Y: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Infobox huruf | Nama = Y | image = Latin Y.svg | image_caption = Huruf kapital 'Y' dan huruf kecil 'y' dalam rupa huruf serif. | Sistem_penulisan = Alfabet Latin | Jenis = Huruf vokal / Huruf konsonan | Alfabet_asal = Alfabet Yunani (Upsilon) | Pengucapan = /i/, /j/, /y/, /ai/ | Posisi = 25 | Huruf_terkait = Upsilon (Yunani)<br>U (Huruf serumpun)<br>V (Huruf serumpun)<br>W (Huruf serumpun)<br>I (Kiril) | Unicode_kapital =...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Bot Pemeliharaan Otomatis: Patrol, Templating, Formatting, & Smart Wikilink. |
||
| (2 revisi perantara oleh satu pengguna lainnya tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Huruf kedua puluh lima dan vokal keenam dalam alfabet Latin}} | |||
{{Infobox huruf | {{Infobox huruf | ||
| Nama = Y | | Nama = Y | ||
| Baris 15: | Baris 16: | ||
'''Y''' atau '''y''' adalah huruf kedua puluh lima dan [[huruf vokal]] keenam dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini secara historis berstatus sebagai konsonan tambahan, namun kini digunakan secara resmi untuk mengeja kata serapan dan nama diri, dilafalkan sebagai konsonan hampiran palatal /j/ (seperti pada kata "yakin", "syarat", dan "payung"), atau sebagai vokal /i/ pada akhir kata serapan tertentu. | '''Y''' atau '''y''' adalah huruf kedua puluh lima dan [[huruf vokal]] keenam dalam [[alfabet Latin]] dasar ISO. Dalam [[bahasa Indonesia]], huruf ini secara historis berstatus sebagai konsonan tambahan, namun kini digunakan secara resmi untuk mengeja kata serapan dan nama diri, dilafalkan sebagai konsonan hampiran palatal /j/ (seperti pada kata "yakin", "syarat", dan "payung"), atau sebagai vokal /i/ pada akhir kata serapan tertentu. | ||
Dikenal dalam berbagai bahasa Eropa dengan sebutan historis seperti ''[[Upsilon]]'' atau ''i Graeca'' (I Yunani), huruf Y menduduki posisi unik karena dapat berfungsi ganda secara fleksibel sebagai huruf vokal maupun konsonan tergantung pada aturan tata bahasa suatu bangsa. | Dikenal dalam berbagai bahasa Eropa dengan sebutan historis seperti ''[[Upsilon]]'' atau ''i Graeca'' ([[I]] Yunani), huruf Y menduduki posisi unik karena dapat berfungsi ganda secara fleksibel sebagai huruf vokal maupun konsonan tergantung pada aturan tata bahasa suatu bangsa. | ||
== Sejarah == | == [[Sejarah]] == | ||
Akar sejarah huruf Y memiliki jalur yang berbeda dari sebagian besar huruf Latin awal karena ia diadopsi jauh lebih kemudian langsung dari kebudayaan [[Yunani kuno]]. Ketika peradaban Romawi mengadopsi alfabet Yunani pada masa kekaisaran awal, mereka awalnya tidak memiliki kebutuhan untuk menyerap huruf [[Upsilon]] (Υ, υ) karena bunyi vokal depan tertutup membulat /y/ tidak ada dalam kosakata asli bahasa Latin klasik. | [[Akar]] sejarah huruf Y memiliki jalur yang berbeda dari sebagian besar huruf Latin awal karena ia diadopsi jauh lebih kemudian langsung dari kebudayaan [[Yunani kuno]]. Ketika peradaban Romawi mengadopsi alfabet Yunani pada masa kekaisaran awal, mereka awalnya tidak memiliki kebutuhan untuk menyerap huruf [[Upsilon]] (Υ, υ) karena bunyi vokal depan tertutup membulat /y/ tidak ada dalam kosakata asli bahasa Latin klasik. | ||
Ketika bangsa Romawi mulai banyak menyerap kosakata, istilah filosofis, dan nama diri dari [[bahasa Yunani]] pada abad ke-1 Masehi, mereka mendapati bahwa huruf '''I''' dan '''V''' milik mereka tidak cukup akurat untuk mengeja bunyi Yunani tersebut. Untuk mengatasi hal ini, bangsa Romawi memasukkan huruf [[Upsilon]] secara langsung ke dalam ujung abjad Latin mereka. | Ketika bangsa Romawi mulai banyak menyerap kosakata, istilah filosofis, dan nama diri dari [[bahasa Yunani]] pada abad ke-1 Masehi, mereka mendapati bahwa huruf '''I''' dan '''[[V]]''' milik mereka tidak cukup akurat untuk mengeja bunyi Yunani tersebut. Untuk mengatasi hal ini, bangsa Romawi memasukkan huruf [[Upsilon]] secara langsung ke dalam ujung abjad Latin mereka. | ||
