Air: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot Pemeliharaan Otomatis: Rapikan teks, tambah kategori/stub, dan sisipkan link. |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer Bumi}} | {{SHORTDESC:Senyawa kimia anorganik transparan yang membentuk hidrosfer [[Bumi]]}} | ||
{{Infobox senyawa kimia | {{Infobox senyawa kimia | ||
| Nama = Air | | Nama = [[Air]] | ||
| image = Air.jpg | | image = Air.jpg | ||
| image_caption = Tetesan [[air]] yang memantulkan cahaya, menunjukkan sifat tegangan permukaannya yang tinggi. | | image_caption = Tetesan [[air]] yang memantulkan cahaya, menunjukkan sifat tegangan permukaannya yang tinggi. | ||
| Rumus_kimia = H<sub>2</sub>O | | Rumus_kimia = [[H]]<sub>2</sub>[[O]] | ||
| Massa_molar = 18,01528 g/mol | | Massa_molar = 18,01528 [[g]]/mol | ||
| Titik_lebur = 0 | | Titik_lebur = 0 °[[C]] (32 °[[F]]; 273,15 [[K]]) | ||
| Titik_didih = 99,98 °C (211,96 °F; 373,13 K) | | Titik_didih = 99,98 °C (211,96 °F; 373,13 K) | ||
| Kepadatan = 997 kg/m<sup>3</sup> (pada 25 °C) | | Kepadatan = 997 kg/[[m]]<sup>3</sup> (pada 25 °C) | ||
| Penampilan = Cairan transparan, tidak berwarna hingga sedikit kebiruan pucat | | Penampilan = Cairan transparan, tidak berwarna hingga sedikit kebiruan pucat | ||
}} | }} | ||
| Baris 21: | Baris 21: | ||
=== Polaritas dan Ikatan Hidrogen === | === Polaritas dan Ikatan Hidrogen === | ||
Molekul air memiliki struktur yang bengkok atau berbentuk V, bukan garis lurus. Karena atom oksigen lebih [[elektronegativitas|elektronegatif]] dibandingkan hidrogen, molekul ini memiliki ujung yang sedikit bermuatan negatif (pada oksigen) dan ujung yang sedikit bermuatan positif (pada hidrogen). Karakteristik ini membuat air menjadi '''molekul polar'''. | Molekul air memiliki struktur yang bengkok atau berbentuk [[V]], bukan garis lurus. Karena atom oksigen lebih [[elektronegativitas|elektronegatif]] dibandingkan hidrogen, molekul ini memiliki ujung yang sedikit bermuatan negatif (pada oksigen) dan ujung yang sedikit bermuatan positif (pada hidrogen). Karakteristik ini membuat air menjadi '''molekul polar'''. | ||
Polaritas ini memungkinkan molekul-molekul air untuk saling menarik satu sama lain melalui [[ikatan hidrogen]]. Ikatan hidrogen inilah yang memberikan air sifat-sifat luar biasa seperti titik didih yang tinggi, kapasitas panas spesifik yang besar, dan tegangan permukaan yang kuat. | Polaritas ini memungkinkan molekul-molekul air untuk saling menarik satu sama lain melalui [[ikatan hidrogen]]. Ikatan hidrogen inilah yang memberikan air sifat-sifat luar biasa seperti titik didih yang tinggi, kapasitas panas spesifik yang besar, dan tegangan permukaan yang kuat. | ||
| Baris 46: | Baris 46: | ||
4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | 4. '''Infiltrasi dan Limpasan''': Air menyerap ke dalam tanah atau mengalir di permukaan kembali menuju lautan. | ||
== Peran dalam Kehidupan Biologis == | == [[Peran]] dalam Kehidupan Biologis == | ||
Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | Dari sudut pandang [[biologi]], air adalah pelarut biokimia dasar. Sel-sel makhluk hidup mengandung sekitar 65% hingga 90% air. Proses [[fotosintesis]] pada [[tumbuhan]] sangat bergantung pada molekul air untuk memecah hidrogen sebagai bahan bakar sintesis [[glukosa]]. Pada manusia dan [[hewan]], air berfungsi untuk mengatur suhu tubuh melalui [[keringat]], melumasi persendian, dan melindungi jaringan vital seperti [[otak]] dan saraf tulang belakang. | ||
| Baris 54: | Baris 54: | ||
[[Peradaban]] manusia selalu berkembang di sekitar sumber air, seperti lembah sungai dan pesisir. Saat ini, penggunaan air bersih global dikategorikan dalam tiga sektor utama: | [[Peradaban]] manusia selalu berkembang di sekitar sumber air, seperti lembah sungai dan pesisir. Saat ini, penggunaan air bersih global dikategorikan dalam tiga sektor utama: | ||
* '''Pertanian (70%)''': Digunakan secara masif untuk [[irigasi]] lahan pertanian dan peternakan. | * '''Pertanian (70%)''': Digunakan secara masif untuk [[irigasi]] lahan pertanian dan peternakan. | ||
* '''Industri (20%)''': Digunakan sebagai pelarut, agen pendingin di [[pembangkit listrik]], dan bahan baku produksi barang pabrikan. | * '''[[Industri]] (20%)''': Digunakan sebagai pelarut, agen pendingin di [[pembangkit listrik]], dan bahan baku [[produksi]] barang pabrikan. | ||
* '''Domestik (10%)''': Digunakan untuk air minum, mandi, mencuci, dan sanitasi harian. | * '''Domestik (10%)''': Digunakan untuk air minum, mandi, mencuci, dan sanitasi harian. | ||
| Baris 64: | Baris 64: | ||
* [[Sumber daya air]] | * [[Sumber daya air]] | ||
== Referensi == | == [[Referensi]] == | ||
{{reflist}} | {{reflist}} | ||