Tidak ada ringkasan suntingan
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mipbot (bicara | kontrib)
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related
 
(3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 4: Baris 4:
| image = Latin E.svg
| image = Latin E.svg
| image_caption = Huruf kapital 'E' dan huruf kecil 'e' dalam rupa huruf serif.
| image_caption = Huruf kapital 'E' dan huruf kecil 'e' dalam rupa huruf serif.
| Huruf_sebelumnya = [[D]]
| Huruf_sebelumnya = [[D]]
| Huruf_selanjutnya = [[F]]
| Huruf_selanjutnya = [[F]]
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]]
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]]
Baris 21: Baris 21:


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Akar sejarah huruf "E" dapat ditelusuri kembali ke tulisan [[hieroglif Mesir]] kuno. Leluhur purba dari huruf ini adalah piktogram yang menggambarkan sosok manusia yang sedang berdiri dengan kedua tangan diangkat ke atas (diduga melambangkan orang yang sedang berdoa, bersorak, atau memanggil).  
[[Akar]] sejarah huruf "E" dapat ditelusuri kembali ke tulisan [[hieroglif Mesir]] kuno. Leluhur purba dari huruf ini adalah piktogram yang menggambarkan sosok manusia yang sedang berdiri dengan kedua tangan diangkat ke atas (diduga melambangkan orang yang sedang berdoa, bersorak, atau memanggil).  


Ketika para penutur [[rumpun bahasa Semit]] di Mesir mengadaptasi sistem penulisan ini menjadi [[abjad Proto-Sinaitik]], piktogram ini disederhanakan menjadi bentuk garis yang dinamakan ''hll'' (berarti "perayaan" atau "sorak-sorai"). Bangsa [[Fenisia]] kemudian menyerap simbol ini dan menyederhanakannya lebih lanjut menjadi bentuk yang menyerupai sisir terbalik menghadap ke kiri, dan menamainya ''[[He (huruf Fenisia)|he]]''. Pada abjad Fenisia, huruf ''he'' mewakili bunyi konsonan desis celah-suara nirsuara (/h/), mirip dengan bunyi huruf "H" dalam bahasa Indonesia.
Ketika para penutur [[rumpun bahasa Semit]] di Mesir mengadaptasi sistem penulisan ini menjadi [[abjad Proto-Sinaitik]], piktogram ini disederhanakan menjadi bentuk garis yang dinamakan ''hll'' (berarti "perayaan" atau "sorak-sorai"). Bangsa [[Fenisia]] kemudian menyerap simbol ini dan menyederhanakannya lebih lanjut menjadi bentuk yang menyerupai sisir terbalik menghadap ke kiri, dan menamainya ''[[He (huruf Fenisia)|he]]''. Pada abjad Fenisia, huruf ''he'' mewakili bunyi konsonan desis celah-suara nirsuara (/h/), mirip dengan bunyi huruf "[[H]]" dalam bahasa Indonesia.


Pergeseran drastis fungsi huruf ini terjadi ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia sekitar abad ke-8 SM. Bahasa Yunani tidak terlalu membutuhkan huruf untuk melambangkan konsonan celah-suara, melainkan sangat membutuhkan huruf untuk mewakili bunyi vokal secara mandiri. Oleh karena itu, bangsa Yunani mengambil huruf ''he'', mengubah arahnya hingga menghadap ke kanan (seperti E modern), dan menjadikannya lambang untuk bunyi vokal /e/. Mereka menamai huruf ini ''[[epsilon]]''.
Pergeseran drastis fungsi huruf ini terjadi ketika bangsa [[Yunani kuno]] mengadopsi abjad Fenisia sekitar abad ke-8 SM. [[Bahasa Yunani]] tidak terlalu membutuhkan huruf untuk melambangkan konsonan celah-suara, melainkan sangat membutuhkan huruf untuk mewakili bunyi vokal secara mandiri. Oleh karena itu, bangsa Yunani mengambil huruf ''he'', mengubah arahnya hingga menghadap ke kanan (seperti E modern), dan menjadikannya lambang untuk bunyi vokal /e/. Mereka menamai huruf ini ''[[epsilon]]''.


