L: Perbedaan antara revisi
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related |
||
| (3 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Huruf kedua belas dan konsonan kesembilan dalam alfabet Latin}} | |||
{{Infobox huruf | {{Infobox huruf | ||
| Nama = L | | Nama = L | ||
| Baris 18: | Baris 19: | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Akar evolusi huruf L dapat ditelusuri sejauh masa [[Mesir Kuno]]. Piktogram tertua yang diyakini sebagai bentuk awal huruf ini adalah sebuah [[hieroglif Mesir]] yang menggambarkan wujud sebatang tongkat dengan ujung melengkung, yang menyerupai tongkat gembala atau kail. | [[Akar]] evolusi huruf L dapat ditelusuri sejauh masa [[Mesir Kuno]]. Piktogram tertua yang diyakini sebagai bentuk awal huruf ini adalah sebuah [[hieroglif Mesir]] yang menggambarkan wujud sebatang tongkat dengan ujung melengkung, yang menyerupai tongkat gembala atau kail. | ||
Ketika para pekerja penutur bahasa Semit di Mesir mengadaptasi lambang ini ke dalam [[abjad Proto-Sinaitik]] sekitar milenium kedua SM, mereka mempertahankan bentuk dan makna tongkat gembala tersebut. Bangsa [[Fenisia]] kemudian menyempurnakan bentuknya menjadi sebuah sudut tumpul yang menghadap ke kanan atau bawah, dan menamainya ''[[lamed]]'' (yang secara harfiah diperkirakan bermakna "kail", "tongkat", atau "pecut"). Huruf ''lamed'' secara konsisten digunakan untuk melambangkan bunyi konsonan /l/. | Ketika para pekerja penutur bahasa Semit di Mesir mengadaptasi lambang ini ke dalam [[abjad Proto-Sinaitik]] sekitar milenium kedua SM, mereka mempertahankan bentuk dan makna tongkat gembala tersebut. Bangsa [[Fenisia]] kemudian menyempurnakan bentuknya menjadi sebuah sudut tumpul yang menghadap ke kanan atau bawah, dan menamainya ''[[lamed]]'' (yang secara harfiah diperkirakan bermakna "kail", "tongkat", atau "pecut"). [[Huruf]] ''lamed'' secara konsisten digunakan untuk melambangkan bunyi konsonan /l/. | ||
Saat peradaban [[Yunani kuno]] menyerap abjad Fenisia, mereka mengambil huruf ''lamed'' dan menyesuaikan namanya menjadi ''[[lambda]]'' (Λ atau λ). Pada prasasti-prasasti Yunani awal, bentuk ''lambda'' masih sangat bervariasi; beberapa menuliskannya menyerupai sudut siku-siku menghadap atas, sementara beberapa wilayah menggunakan sudut yang lebih tumpul. Pada akhirnya, bentuk baku ''lambda'' klasik dalam bahasa Yunani ditetapkan menjadi sebuah sudut runcing yang menghadap ke atas (seperti atap rumah tanpa alas). | Saat peradaban [[Yunani kuno]] menyerap abjad Fenisia, mereka mengambil huruf ''lamed'' dan menyesuaikan namanya menjadi ''[[lambda]]'' (Λ atau λ). Pada prasasti-prasasti Yunani awal, bentuk ''lambda'' masih sangat bervariasi; beberapa menuliskannya menyerupai sudut siku-siku menghadap atas, sementara beberapa wilayah menggunakan sudut yang lebih tumpul. Pada akhirnya, bentuk baku ''lambda'' klasik dalam bahasa Yunani ditetapkan menjadi sebuah sudut runcing yang menghadap ke atas (seperti atap rumah tanpa alas). | ||
| Baris 29: | Baris 30: | ||
Bentuk huruf majuskula (kapital) "L" terdiri dari satu tiang lurus vertikal (''stem'') yang bertemu secara siku-siku di bagian bawah dengan sebuah garis horizontal pendek yang menjorok ke kanan (''arm'' atau ''leg''). | Bentuk huruf majuskula (kapital) "L" terdiri dari satu tiang lurus vertikal (''stem'') yang bertemu secara siku-siku di bagian bawah dengan sebuah garis horizontal pendek yang menjorok ke kanan (''arm'' atau ''leg''). | ||
