Peran: Perbedaan antara revisi
k 🤖 Sync metadata: Kumpulan perilaku, hak, dan kewajiban yang diharapkan dari seseorang dalam konteks tertentu Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related |
||
| (3 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Kumpulan perilaku, hak, dan kewajiban yang diharapkan dari seseorang dalam konteks tertentu}} | {{SHORTDESC:Kumpulan perilaku, hak, dan kewajiban yang diharapkan dari seseorang dalam konteks tertentu}} | ||
{{hatnote|Artikel ini bukan membahas tentang [[Aktor]].}}'''Peran''' {{lang|Inggris|''role''}} adalah kumpulan perilaku, hak, kewajiban, dan harapan yang melekat pada individu dalam situasi sosial atau konteks artistik tertentu. Dalam kehidupan bermasyarakat, peran merupakan aspek dinamis dari [[status sosial]], di mana seseorang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukan yang dimilikinya. | {{hatnote|Artikel ini bukan membahas tentang [[Aktor]].}}'''Peran''' {{lang|Inggris|''role''}} adalah kumpulan perilaku, hak, kewajiban, dan harapan yang melekat pada individu dalam situasi sosial atau konteks artistik tertentu. Dalam kehidupan bermasyarakat, peran merupakan aspek dinamis dari [[status sosial]], di mana seseorang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukan yang dimilikinya. | ||
[[Berkas:Klinik ilustrasi peran.jpg|jmpl|Seorang anak kecil yang sedang bermain peran sebagai seorang dokter yang sedang mengobati boneka yang dia jadikan sebagai seolah - olah pasien yang sedang dia obati]] | |||
Dalam konteks [[seni pertunjukan]], peran atau '''lakon''' merujuk pada karakter atau identitas fiktif yang dibawakan oleh seorang [[aktor]]. Peran berfungsi sebagai jembatan antara naskah (ide) dengan penonton melalui interpretasi fisik dan emosional. | Dalam konteks [[seni pertunjukan]], peran atau '''lakon''' merujuk pada karakter atau identitas fiktif yang dibawakan oleh seorang [[aktor]]. Peran berfungsi sebagai jembatan antara naskah (ide) dengan penonton melalui interpretasi fisik dan emosional. | ||
| Baris 10: | Baris 12: | ||
* '''Ketegangan Peran (''Role Strain''):''' Kesulitan yang timbul ketika sebuah peran tunggal memiliki tuntutan yang sangat berat atau kontradiktif. | * '''Ketegangan Peran (''Role Strain''):''' Kesulitan yang timbul ketika sebuah peran tunggal memiliki tuntutan yang sangat berat atau kontradiktif. | ||
== Perspektif Seni Peran == | == Perspektif [[Seni]] Peran == | ||
Dalam [[dramaturgi]] dan [[perfilman]], peran diklasifikasikan berdasarkan bobot narasi dan fungsinya dalam cerita: | Dalam [[dramaturgi]] dan [[perfilman]], peran diklasifikasikan berdasarkan bobot narasi dan fungsinya dalam cerita: | ||
| Baris 19: | Baris 21: | ||
=== Berdasarkan Fungsi Naratif === | === Berdasarkan Fungsi Naratif === | ||
* ''' | * '''Protagonis:''' Peran yang menggerakkan cerita menuju tujuan tertentu. | ||
* ''' | * '''Antagonis:''' Peran yang memberikan rintangan atau konflik terhadap tokoh utama. | ||
* '''Deuteragonis:''' Karakter kedua yang paling penting, sering kali merupakan pendamping atau sahabat tokoh utama. | * '''Deuteragonis:''' Karakter kedua yang paling penting, sering kali merupakan pendamping atau sahabat tokoh utama. | ||
| Baris 38: | Baris 40: | ||
[[Kategori:Seni pertunjukan]] | [[Kategori:Seni pertunjukan]] | ||
[[Kategori:Istilah perfilman]] | [[Kategori:Istilah perfilman]] | ||
{{#related:Status sosial}} | |||
{{#related:Sosialisasi}} | {{#related: Status sosial}} | ||
{{#related:Interaksi sosial}} | {{#related: Sosialisasi}} | ||
{{#related: Interaksi sosial}} | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 12.57
Peran bahasa Inggris: 'role' adalah kumpulan perilaku, hak, kewajiban, dan harapan yang melekat pada individu dalam situasi sosial atau konteks artistik tertentu. Dalam kehidupan bermasyarakat, peran merupakan aspek dinamis dari status sosial, di mana seseorang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukan yang dimilikinya.

Dalam konteks seni pertunjukan, peran atau lakon merujuk pada karakter atau identitas fiktif yang dibawakan oleh seorang aktor. Peran berfungsi sebagai jembatan antara naskah (ide) dengan penonton melalui interpretasi fisik dan emosional.
Perspektif Sosiologi
[sunting | sunting sumber]Dalam teori sosiologi, peran dipandang sebagai kerangka kerja yang mengatur interaksi antarmanusia:
- Ekspektasi Peran: Harapan masyarakat mengenai bagaimana seseorang seharusnya berperilaku dalam posisi tertentu (misalnya, peran sebagai guru atau orang tua).
- Konflik Peran: Situasi yang terjadi ketika individu menghadapi tuntutan yang bertentangan dari dua atau lebih peran yang dijalankannya secara bersamaan.
- Ketegangan Peran (Role Strain): Kesulitan yang timbul ketika sebuah peran tunggal memiliki tuntutan yang sangat berat atau kontradiktif.
Perspektif Seni Peran
[sunting | sunting sumber]Dalam dramaturgi dan perfilman, peran diklasifikasikan berdasarkan bobot narasi dan fungsinya dalam cerita:
Berdasarkan Bobot Karakter
[sunting | sunting sumber]- Peran Utama (Lead Role): Karakter sentral yang menjadi fokus utama dalam alur cerita (protagonis atau antagonis).
- Peran Pendukung (Supporting Role): Karakter yang membantu mengembangkan cerita atau memberikan kontras bagi peran utama.
- Figuran (Extra): Peran tanpa dialog yang berfungsi sebagai latar belakang untuk menciptakan suasana realistik.
Berdasarkan Fungsi Naratif
[sunting | sunting sumber]- Protagonis: Peran yang menggerakkan cerita menuju tujuan tertentu.
- Antagonis: Peran yang memberikan rintangan atau konflik terhadap tokoh utama.
- Deuteragonis: Karakter kedua yang paling penting, sering kali merupakan pendamping atau sahabat tokoh utama.
Proses Pengambilan Peran
[sunting | sunting sumber]Proses seorang individu dalam mengadopsi sebuah peran melibatkan beberapa tahapan psikologis:
- Persiapan (Preparation): Mempelajari norma atau naskah yang berkaitan dengan peran tersebut.
- Internalisasi: Proses mendalam di mana individu mulai mempercayai dan merasakan karakteristik peran sebagai bagian dari identitas sementaranya.
- Performa: Tahap aktualisasi di mana peran tersebut ditampilkan kepada audiens atau masyarakat.
Lihat Pula
[sunting | sunting sumber]