Bentuk epsilon ini kemudian dipinjam oleh peradaban [[Etruska]] di Semenanjung Italia, yang selanjutnya diwariskan kepada bangsa [[Romawi kuno]]. Bangsa Romawi mempertahankan bentuk dan fungsi vokalnya ke dalam [[bahasa Latin]]. Bentuk ini terus bertahan melewati abad demi abad dan menjadi wujud huruf kapital "E" dalam alfabet Latin modern yang kita kenal sekarang.
Bentuk epsilon ini kemudian dipinjam oleh peradaban [[Etruska]] di Semenanjung Italia, yang selanjutnya diwariskan kepada bangsa [[Romawi kuno]]. Bangsa Romawi mempertahankan bentuk dan fungsi vokalnya ke dalam [[bahasa Latin]]. Bentuk ini terus bertahan melewati abad demi abad dan menjadi wujud huruf kapital "E" dalam alfabet Latin modern yang kita kenal sekarang.
Baris 32: Baris 32:
Bentuk kapital "E" (majuskula) dicirikan oleh satu garis vertikal panjang dengan tiga garis horizontal yang menempel padanya (satu di atas, satu di tengah, dan satu di bawah). Garis horizontal bagian tengah pada berbagai [[rupa huruf]] sering kali digambar sedikit lebih pendek dibandingkan garis atas dan bawahnya secara proporsional.
Bentuk kapital "E" (majuskula) dicirikan oleh satu garis vertikal panjang dengan tiga garis horizontal yang menempel padanya (satu di atas, satu di tengah, dan satu di bawah). Garis horizontal bagian tengah pada berbagai [[rupa huruf]] sering kali digambar sedikit lebih pendek dibandingkan garis atas dan bawahnya secara proporsional.


Huruf kecil "e" (minuskula) memiliki sejarah evolusi yang sedikit berbeda. Mulai dari periode tulisan unksial (''uncial'') pada masa [[Romawi Kuno]], para juru tulis menulis huruf E dengan satu lengkungan besar (seperti huruf "C") dan satu garis kecil melintang di tengahnya. Pada era pengembangan tulisan Karoling (''Carolingian minuscule'') di [[Abad Pertengahan]], garis melintang tersebut perlahan menyambung ke lengkungan atas, membentuk ruang tertutup yang dalam istilah tipografi disebut sebagai "mata" (''eye''), sementara lengkungan bawahnya dibiarkan terbuka (''bowl'').  
[[Huruf]] kecil "e" (minuskula) memiliki sejarah evolusi yang sedikit berbeda. Mulai dari periode tulisan unksial (''uncial'') pada masa [[Romawi Kuno]], para juru tulis menulis huruf E dengan satu lengkungan besar (seperti huruf "[[C]]") dan satu garis kecil melintang di tengahnya. Pada era pengembangan tulisan Karoling (''Carolingian minuscule'') di [[Abad Pertengahan]], garis melintang tersebut perlahan menyambung ke lengkungan atas, membentuk ruang tertutup yang dalam istilah tipografi disebut sebagai "mata" (''eye''), sementara lengkungan bawahnya dibiarkan terbuka (''bowl'').  


Desain huruf "e" kecil modern dianggap sebagai salah satu tolok ukur utama dalam merancang sebuah rupa huruf (''font''), karena proporsi "mata" dan ketebalan garis lengkungannya sangat memengaruhi seberapa mudah sebuah teks dapat dibaca (''legibility'').
Desain huruf "e" kecil modern dianggap sebagai salah satu tolok ukur utama dalam merancang sebuah rupa huruf (''font''), karena proporsi "mata" dan ketebalan garis lengkungannya sangat memengaruhi seberapa mudah sebuah teks dapat dibaca (''legibility'').
Baris 39: Baris 39:
=== Dalam bahasa ===
=== Dalam bahasa ===
* '''Bahasa Indonesia''': Memiliki dua pelafalan utama. Yang pertama adalah bunyi ''taling'' /e/ (seperti "enak", "lele"). Yang kedua adalah bunyi ''pepet'' /ə/ (seperti "elang", "keras"). Dalam beberapa kamus baku atau buku pelajaran kuno, vokal taling terkadang ditandai dengan diakritik (é) untuk membedakannya dari vokal pepet, meskipun tanda ini tidak baku dalam ejaan sehari-hari.
* '''Bahasa Indonesia''': Memiliki dua pelafalan utama. Yang pertama adalah bunyi ''taling'' /e/ (seperti "enak", "lele"). Yang kedua adalah bunyi ''pepet'' /ə/ (seperti "elang", "keras"). Dalam beberapa kamus baku atau buku pelajaran kuno, vokal taling terkadang ditandai dengan diakritik (é) untuk membedakannya dari vokal pepet, meskipun tanda ini tidak baku dalam ejaan sehari-hari.
* '''Bahasa Inggris''': "E" adalah huruf paling umum dalam bahasa Inggris (mencapai sekitar 11-13% dari seluruh teks). Huruf ini dapat berbunyi /iː/ (seperti ''me''), /ɛ/ (seperti ''bed''), atau tidak dibunyikan sama sekali (''silent e''). Huruf "e" bisu yang berada di akhir kata sering kali berfungsi untuk memperpanjang atau mengubah bunyi huruf vokal sebelumnya (fenomena ''magic E''), contohnya pada kata ''bit'' (/bɪt/) yang menjadi ''bite'' (/baɪt/).
* '''Bahasa Inggris''': "E" adalah huruf paling umum dalam bahasa Inggris (mencapai sekitar 11-13% dari seluruh teks). [[Huruf]] ini dapat berbunyi /iː/ (seperti ''me''), /ɛ/ (seperti ''bed''), atau tidak dibunyikan sama sekali (''silent e''). Huruf "e" bisu yang berada di akhir kata sering kali berfungsi untuk memperpanjang atau mengubah bunyi huruf vokal sebelumnya (fenomena ''magic E''), contohnya pada kata ''bit'' (/bɪt/) yang menjadi ''bite'' (/baɪt/).
* '''Bahasa Prancis''': Huruf E dapat dimodifikasi dengan berbagai diakritik untuk menghasilkan bunyi yang spesifik, seperti ''accent aigu'' (é), ''accent grave'' (è), atau ''circonflexe'' (ê).
* '''Bahasa Prancis''': Huruf E dapat dimodifikasi dengan berbagai diakritik untuk menghasilkan bunyi yang spesifik, seperti ''accent aigu'' (é), ''accent grave'' (è), atau ''circonflexe'' (ê).


