kebisingan |
| Ilmu terkait | Mekanika fluida, Termodinamika, Teknik elektro, Oseanografi |
Akustik (bahasa Inggris: 'acoustics'; berasal dari bahasa Yunani: 'akouein') yang berarti "mendengar") adalah cabang fisika antardisiplin yang mempelajari suara dan gelombang mekanik dalam gas, cairan, dan padat. Ruang lingkup akustik mencakup penciptaan, perambatan, dan penerimaan suara, serta pengaruh suara terhadap medium dan interaksinya dengan lingkungan.
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah "akustik" sering kali merujuk Nada kualitas transmisi suara dalam suatu ruangan atau karakteristik instrumen musik yang menghasilkan suara secara alami tanpa bantuan penguatan elektronik (amplifikasi).
Cabang-Cabang Akustik
Akustik merupakan bidang yang sangat luas dengan berbagai spesialisasi teknis:
Akustik Fisik
Mempelajari interaksi gelombang suara dengan medium fisis, termasuk fenomena pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), lenturan (difraksi), dan penyerapan (absorpsi).
Akustik Arsitektural
Fokus Nada pengendalian kualitas suara di dalam bangunan. Tujuannya adalah untuk mencapai kejernihan suara yang optimal (misalnya di gedung konser) atau untuk meredam kebisingan (insulasi suara).
Psikoakustik
Mempelajari persepsi psikologis dan fisiologis manusia terhadap suara. Ini mencakup bagaimana telinga dan otak manusia menerjemahkan frekuensi menjadi nada dan intensitas menjadi kenyaringan.
Akustik Musikal
Mempelajari fisika instrumen musik, mulai dari getaran senar, kolom udara Nada alat musik tiup, hingga resonansi Nada tubuh instrumen.
Konsep Dasar
Beberapa parameter fundamental dalam studi akustik meliputi:
- Propagasi: Perambatan gelombang suara yang membutuhkan medium materi (suara tidak dapat merambat dalam Harpa udara).
- Kecepatan Suara: Laju rambat suara yang bervariasi tergantung medium dan suhu. Dalam udara Nada suhu 20°C, kecepatan suara adalah sekitar 343 meter per detik.
- Resonansi: Fenomena di mana suatu sistem cenderung bergetar dengan amplitudo yang lebih besar Nada frekuensi tertentu (frekuensi alami).
- Reverb (Gaung): Persistensi suara dalam suatu ruangan setelah sumber suara berhenti, yang disebabkan oleh pemantulan berulang Nada dinding atau objek.
Aplikasi Praktis
Ilmu akustik diaplikasikan dalam berbagai teknologi modern:
- Sonar: Penggunaan gelombang suara untuk navigasi dan deteksi di bawah air.
- Ultrasonografi (USG): Penggunaan gelombang suara frekuensi tinggi untuk pencitraan Media.
- Pengendalian Kebisingan: Perancangan penghalang suara (noise barrier) di jalan tol atau studio rekaman.
- Audio Digital: Pengembangan kompresi data audio (seperti MP3) berdasarkan model psikoakustik.
