Musik jazz: Perbedaan antara revisi
k Admin memindahkan halaman Jazz ke Musik jazz Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (8 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Genre musik | {{SHORTDESC:Genre musik asal Amerika Serikat yang menekankan improvisasi dan sinkopasi}}{{Judul miring}} | ||
''' | {{Hatnote|"Jazz" telah beralih ke halaman ini, Untuk pembahasan genre yang lebih spesifik yang berkaitan dengan artikel ini, lihat [[Genre musik]].}} | ||
'''Musik jazz''' adalah [[genre musik]] yang berasal dari [[komunitas]] Afrika-Amerika di New Orleans, Amerika Serikat, pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Musik jazz berkembang dari akar [[musik blues]] dan ragtime, serta dianggap sebagai "[[musik klasik]] Amerika" karena kompleksitas teori dan pengaruh budayanya yang luas. | |||
Karakteristik utama musik jazz meliputi penggunaan ritme sinkopasi, nada polyrythm, dan yang paling utama adalah aspek improvisasi. Musik jazz telah diakui secara internasional sebagai bentuk ekspresi [[musik]] yang mengutamakan kebebasan kreatif dan interaksi antar [[musisi]]. | |||
== | == Karakteristik == | ||
Jazz | [[Jazz|Jazz]] memiliki elemen-elemen teknis yang membedakannya dari bentuk [[Musik|musik]] Barat lainnya: | ||
* '''Improvisasi:''' [[Musisi|Musisi]] [[Jazz|jazz]] sering kali menciptakan [[Melodi|melodi]] secara spontan di atas struktur [[Harmoni|harmoni]] yang sudah ada selama pertunjukan. | |||
* '''Sinkopasi:''' Penekanan pada ketukan yang tidak biasa (''off-beat''), memberikan efek "ayunan" yang dikenal sebagai ''swing''. | |||
* '''[[Harmoni|Harmoni]] Kompleks:''' Penggunaan akord tingkat lanjut seperti akord ketujuh, kesembilan, hingga ketigabelas, serta progresi yang sering berpindah kunci (modulasi). | |||
* '''Interaksi (Call and Response):''' [[Komunikasi|Komunikasi]] musikal antar instrumen di atas panggung di mana satu [[Musisi|musisi]] merespons [[Melodi|melodi]] [[Musisi|musisi]] lainnya. | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
=== Awal Mula (1890-an–1910-an) === | |||
[[Jazz|Jazz]] lahir di New Orleans sebagai perpaduan antara [[Budaya|budaya]] Afrika dan Eropa. Kota ini merupakan pelabuhan multikultural di mana tradisi [[Drum|drum]] Afrika bertemu dengan instrumen tiup militer Eropa. Tokoh seperti Buddy Bolden sering dianggap sebagai sosok kunci dalam fase awal ini. | |||
== | |||
=== Era Swing dan Big Band (1930-an) === | |||
Pada dekade ini, [[Jazz|jazz]] menjadi [[Musik|musik]] populer utama di dunia. Grup [[Musik|musik]] besar (''big bands'') yang dipimpin oleh tokoh seperti Duke Ellington, Count Basie, dan Benny Goodman memainkan [[Musik|musik]] yang dirancang untuk berdansa. | |||
== | === Bebop dan Modernisme (1940-an–1950-an) === | ||
Setelah Perang Dunia II, muncul gerakan bebop yang lebih fokus pada kecepatan teknis dan [[Harmoni|harmoni]] rumit untuk didengarkan, bukan lagi untuk berdansa. Tokoh-tokohnya termasuk Charlie Parker dan Dizzy Gillespie. Era ini kemudian diikuti oleh cool [[Jazz|jazz]] yang lebih santai dengan pelopor seperti Miles Davis. | |||
== Jazz | === Jazz Fusion (1970-an–sekarang) === | ||
[[Jazz|Jazz]] mulai bereksperimen dengan instrumen listrik dan elemen [[musik rock]]. Hal ini menciptakan genre [[Jazz|jazz]] fusion yang membawa [[Jazz|jazz]] ke audiens yang lebih muda melalui [[Musisi|musisi]] seperti Herbie Hancock dan grup Weather Report. | |||
== | == Jazz di Indonesia == | ||
Di Indonesia, [[Jazz|jazz]] telah ada sejak era kolonial Belanda. Genre ini berkembang pesat melalui [[Musisi|musisi]] legendaris seperti Jack Lesmana, Bubbi Chen, hingga generasi kontemporer seperti Indra Lesmana dan Joey Alexander. Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi salah satu festival [[Jazz|jazz]] terbesar di dunia, yaitu Jakarta International Java [[Jazz|Jazz]] Festival. | |||
{{#related: Budaya}} | |||
{{#related: Drum}} | |||
{{#related: Harmoni}} | |||
Revisi terkini sejak 25 Mei 2026 18.02
Musik jazz adalah genre musik yang berasal dari komunitas Afrika-Amerika di New Orleans, Amerika Serikat, pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Musik jazz berkembang dari akar musik blues dan ragtime, serta dianggap sebagai "musik klasik Amerika" karena kompleksitas teori dan pengaruh budayanya yang luas.