Sebaliknya, bentuk huruf minuskula (kecil) "l" adalah yang paling sederhana dalam alfabet Latin modern, sering kali hanya berupa satu garis lurus vertikal memanjang (''ascender''). Kesederhanaan desain huruf "l" kecil ini sering menjadi sumber masalah tipografis (kebingungan visual), terutama pada rupa huruf tanpa kait (''[[sans-serif]]'') modern seperti [[Arial]] atau [[Helvetica]]. Dalam rupa huruf tersebut, bentuk huruf "l" kecil (el) terlihat nyaris identik dan tidak dapat dibedakan dengan huruf "I" kapital (i) maupun angka "1". | Sebaliknya, bentuk huruf minuskula (kecil) "l" adalah yang paling sederhana dalam alfabet Latin modern, sering kali hanya berupa satu garis lurus vertikal memanjang (''ascender''). Kesederhanaan desain huruf "l" kecil ini sering menjadi sumber masalah tipografis (kebingungan visual), terutama pada rupa huruf tanpa kait (''[[sans-serif]]'') modern seperti [[Arial]] atau [[Helvetica]]. Dalam rupa huruf tersebut, bentuk huruf "l" kecil (el) terlihat nyaris identik dan tidak dapat dibedakan dengan huruf "[[I]]" kapital (i) maupun angka "1". | ||
Untuk mengatasi kerancuan ini, banyak perancang rupa huruf pada era modern mulai mengembalikan unsur kait atau terminal pada huruf "l" kecil. Pada rupa huruf serif (seperti [[Times New Roman]]), huruf "l" memiliki kait pendek di ujung atas sebelah kiri dan kait penopang di bawah. Selain itu, pada bidang spesifik seperti penulisan matematika dan fisika, huruf l sering ditulis menggunakan variasi naskah kursif dengan celah melingkar, yaitu "ℓ" (simbol skrip l), agar terhindar dari kebingungan dengan angka 1. | Untuk mengatasi kerancuan ini, banyak perancang rupa huruf pada era modern mulai mengembalikan unsur kait atau terminal pada huruf "l" kecil. Pada rupa huruf serif (seperti [[Times New Roman]]), huruf "l" memiliki kait pendek di ujung atas sebelah kiri dan kait penopang di bawah. Selain itu, pada bidang spesifik seperti penulisan matematika dan fisika, huruf l sering ditulis menggunakan variasi naskah kursif dengan celah melingkar, yaitu "ℓ" (simbol skrip l), agar terhindar dari kebingungan dengan angka 1. | ||
| Baris 35: | Baris 36: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Dalam bahasa === | === Dalam bahasa === | ||
* '''Bahasa Indonesia''': Huruf L dilafalkan murni sebagai konsonan lateral /l/, di mana udara mengalir melalui sisi-sisi lidah sementara ujung lidah menekan bagian belakang gigi atau gusi atas. | * '''Bahasa Indonesia''': [[Huruf]] L dilafalkan murni sebagai konsonan lateral /l/, di mana udara mengalir melalui sisi-sisi lidah sementara ujung lidah menekan bagian belakang gigi atau gusi atas. | ||
* '''Bahasa Inggris''': Huruf L memiliki dua varian pelafalan utama (alofon). Varian pertama adalah "L terang" (''light L'') yang diucapkan murni sebagai /l/ apabila berada di awal kata atau mendahului huruf vokal (seperti pada ''light'', ''lip''). Varian kedua adalah "L gelap" (''dark L'' atau ''velarized L''), dilambangkan sebagai /ɫ/, yang diucapkan dengan pangkal lidah ditarik lebih ke belakang menuju langit-langit lembut, yang terjadi bila L berada di akhir kata atau sebelum konsonan (seperti pada ''bell'', ''milk'', ''fall''). Pada beberapa kata, L berubah menjadi huruf senyap (''silent letter'') dan tidak dibunyikan (seperti pada ''half'', ''walk'', ''salmon''). | * '''Bahasa Inggris''': Huruf L memiliki dua varian pelafalan utama (alofon). Varian pertama adalah "L terang" (''light L'') yang diucapkan murni sebagai /l/ apabila berada di awal kata atau mendahului huruf vokal (seperti pada ''light'', ''lip''). Varian kedua adalah "L gelap" (''dark L'' atau ''velarized L''), dilambangkan sebagai /ɫ/, yang diucapkan dengan pangkal lidah ditarik lebih ke belakang menuju langit-langit lembut, yang terjadi bila L berada di akhir kata atau sebelum konsonan (seperti pada ''bell'', ''milk'', ''fall''). Pada beberapa kata, L berubah menjadi huruf senyap (''silent letter'') dan tidak dibunyikan (seperti pada ''half'', ''walk'', ''salmon''). | ||
