Lompat ke isi

Internet: Perbedaan antara revisi

Dari Mippedia bahasa Indonesia, ensiklopedia umum
k 🤖 Sync metadata: Sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan rangkaian protokol standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{SHORTDESC:Sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan rangkaian protokol standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia}}
{{SHORTDESC:Sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan rangkaian protokol standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia}}
'''Internet''' adalah sistem [[jaringan komputer]] global yang saling terhubung menggunakan rangkaian [[protokol]] standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Internet memungkinkan pertukaran data, komunikasi, dan akses informasi secara luas melalui berbagai layanan, seperti [[World Wide Web]], surat elektronik, dan pemindahan berkas. Sebagai infrastruktur komunikasi utama era modern, Internet berperan penting dalam bidang [[pendidikan]], [[ekonomi]], [[pemerintahan]], dan [[budaya]] global.
'''Internet''' adalah sistem [[jaringan komputer]] global yang saling terhubung menggunakan rangkaian [[protokol]] standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Internet memungkinkan pertukaran data, komunikasi, dan akses informasi secara luas melalui berbagai layanan, seperti [[World Wide Web]], surat elektronik, dan pemindahan berkas. Sebagai infrastruktur komunikasi utama era modern, Internet berperan penting dalam bidang [[pendidikan]], [[ekonomi]], [[pemerintahan]], dan [[budaya]] global.
[[Berkas:Jaringan Internet.webp|jmpl|Gambaran umum sebuah jaringan internet yang saling berhubungan satu sama lain]]


Internet tidak dimiliki atau dikendalikan oleh satu entitas tunggal, melainkan dikelola secara terdesentralisasi melalui kerja sama berbagai organisasi, penyedia layanan, dan komunitas teknis internasional.
Internet tidak dimiliki atau dikendalikan oleh satu entitas tunggal, melainkan dikelola secara terdesentralisasi melalui kerja sama berbagai organisasi, penyedia layanan, dan komunitas teknis internasional.
Baris 77: Baris 79:
* [[Teknologi informasi]]
* [[Teknologi informasi]]
* [[Komunikasi digital]]
* [[Komunikasi digital]]
{{#related: ARPANET}}
{{#related: Browser web}}
{{#related: Budaya}}

Revisi terkini sejak 11 Agustus 2026 13.31

Internet adalah sistem jaringan komputer global yang saling terhubung menggunakan rangkaian protokol standar untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Internet memungkinkan pertukaran data, komunikasi, dan akses informasi secara luas melalui berbagai layanan, seperti World Wide Web, surat elektronik, dan pemindahan berkas. Sebagai infrastruktur komunikasi utama era modern, Internet berperan penting dalam bidang pendidikan, ekonomi, pemerintahan, dan budaya global.

Gambaran umum sebuah jaringan internet yang saling berhubungan satu sama lain

Internet tidak dimiliki atau dikendalikan oleh satu entitas tunggal, melainkan dikelola secara terdesentralisasi melalui kerja sama berbagai organisasi, penyedia layanan, dan komunitas teknis internasional.

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Istilah Internet berasal dari gabungan kata interconnected network yang berarti "jaringan yang saling terhubung". Dalam penggunaan umum, kata ini merujuk pada jaringan global berbasis protokol TCP/IP. Penulisan kata "Internet" dengan huruf kapital digunakan untuk membedakannya dari jaringan intern (internetwork) lainnya.

Asal-usul

[sunting | sunting sumber]

Cikal bakal Internet bermula pada akhir dekade 1960-an melalui proyek ARPANET yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui badan risetnya. Tujuan awalnya adalah membangun jaringan komunikasi yang andal dan mampu bertahan dari gangguan.

Pada tahun 1970-an, konsep packet switching mulai diterapkan secara luas, memungkinkan data dipecah menjadi paket-paket kecil yang dikirim melalui berbagai rute jaringan.

Perkembangan protokol

[sunting | sunting sumber]

Tonggak penting dalam sejarah Internet terjadi pada 1 Januari 1983, ketika ARPANET secara resmi mengadopsi protokol TCP/IP sebagai standar komunikasi. Peristiwa ini sering dianggap sebagai kelahiran Internet modern.

Era World Wide Web

[sunting | sunting sumber]

Pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Tim Berners-Lee mengembangkan konsep World Wide Web di CERN. Teknologi ini memperkenalkan penggunaan hypertext, URL, dan browser web, yang mendorong pertumbuhan pesat Internet di kalangan publik.

Arsitektur dan teknologi

[sunting | sunting sumber]

Internet tersusun atas jaringan-jaringan otonom yang saling terhubung. Struktur ini memungkinkan pertukaran data secara global tanpa pusat kendali tunggal.

Komunikasi di Internet bergantung pada kumpulan protokol yang dikenal sebagai Internet Protocol Suite, yang meliputi:

Infrastruktur

[sunting | sunting sumber]

Infrastruktur Internet mencakup kabel serat optik, satelit komunikasi, pusat data, dan router. Kabel bawah laut berperan penting dalam menghubungkan benua-benua.

Layanan Internet

[sunting | sunting sumber]

Internet menyediakan berbagai layanan yang mendukung komunikasi dan pertukaran informasi, antara lain:

Akses Internet

[sunting | sunting sumber]

Akses ke Internet disediakan oleh penyedia layanan Internet melalui berbagai teknologi, seperti:

  • Sambungan kabel
  • Jaringan serat optik
  • Jaringan seluler
  • Akses satelit

Tingkat akses Internet bervariasi antarwilayah dan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, geografis, dan kebijakan publik.

Dampak sosial dan ekonomi

[sunting | sunting sumber]

Internet membawa dampak signifikan terhadap masyarakat global. Di bidang ekonomi, Internet mendorong pertumbuhan perdagangan elektronik dan ekonomi digital. Dalam bidang sosial, Internet memengaruhi cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan membentuk komunitas.

Namun, Internet juga menimbulkan tantangan, seperti kesenjangan digital, penyebaran informasi keliru, dan isu privasi.

Tata kelola Internet

[sunting | sunting sumber]

Tata kelola Internet dilakukan secara multistakeholder yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, organisasi internasional, dan komunitas teknis. Organisasi yang berperan penting meliputi:

Keamanan dan privasi

[sunting | sunting sumber]

Keamanan Internet mencakup upaya perlindungan data dan sistem dari ancaman siber, seperti peretasan dan malware. Privasi pengguna menjadi isu penting seiring meningkatnya pertukaran data daring.

Perkembangan dan masa depan

[sunting | sunting sumber]

Perkembangan Internet terus berlanjut dengan munculnya teknologi seperti Internet of Things, jaringan 5G, dan kecerdasan buatan. Inovasi ini diperkirakan akan memperluas peran Internet dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]