J: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Infobox huruf | Nama = J | image = Latin J.svg | image_caption = Huruf kapital 'J' dan huruf kecil 'j' dalam rupa huruf serif. | Sistem_penulisan = Alfabet Latin | Jenis = Huruf konsonan | Alfabet_asal = Hieroglif Mesir (lengan/tangan)<br>↳ Abjad Proto-Sinaitik<br> ↳ Abjad Fenisia (Yod)<br> ↳ Alfabet Yunani (Iota)<br> ↳ Alfabet Etruska kuno<br> &n...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot: Memperbaiki format dan melengkapi tag #related |
||
| (5 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Huruf kesepuluh dan konsonan ketujuh dalam alfabet Latin}} | |||
{{Infobox huruf | {{Infobox huruf | ||
| Nama = J | | Nama = J | ||
| image = Latin J.svg | | image = Latin J.svg | ||
| image_caption = Huruf kapital 'J' dan huruf kecil 'j' dalam rupa huruf serif. | | image_caption = Huruf kapital 'J' dan huruf kecil 'j' dalam rupa huruf serif. | ||
| Huruf_sebelumnya = [[I]] | |||
| Huruf_selanjutnya = [[K]] | |||
| Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]] | | Sistem_penulisan = [[Alfabet Latin]] | ||
| Jenis = [[Huruf konsonan]] | | Jenis = [[Huruf konsonan]] | ||
| Baris 15: | Baris 18: | ||
'''J''' atau '''j''' adalah huruf kesepuluh dan [[huruf konsonan]] ketujuh dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini melambangkan [[konsonan gesek pascarongga-gigi bersuara]] yang diucapkan sebagai /dʒ/ (mirip dengan awalan kata "jalan" dan "jujur"). | '''J''' atau '''j''' adalah huruf kesepuluh dan [[huruf konsonan]] ketujuh dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini melambangkan [[konsonan gesek pascarongga-gigi bersuara]] yang diucapkan sebagai /dʒ/ (mirip dengan awalan kata "jalan" dan "jujur"). | ||
Huruf J merupakan salah satu huruf yang paling akhir (paling muda) ditambahkan ke dalam alfabet Latin. Selama berabad-abad, huruf ini hanyalah variasi tulisan tangan dari huruf [[I]]. Di zaman modern, pelafalan huruf J sangat bervariasi di berbagai bahasa penjuru dunia—mulai dari dibunyikan sebagai /j/ seperti huruf "Y" dalam bahasa Jerman, hingga dibunyikan sebagai /h/ dalam bahasa Spanyol. | [[Huruf]] J merupakan salah satu huruf yang paling akhir (paling muda) ditambahkan ke dalam alfabet Latin. Selama berabad-abad, huruf ini hanyalah variasi tulisan tangan dari huruf [[I]]. Di zaman modern, pelafalan huruf J sangat bervariasi di berbagai bahasa penjuru dunia—mulai dari dibunyikan sebagai /j/ seperti huruf "[[Y]]" dalam bahasa Jerman, hingga dibunyikan sebagai /h/ dalam bahasa Spanyol. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Sejarah penciptaan huruf J tidak dapat dipisahkan dari huruf [[I]], karena pada dasarnya J adalah anak turunan langsung dari huruf tersebut. Pada masa [[Romawi kuno]], alfabet [[bahasa Latin]] klasik tidak memiliki huruf J. Huruf I digunakan secara bergantian untuk melambangkan dua hal: bunyi vokal /i/ (seperti pada kata ''Iulius'') dan konsonan hampiran /j/ (seperti y pada kata "yakin"). | Sejarah penciptaan huruf J tidak dapat dipisahkan dari huruf [[I]], karena pada dasarnya J adalah anak turunan langsung dari huruf tersebut. Pada masa [[Romawi kuno]], alfabet [[bahasa Latin]] klasik tidak memiliki huruf J. Huruf [[I]] digunakan secara bergantian untuk melambangkan dua hal: bunyi vokal /i/ (seperti pada kata ''Iulius'') dan konsonan hampiran /j/ (seperti y pada kata "yakin"). | ||