* '''Bahasa Spanyol''': Gabungan dua huruf L (dwihuruf ''ll'') melambangkan konsonan hampiran sisi langit-langit (/ʎ/). Namun, fenomena pergeseran bahasa yang disebut ''yeísmo'' menyebabkan dwihuruf ini secara luas diucapkan menyerupai huruf Y (/j/) di mayoritas wilayah Amerika Latin dan bagian selatan Spanyol (contohnya, ''llama'' dibaca "yama"). | * '''Bahasa Spanyol''': Gabungan dua huruf L (dwihuruf ''ll'') melambangkan konsonan hampiran sisi langit-langit (/ʎ/). Namun, fenomena pergeseran bahasa yang disebut ''yeísmo'' menyebabkan dwihuruf ini secara luas diucapkan menyerupai huruf [[Y]] (/j/) di mayoritas wilayah Amerika Latin dan bagian selatan Spanyol (contohnya, ''llama'' dibaca "yama"). | ||
* '''Bahasa Wales''': Dalam [[bahasa Wales]], digraf ''ll'' digunakan untuk melambangkan [[konsonan desis sisi rongga-gigi nirsuara]] (/ɬ/), sebuah bunyi mendesis unik yang dihasilkan dengan meniupkan udara ke sisi-sisi lidah. | * '''Bahasa Wales''': Dalam [[bahasa Wales]], digraf ''ll'' digunakan untuk melambangkan [[konsonan desis sisi rongga-gigi nirsuara]] (/ɬ/), sebuah bunyi mendesis unik yang dihasilkan dengan meniupkan udara ke sisi-sisi lidah. | ||
=== Dalam berbagai bidang teknis === | === Dalam berbagai bidang teknis === | ||
* '''Sistem Pengukuran''': | * '''Sistem Pengukuran''': | ||
** Huruf "L" atau "l" kapital dan huruf kursif "ℓ" adalah simbol resmi untuk ''' | ** [[Huruf]] "L" atau "l" kapital dan huruf kursif "ℓ" adalah simbol resmi untuk '''Liter''', yaitu satuan metrik untuk volume cairan. (Kapital L sering direkomendasikan untuk menghindari kebingungan dengan angka 1). | ||
** "L" merujuk pada label ukuran pakaian '''''Large''''' (Besar), yang ukurannya berada di atas M (''Medium'') dan di bawah XL (''Extra Large''). | ** "L" merujuk pada label ukuran pakaian '''''Large''''' (Besar), yang ukurannya berada di atas [[M]] (''Medium'') dan di bawah XL (''Extra Large''). | ||
* '''Ilmu Sains''': | * '''Ilmu Sains''': | ||
** Dalam [[Fisika]], huruf $L$ mewakili variabel untuk '''momentum sudut''' dalam mekanika. | ** Dalam [[Fisika]], huruf $L$ mewakili variabel untuk '''momentum sudut''' dalam mekanika. | ||
** Dalam teknik kelistrikan, $L$ melambangkan besaran ''' | ** Dalam teknik kelistrikan, $L$ melambangkan besaran '''Induktansi''' (untuk menghormati ilmuwan [[Heinrich Lenz]]). | ||
** $L$ dan $l$ secara umum melambangkan besaran '''Panjang''' (berasal dari kata bahasa Inggris ''Length''). | ** $L$ dan $l$ secara umum melambangkan besaran '''Panjang''' (berasal dari kata bahasa Inggris ''Length''). | ||
* '''Matematika dan Angka''': Dalam penomoran kuno ''' | * '''Matematika dan Angka''': Dalam penomoran kuno '''Angka Romawi''', huruf L kapital digunakan untuk melambangkan nilai angka 50. | ||
* '''Lalu Lintas''': Di banyak negara persemakmuran Inggris (seperti Inggris Raya dan Australia), pelat kendaraan bertuliskan huruf "L" merah menandakan kendaraan tersebut dikemudikan oleh ''Learner'' (pelajar atau pengemudi pemula yang sedang dalam masa percobaan). | * '''Lalu Lintas''': Di banyak negara persemakmuran Inggris (seperti Inggris Raya dan Australia), pelat kendaraan bertuliskan huruf "L" merah menandakan kendaraan tersebut dikemudikan oleh ''Learner'' (pelajar atau pengemudi pemula yang sedang dalam masa percobaan). | ||
| Baris 69: | Baris 70: | ||
| Unicode | | Unicode | ||
| 76 | | 76 | ||
| U+004C | | [[U]]+004C | ||
| 108 | | 108 | ||
| U+006C | | U+006C | ||
| Baris 111: | Baris 112: | ||
[[Kategori:Tipografi]] | [[Kategori:Tipografi]] | ||
{{#related: | {{#related: Perangkat lunak audio digital}} | ||
{{#related: | {{#related: Vokal}} | ||
{{#related: | {{#related: Mippedia Data}} | ||