=== Dalam berbagai bidang teknis ===
=== Dalam berbagai bidang teknis ===
* '''Matematika''':
* '''Matematika''':
** Huruf kecil $e$ melambangkan '''[[Konstanta Euler]]''' (angka Euler), yaitu sebuah konstanta matematika tak rasional yang bernilai kira-kira 2,71828. Ini adalah basis dari logaritma natural.
** [[Huruf]] kecil $e$ melambangkan '''Konstanta Euler''' (angka Euler), yaitu sebuah konstanta matematika tak rasional yang bernilai kira-kira 2,71828. Ini adalah basis dari logaritma natural.
** Dalam format sains pada kalkulator, E kapital melambangkan eksponen sepuluh (misalnya $5E2$ berarti $5 \times 10^2$).
** Dalam format sains pada kalkulator, E kapital melambangkan eksponen sepuluh (misalnya $5E2$ berarti $5 \times 10^2$).
* '''Fisika''':
* '''Fisika''':
** $E$ adalah variabel universal untuk melambangkan '''[[Energi]]''', seperti yang terdapat pada rumus kesetaraan massa-energi [[Albert Einstein]], yaitu $E = mc^2$.
** $E$ adalah variabel universal untuk melambangkan '''Energi''', seperti yang terdapat pada rumus kesetaraan massa-energi [[Albert Einstein]], yaitu $E = mc^2$.
** $e$ kecil adalah simbol untuk '''[[elektron]]''', partikel subatomik bermuatan negatif, dan juga merupakan lambang muatan elementer.
** $e$ kecil adalah simbol untuk '''elektron''', partikel subatomik bermuatan negatif, dan juga merupakan lambang muatan elementer.
** $E$ juga melambangkan [[medan listrik]] (''Electric field'').
** $E$ juga melambangkan [[medan listrik]] (''Electric field'').
* '''Sistem penilaian''': E biasanya merupakan predikat akademis yang menandakan kegagalan atau "sangat kurang", posisinya berada di bawah nilai D. (Di beberapa negara, E digantikan oleh huruf F).
* '''Sistem penilaian''': E biasanya merupakan predikat akademis yang menandakan kegagalan atau "sangat kurang", posisinya berada di bawah nilai [[D]]. (Di beberapa negara, E digantikan oleh huruf [[F]]).
* '''Komputasi''': Dalam sistem bilangan [[Heksadesimal]], E bernilai 14.
* '''Komputasi''': Dalam sistem bilangan [[Heksadesimal]], E bernilai 14.
* '''Musik''': E adalah nama [[nada]] ketiga (Mi) dalam sistem tangga nada diatonik C mayor.
* '''Musik''': E adalah nama [[nada]] ketiga (Mi) dalam sistem tangga nada diatonik [[C]] mayor.


== Kode komputasi ==
== Kode komputasi ==
Baris 72: Baris 72:
| Unicode
| Unicode
| 69
| 69
| U+0045
| [[U]]+0045
| 101
| 101
| U+0065
| U+0065
Baris 114: Baris 114:
[[Kategori:Tipografi]]
[[Kategori:Tipografi]]


{{#related: Abad Pertengahan}}
{{#related: Perangkat lunak audio digital}}
{{#related: Abjad Fenisia}}
{{#related: Vokal}}
{{#related: Abjad Proto-Sinaitik}}
{{#related: Mippedia Data}}