Karena bentuknya yang menyerupai cabang bercabang, bangsa Romawi menamainya *I Graeca* (I Yunani) untuk membedakannya dari huruf I Latin murni. Dari istilah *I Graeca* inilah evolusi nama modern huruf Y diturunkan di berbagai bahasa Eropa, seperti ''i-grec'' dalam [[bahasa Prancis]] atau *i griega* dalam [[bahasa Spanyol]]. Pada Abad Pertengahan, huruf ini mulai distandarisasi bentuknya hingga memiliki tangkai bawah yang lurus. | Karena bentuknya yang menyerupai cabang bercabang, bangsa Romawi menamainya *I Graeca* (I Yunani) untuk membedakannya dari huruf I Latin murni. Dari istilah *I Graeca* inilah evolusi nama modern huruf Y diturunkan di berbagai bahasa Eropa, seperti ''i-grec'' dalam [[bahasa Prancis]] atau *i griega* dalam [[bahasa Spanyol]]. Pada Abad Pertengahan, huruf ini mulai distandarisasi bentuknya hingga memiliki tangkai bawah yang lurus. | ||
| Baris 31: | Baris 32: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
=== Dalam bahasa === | === Dalam bahasa === | ||
* '''Bahasa Indonesia''': Huruf Y berfungsi ganda. Sebagai konsonan, ia dilafalkan sebagai hampiran palatal bersuara /j/ (seperti "syarat", "nyata", "upaya"). Sebagai vokal, ia digunakan pada posisi akhir kata untuk melambangkan bunyi /i/ (seperti pada kata serapan "kabupaten", "surau", atau nama diri). | * '''[[Bahasa Indonesia]]''': [[Huruf]] Y berfungsi ganda. Sebagai konsonan, ia dilafalkan sebagai hampiran palatal bersuara /j/ (seperti "syarat", "nyata", "upaya"). Sebagai vokal, ia digunakan pada posisi akhir kata untuk melambangkan bunyi /i/ (seperti pada kata serapan "kabupaten", "surau", atau nama diri). | ||
* '''Bahasa Inggris''': Huruf Y memiliki peran yang sangat dinamis. Ia dapat bertindak sebagai vokal yang menghasilkan bunyi /ai/ (seperti pada ''fly'', ''sky''), bunyi /i/ (seperti pada ''baby'', ''city''), atau bertindak sebagai konsonan hampiran /j/ di awal kata (seperti ''yes'', ''yellow''). | * '''[[Bahasa Inggris]]''': Huruf Y memiliki peran yang sangat dinamis. Ia dapat bertindak sebagai vokal yang menghasilkan bunyi /ai/ (seperti pada ''fly'', ''sky''), bunyi /i/ (seperti pada ''baby'', ''city''), atau bertindak sebagai konsonan hampiran /j/ di awal kata (seperti ''yes'', ''yellow''). | ||
* '''Bahasa Wales''': Huruf Y adalah salah satu huruf paling kompleks karena memiliki aturan pelafalan berbeda tergantung pada posisi dan suku kata dalam kata, bisa dibunyikan sebagai vokal /ə/, /i/, atau /ɨ/. | * '''[[Bahasa]] Wales''': Huruf Y adalah salah satu huruf paling kompleks karena memiliki aturan pelafalan berbeda tergantung pada posisi dan suku kata dalam kata, bisa dibunyikan sebagai vokal /ə/, /i/, atau /ɨ/. | ||
* '''Bahasa Spanyol''': Huruf Y berfungsi sebagai kata sambung "dan" (ditulis ''y''), serta dilafalkan sebagai konsonan /j/ atau bunyi desis /ʒ/ /ʃ/ tergantung pada dialek regional penuturnya (seperti di Argentina dan Uruguay). | * '''Bahasa Spanyol''': Huruf Y berfungsi sebagai kata sambung "dan" (ditulis ''y''), serta dilafalkan sebagai konsonan /j/ atau bunyi desis /ʒ/ /ʃ/ tergantung pada dialek regional penuturnya (seperti di Argentina dan Uruguay). | ||
=== Dalam bidang teknis === | === Dalam bidang teknis === | ||
* '''Matematika dan Aljabar''': Huruf $y$ kecil (dicetak miring) adalah lambang universal kedua setelah $x$ yang paling sering digunakan untuk merepresentasikan **Variabel atau peubah terikat** dalam fungsi matematika ($y = f(x)$). | * '''Matematika dan Aljabar''': [[Huruf]] $y$ kecil (dicetak miring) adalah lambang universal kedua setelah $x$ yang paling sering digunakan untuk merepresentasikan **Variabel atau peubah terikat** dalam fungsi matematika ($y = f(x)$). | ||
* '''Geometri dan Grafik''': Huruf $Y$ kapital digunakan sebagai lambang standar untuk **Sumbu vertikal** (sumbu-$y$) pada sistem [[Koordinat Kartesius dua dimensi]]. | * '''Geometri dan Grafik''': Huruf $Y$ kapital digunakan sebagai lambang standar untuk **Sumbu vertikal** (sumbu-$y$) pada sistem [[Koordinat Kartesius dua dimensi]]. | ||
* '''Ilmu Fisika dan Kimia''': '''Y''' adalah lambang kimia standar untuk unsur logam tanah jarang **[[Yttrium]]**. | * '''Ilmu Fisika dan Kimia''': '''Y''' adalah lambang kimia standar untuk unsur logam tanah jarang **[[Yttrium]]**. | ||
| Baris 60: | Baris 61: | ||
| Unicode | | Unicode | ||
| 89 | | 89 | ||
| U+0059 | | [[U]]+0059 | ||
| 121 | | 121 | ||
| U+0079 | | U+0079 | ||
| Baris 94: | Baris 95: | ||
* [[Sumbu-y]] | * [[Sumbu-y]] | ||
== Referensi == | == [[Referensi]] == | ||
{{Reflist}} | {{Reflist}} | ||
| Baris 101: | Baris 102: | ||
[[Kategori:Huruf konsonan]] | [[Kategori:Huruf konsonan]] | ||
[[Kategori:Tipografi]] | [[Kategori:Tipografi]] | ||
{{#related: Alfabet Latin}} | |||
{{#related: Alfabet Yunani}} | |||
{{#related: Bahasa Indonesia}} | |||