Karakteristik utama musik jazz meliputi penggunaan ritme sinkopasi, nada polyrythm, dan yang paling utama adalah aspek improvisasi. Musik jazz telah diakui secara internasional sebagai bentuk ekspresi musik yang mengutamakan kebebasan kreatif dan interaksi antar musisi.
Karakteristik
[sunting | sunting sumber]Jazz memiliki elemen-elemen teknis yang membedakannya dari bentuk musik Barat lainnya:
- Improvisasi: Musisi jazz sering kali menciptakan melodi secara spontan di atas struktur harmoni yang sudah ada selama pertunjukan.
- Sinkopasi: Penekanan pada ketukan yang tidak biasa (off-beat), memberikan efek "ayunan" yang dikenal sebagai swing.
- Harmoni Kompleks: Penggunaan akord tingkat lanjut seperti akord ketujuh, kesembilan, hingga ketigabelas, serta progresi yang sering berpindah kunci (modulasi).
- Interaksi (Call and Response): Komunikasi musikal antar instrumen di atas panggung di mana satu musisi merespons melodi musisi lainnya.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Awal Mula (1890-an–1910-an)
[sunting | sunting sumber]Jazz lahir di New Orleans sebagai perpaduan antara budaya Afrika dan Eropa. Kota ini merupakan pelabuhan multikultural di mana tradisi drum Afrika bertemu dengan instrumen tiup militer Eropa. Tokoh seperti Buddy Bolden sering dianggap sebagai sosok kunci dalam fase awal ini.
Era Swing dan Big Band (1930-an)
[sunting | sunting sumber]Pada dekade ini, jazz menjadi musik populer utama di dunia. Grup musik besar (big bands) yang dipimpin oleh tokoh seperti Duke Ellington, Count Basie, dan Benny Goodman memainkan musik yang dirancang untuk berdansa.
Bebop dan Modernisme (1940-an–1950-an)
[sunting | sunting sumber]Setelah Perang Dunia II, muncul gerakan bebop yang lebih fokus pada kecepatan teknis dan harmoni rumit untuk didengarkan, bukan lagi untuk berdansa. Tokoh-tokohnya termasuk Charlie Parker dan Dizzy Gillespie. Era ini kemudian diikuti oleh cool jazz yang lebih santai dengan pelopor seperti Miles Davis.
Jazz Fusion (1970-an–sekarang)
[sunting | sunting sumber]Jazz mulai bereksperimen dengan instrumen listrik dan elemen musik rock. Hal ini menciptakan genre jazz fusion yang membawa jazz ke audiens yang lebih muda melalui musisi seperti Herbie Hancock dan grup Weather Report.
Jazz di Indonesia
[sunting | sunting sumber]Di Indonesia, jazz telah ada sejak era kolonial Belanda. Genre ini berkembang pesat melalui musisi legendaris seperti Jack Lesmana, Bubbi Chen, hingga generasi kontemporer seperti Indra Lesmana dan Joey Alexander. Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi salah satu festival jazz terbesar di dunia, yaitu Jakarta International Java Jazz Festival.