Pemisahan bentuk huruf ini bermula secara perlahan pada [[Abad Pertengahan]] awal. Pada masa itu, para penulis naskah (juru tulis) mulai menambahkan lengkungan panjang ke bawah (''descender'') pada huruf I sekadar sebagai variasi kaligrafi (gaya ''swash''). Variasi melengkung ini, yang kelak menjadi bentuk "J", awalnya digunakan secara spesifik hanya sebagai huruf penutup pada rentetan huruf I, khususnya dalam penulisan [[angka Romawi]]. Sebagai contoh, angka Romawi untuk 13 (XIII) sering kali ditulis sebagai "XIIJ" di naskah-naskah kuno untuk mencegah orang lain menambahkan huruf "I" ekstra di belakangnya demi memalsukan dokumen finansial. | Pemisahan bentuk huruf ini bermula secara perlahan pada [[Abad Pertengahan]] awal. Pada masa itu, para penulis naskah (juru tulis) mulai menambahkan lengkungan panjang ke bawah (''descender'') pada huruf I sekadar sebagai variasi kaligrafi (gaya ''swash''). Variasi melengkung ini, yang kelak menjadi bentuk "J", awalnya digunakan secara spesifik hanya sebagai huruf penutup pada rentetan huruf I, khususnya dalam penulisan [[angka Romawi]]. Sebagai contoh, angka Romawi untuk 13 (XIII) sering kali ditulis sebagai "XIIJ" di naskah-naskah kuno untuk mencegah orang lain menambahkan huruf "I" ekstra di belakangnya demi memalsukan dokumen finansial. | ||
| Baris 33: | Baris 36: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Dalam bahasa === | === Dalam bahasa === | ||
* '''Bahasa Indonesia''': Sejarah ejaan huruf J dalam bahasa Indonesia sangat unik akibat pengaruh kolonial. Pada era [[Ejaan van Ophuijsen]] (1901) dan [[Ejaan Soewandi]] (1947) yang dipengaruhi [[bahasa Belanda]], huruf '''J''' digunakan untuk melambangkan bunyi /j/ (y). Contohnya, kata "yakin" dan "yang" pada masa itu dieja sebagai ''jakin'' dan ''jang''. Sementara itu, bunyi /dʒ/ dilambangkan dengan dwihuruf '''Dj''' (contoh: ''Djakarta''). Perubahan besar terjadi saat [[Ejaan Yang Disempurnakan]] (EYD) diresmikan pada tahun 1972. Huruf "J" secara resmi dialihfungsikan untuk menggantikan "Dj" (membunyikan /dʒ/), sedangkan huruf "Y" didatangkan untuk menggantikan peran lama huruf "J". | * '''Bahasa Indonesia''': [[Sejarah]] ejaan huruf J dalam bahasa Indonesia sangat unik akibat pengaruh kolonial. Pada era [[Ejaan van Ophuijsen]] (1901) dan [[Ejaan Soewandi]] (1947) yang dipengaruhi [[bahasa Belanda]], huruf '''J''' digunakan untuk melambangkan bunyi /j/ (y). Contohnya, kata "yakin" dan "yang" pada masa itu dieja sebagai ''jakin'' dan ''jang''. Sementara itu, bunyi /dʒ/ dilambangkan dengan dwihuruf '''Dj''' (contoh: ''Djakarta''). Perubahan besar terjadi saat [[Ejaan Yang Disempurnakan]] (EYD) diresmikan pada tahun 1972. [[Huruf]] "J" secara resmi dialihfungsikan untuk menggantikan "Dj" (membunyikan /dʒ/), sedangkan huruf "[[Y]]" didatangkan untuk menggantikan peran lama huruf "J". | ||
