Pop Indonesia: Perbedaan antara revisi

Mipbot (bicara | kontrib)
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink.
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 4: Baris 4:
Sejak kemunculannya pada pertengahan abad ke-20, musik pop Indonesia telah menjadi komoditas budaya paling dominan di dalam negeri dan memiliki pengaruh yang signifikan di wilayah [[Asia Tenggara]], khususnya di [[Malaysia]], [[Singapura]], dan [[Brunei Darussalam]].
Sejak kemunculannya pada pertengahan abad ke-20, musik pop Indonesia telah menjadi komoditas budaya paling dominan di dalam negeri dan memiliki pengaruh yang signifikan di wilayah [[Asia Tenggara]], khususnya di [[Malaysia]], [[Singapura]], dan [[Brunei Darussalam]].


== [[Sejarah]] ==
== Sejarah ==
=== Era Pionir dan Larangan (1960-an) ===
=== Era Pionir dan Larangan (1960-an) ===
Awal mula musik pop Indonesia ditandai dengan munculnya grup musik seperti [[Koes Bersaudara]] (kemudian menjadi [[Koes Plus]]). Pada masa pemerintahan [[Soekarno]], musik Barat yang dianggap "ngak-ngik-ngok" sempat dilarang karena dinilai sebagai bentuk imperialisme budaya. Namun, hal ini justru memicu musisi lokal untuk menciptakan gaya pop yang khas Indonesia.
Awal mula musik pop Indonesia ditandai dengan munculnya grup musik seperti [[Koes Bersaudara]] (kemudian menjadi [[Koes Plus]]). Pada masa pemerintahan [[Soekarno]], musik Barat yang dianggap "ngak-ngik-ngok" sempat dilarang karena dinilai sebagai bentuk imperialisme budaya. Namun, hal ini justru memicu musisi lokal untuk menciptakan gaya pop yang khas Indonesia.
Baris 20: Baris 20:


== Karakteristik ==
== Karakteristik ==
* '''Lirik Sentimental:''' [[Musik pop]] Indonesia dikenal dengan lirik yang puitis dan sering kali bertema percintaan (sering disebut sebagai "lagu galau").
* '''Lirik Sentimental:'''Musik pop Indonesia dikenal dengan lirik yang puitis dan sering kali bertema percintaan (sering disebut sebagai "lagu galau").
* '''[[Melodi]] Mendayu:''' Pengaruh musik Melayu terkadang masih terasa pada lekukan vokal (cengkok) beberapa penyanyi pop.
* '''[[Melodi]] Mendayu:''' Pengaruh musik Melayu terkadang masih terasa pada lekukan vokal (cengkok) beberapa penyanyi pop.
* '''Penggunaan [[Bahasa]]:''' Meskipun menggunakan bahasa Indonesia baku dalam liriknya, penggunaan bahasa gaul atau bahasa daerah semakin umum digunakan untuk mendekatkan diri dengan pendengar muda.
* '''Penggunaan [[Bahasa]]:''' Meskipun menggunakan bahasa Indonesia baku dalam liriknya, penggunaan bahasa gaul atau bahasa daerah semakin umum digunakan untuk mendekatkan diri dengan pendengar muda.
Baris 26: Baris 26:
== Dampak Regional ==
== Dampak Regional ==
[[Musik]] pop Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai "ekspor budaya". Pada era 2000-an, band-band Indonesia mendominasi tangga lagu di [[Malaysia]], yang memicu perdebatan mengenai kuota pemutaran lagu lokal di stasiun radio negara tetangga tersebut. [[Penyanyi]] seperti [[Rossa]], [[Krisdayanti]], dan [[Agnez Mo]] diakui secara luas sebagai diva di wilayah regional.
[[Musik]] pop Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai "ekspor budaya". Pada era 2000-an, band-band Indonesia mendominasi tangga lagu di [[Malaysia]], yang memicu perdebatan mengenai kuota pemutaran lagu lokal di stasiun radio negara tetangga tersebut. [[Penyanyi]] seperti [[Rossa]], [[Krisdayanti]], dan [[Agnez Mo]] diakui secara luas sebagai diva di wilayah regional.
{{#related: Perangkat lunak audio digital}}
{{#related: Vokal}}
{{#related: Mippedia Data}}