Alat musik petik: Perbedaan antara revisi
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
Bot: Memindahkan templat {{Tanpa referensi}} ke bagian atas artikel |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Kategori alat musik kordofon yang dimainkan dengan cara memetik senar atau dawai}} | {{SHORTDESC:Kategori alat musik kordofon yang dimainkan dengan cara memetik senar atau dawai}} | ||
{{Tanpa referensi}} | |||
{{Artikel bulanan}}{{Infobox alat musik petik | {{Artikel bulanan}}{{Infobox alat musik petik | ||
| Nama = Alat musik petik | | Nama = Alat musik petik | ||
| Baris 15: | Baris 16: | ||
}} | }} | ||
''' | '''Alat musik petik''' adalah kelompok [[alat musik]] dalam keluarga [[kordofon]] yang menghasilkan [[bunyi]] melalui [[getaran]] [[senar]] atau dawai yang dipetik menggunakan [[jari]] tangan, [[kuku]], atau alat bantu khusus yang disebut [[plektrum]] (pilih). Getaran dari senar tersebut kemudian disalurkan dan diperkuat melalui [[badan resonansi]] atau [[papan suara]] (''soundboard'') sehingga menghasilkan suara yang dapat didengar secara jelas. | ||
Alat musik petik merupakan salah satu kategori instrumen tertua dalam sejarah peradaban manusia. Rentang variasi alat musik petik sangat luas, mencakup instrumen tradisional daerah hingga instrumen modern berbasis [[elektronika]] seperti [[gitar listrik]]. | Alat musik petik merupakan salah satu kategori instrumen tertua dalam sejarah peradaban manusia. Rentang variasi alat musik petik sangat luas, mencakup instrumen tradisional daerah hingga instrumen modern berbasis [[elektronika]] seperti [[gitar listrik]]. | ||
| Baris 32: | Baris 33: | ||
Suara akustik yang dihasilkan langsung oleh getaran senar umumnya sangat lemah karena luas permukaan senar yang sempit tidak mampu memindahkan volume udara yang cukup. Oleh karena itu, getaran senar disalurkan melalui [[sadel]] dan [[jembatan]] (''bridge'') menuju ke [[papan suara]] atau [[kotak resonansi]]. Rongga di dalam badan instrumen beresonansi dengan frekuensi udara di dalamnya, memperkuat amplitudo gelombang suara sebelum dipancarkan keluar melalui lubang suara (''soundhole''). | Suara akustik yang dihasilkan langsung oleh getaran senar umumnya sangat lemah karena luas permukaan senar yang sempit tidak mampu memindahkan volume udara yang cukup. Oleh karena itu, getaran senar disalurkan melalui [[sadel]] dan [[jembatan]] (''bridge'') menuju ke [[papan suara]] atau [[kotak resonansi]]. Rongga di dalam badan instrumen beresonansi dengan frekuensi udara di dalamnya, memperkuat amplitudo gelombang suara sebelum dipancarkan keluar melalui lubang suara (''soundhole''). | ||
== | == Sejarah == | ||
=== Zaman Purba dan Antik === | === Zaman Purba dan Antik === | ||
Bukti arkeologis tertua mengenai instrumen dawai ditemukan pada relief relief situs [[Mesopotamia]] dan [[Mesir Kuno]] yang berasal dari milenium ke-3 Sebelum Masehi. Instrumen awal umumnya berbentuk busur petik yang dikembangkan dari busur panah, kemudian berkembang menjadi [[harpa]] kuno dan [[lyre]] di [[Yunani Kuno]]. | Bukti arkeologis tertua mengenai instrumen dawai ditemukan pada relief relief situs [[Mesopotamia]] dan [[Mesir Kuno]] yang berasal dari milenium ke-3 Sebelum Masehi. Instrumen awal umumnya berbentuk busur petik yang dikembangkan dari busur panah, kemudian berkembang menjadi [[harpa]] kuno dan [[lyre]] di [[Yunani Kuno]]. | ||
| Baris 52: | Baris 53: | ||
* '''Slapping:''' Teknik memukul senar bas menggunakan ibu jari untuk menciptakan efek perkusif yang kuat, umum dalam genre [[Funk]]. | * '''Slapping:''' Teknik memukul senar bas menggunakan ibu jari untuk menciptakan efek perkusif yang kuat, umum dalam genre [[Funk]]. | ||
* '''Harmonik:''' Teknik menyentuh titik nodus senar secara ringan tanpa menekannya penuh untuk menghasilkan nada tinggi seperti seruling. | * '''Harmonik:''' Teknik menyentuh titik nodus senar secara ringan tanpa menekannya penuh untuk menghasilkan nada tinggi seperti seruling. | ||
* ''' | * '''Arpeggio:''' Teknik memainkan nada-nada dalam suatu [[akor]] secara berurutan satu per satu, bukan sekaligus. | ||
== Ragam == | == Ragam == | ||
| Baris 71: | Baris 72: | ||
Indonesia memiliki kekayaan budaya instrumen petik tradisional yang tersebar di berbagai pulau: | Indonesia memiliki kekayaan budaya instrumen petik tradisional yang tersebar di berbagai pulau: | ||
* ''' | * '''Sasando:''' [[Alat musik]] petik khas [[Suku Rote]] di [[Nusa Tenggara Timur]] yang menggunakan wadah resonansi dari daun [[lontar]]. | ||
* ''' | * '''Kecapi:''' Alat musik petik Sunda berbentuk kotak kayu yang digunakan dalam musik [[Cianjuran]] dan [[Gamelan Degung]]. | ||
* ''' | * '''Sape' (Sampe):''' Alat musik petik khas [[Suku Dayak]] di [[Kalimantan]] yang dipahat dari satu batang kayu utuh dengan ukiran bermotif khas. | ||
* ''' | * '''Hasapi:''' Alat musik petik tradisional berukuran kecil milik [[Suku Batak]] di [[Sumatra Utara]]. | ||
* ''' | * '''Jungga:''' Alat musik petik tradisional berbentuk menyerupai gitar kecil asal pulau [[Sumba]]. | ||
* ''' | * '''Gambus:''' Alat musik petik khas [[Melayu]] yang mendapat pengaruh kuat dari budaya [[Arab]]. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 85: | Baris 86: | ||
* [[Papan jari]] | * [[Papan jari]] | ||
== | == Referensi == | ||
{{reflist}} | {{reflist}} | ||