* '''Bahasa Inggris''': Huruf J secara konsisten diucapkan sebagai konsonan /dʒ/, seperti pada kata ''jump'', ''joy'', dan ''justice''. Huruf J adalah huruf paling jarang keempat yang digunakan dalam teks bahasa Inggris modern. | * '''Bahasa Inggris''': Huruf J secara konsisten diucapkan sebagai konsonan /dʒ/, seperti pada kata ''jump'', ''joy'', dan ''justice''. Huruf J adalah huruf paling jarang keempat yang digunakan dalam teks bahasa Inggris modern. | ||
* '''Bahasa Spanyol''': Huruf J dibunyikan secara fonologis sebagai konsonan desis hulu-kerongkongan nirsuara (/x/) atau /h/ keras, menyerupai bunyi huruf "kh" atau "h". Oleh sebab itu, nama "Juan" dilafalkan sebagai "Hwan", dan nama cabai "Jalapeño" dibaca "Halapeno". | * '''Bahasa Spanyol''': Huruf J dibunyikan secara fonologis sebagai konsonan desis hulu-kerongkongan nirsuara (/x/) atau /h/ keras, menyerupai bunyi huruf "kh" atau "h". Oleh sebab itu, nama "Juan" dilafalkan sebagai "Hwan", dan nama cabai "Jalapeño" dibaca "Halapeno". | ||
| Baris 41: | Baris 44: | ||
=== Dalam berbagai bidang teknis === | === Dalam berbagai bidang teknis === | ||
* '''Fisika dan Keinsinyuran''': | * '''Fisika dan Keinsinyuran''': | ||
** '''J''' kapital adalah simbol standar internasional (SI) untuk ''' | ** '''J''' kapital adalah simbol standar internasional (SI) untuk '''Joule''', yaitu satuan energi, kerja, dan jumlah panas. | ||
** Dalam teknik kelistrikan dan elektronika, huruf $j$ kecil secara universal digunakan untuk melambangkan ''' | ** Dalam teknik kelistrikan dan elektronika, huruf $j$ kecil secara universal digunakan untuk melambangkan '''bilangan imajiner''' ($j = \sqrt{-1}$). Hal ini dilakukan untuk menghindari kebingungan dengan huruf $i$ yang sudah dipatenkan terlebih dahulu sebagai lambang arus listrik. | ||
* '''Permainan Kartu''': Dalam kartu remi berbahasa Inggris, huruf '''J''' melambangkan kartu '''''Jack''''' (Prajurit), yang bernilai 11 atau berada di bawah kartu ''Queen'' (Ratu). | * '''Permainan Kartu''': Dalam kartu remi berbahasa Inggris, huruf '''J''' melambangkan kartu '''''Jack''''' (Prajurit), yang bernilai 11 atau berada di bawah kartu ''Queen'' (Ratu). | ||
* '''Matematika''': $J$ sering digunakan untuk mewakili matriks Jacobian atau fungsi Bessel. | * '''Matematika''': $J$ sering digunakan untuk mewakili matriks Jacobian atau fungsi Bessel. | ||
| Baris 64: | Baris 67: | ||
| Unicode | | Unicode | ||
| 74 | | 74 | ||
| U+004A | | [[U]]+004A | ||
| 106 | | 106 | ||
| U+006A | | U+006A | ||
| Baris 94: | Baris 97: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[I]] (Huruf asal) | * [[I]] ([[Huruf]] asal) | ||
* [[Y]] (Huruf berbunyi serupa dalam bahasa Jerman/Belanda) | * [[Y]] (Huruf berbunyi serupa dalam bahasa Jerman/Belanda) | ||
* [[Dj (digraf)]] | * [[Dj (digraf)]] | ||
| Baris 106: | Baris 109: | ||
[[Kategori:Huruf konsonan]] | [[Kategori:Huruf konsonan]] | ||
[[Kategori:Tipografi]] | [[Kategori:Tipografi]] | ||
{{#related: Perangkat lunak audio digital}} | |||
{{#related: Vokal}} | |||
{{#related: Mippedia Data}} | |||