Situs web
|
Logo bersejarah World Wide Web yang dirancang oleh Robert Cailliau
|
|
|
Tangkapan layar dari info.cern.ch, situs web pertama di dunia
|
|
| Informasi umum | |
|---|---|
| Alamat web | info.cern.ch (Situs pertama) |
| Jenis situs | Media komunikasi, Sistem informasi |
| Bahasa | Multibahasa (Seluruh dunia) |
| Pendaftaran | Bergantung pada penyedia layanan |
| Pemilik | Beragam (Individu, korporasi, pemerintah) |
| Pembuat | Tim Berners-Lee |
| Tanggal rilis | 6 Agustus 1991 |
| Status saat ini | Aktif dan terus berkembang |
Situs web (bahasa Inggris: website) adalah sekumpulan halaman web yang saling terkait dan dapat diakses oleh publik, yang berbagi satu nama domain tunggal. Situs web dapat dibuat dan dikelola oleh individu, grup, bisnis, atau organisasi untuk menyajikan berbagai tujuan, seperti pendidikan, berita, hiburan, media sosial, atau perdagangan elektronik. Semua situs web yang dapat diakses oleh publik secara kolektif membentuk World Wide Web.
Sebuah situs web biasanya dihosting pada setidaknya satu peladen web (web server), yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet atau LAN (Local Area Network) lokal menggunakan alamat Uniform Resource Locator (URL). Pengguna internet mengakses situs web menggunakan perangkat lunak yang disebut peramban web (web browser).
Sejarah
World Wide Web (WWW) diciptakan pada tahun 1989 oleh fisikawan asal Inggris, Tim Berners-Lee, saat ia bekerja di CERN, Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir, yang berlokasi di Jenewa, Swiss. Situs web pertama di dunia adalah `info.cern.ch`, yang diluncurkan pada 6 Agustus 1991. Situs web awal ini memberikan penjelasan tentang apa itu World Wide Web, bagaimana cara kerja peramban web, dan bagaimana cara membuat peladen web.
Pada masa awal internet, situs web ditulis hanya menggunakan HTML sederhana yang berisi teks dan beberapa hipertaut (hyperlink). Seiring berjalannya waktu, teknologi web berkembang pesat dengan diperkenalkannya Cascading Style Sheets (CSS) untuk memformat tampilan visual halaman, serta JavaScript yang memungkinkan interaktivitas tingkat lanjut di dalam peramban pengguna.
Komponen utama
Sebuah situs web umumnya terdiri dari beberapa komponen teknis yang bekerja bersama-sama untuk menyajikan informasi kepada pengguna:
- Domain: Alamat unik di internet tempat situs web berada (contoh: `wikipedia.org`).
- Web Hosting: Layanan penyimpanan data (berkas teks, gambar, video, dan kode) pada peladen yang terhubung ke internet selama 24 jam penuh.
- HTML (Hypertext Markup Language): Bahasa markah standar yang digunakan untuk membuat struktur dasar halaman web.
- CSS (Cascading Style Sheets): Bahasa gaya yang mengatur tata letak, warna, fon, dan tampilan keseluruhan HTML.
- JavaScript: Bahasa pemrograman yang memungkinkan elemen dinamis dan interaktif, seperti formulir, animasi, atau pembaruan konten tanpa memuat ulang seluruh halaman.
Pengembangan dan anatomi situs web
Pengembangan situs web modern berfokus pada pengalaman pengguna (UX) dan antarmuka pengguna (UI). Pengembang kini wajib merancang tata letak yang sangat responsif terhadap perangkat seluler (mobile-responsive), mengingat mayoritas lalu lintas internet saat ini berasal dari telepon pintar.
Pada situs web yang berfokus pada agregasi informasi atau berbasis wiki, beberapa fitur antarmuka modern sering diterapkan untuk mempercepat navigasi. Misalnya, kolom pencarian saat ini sering kali dilengkapi dengan fungsi pelengkapan otomatis (autocomplete preview), di mana pratinjau hasil pencarian langsung muncul begitu pengguna mengetikkan huruf awal, serta fitur yang memudahkan pemilihan tautan internal (wikilink).
Selain interaktivitas fungsi, elemen validasi visual juga menjadi bagian penting dari antarmuka modern. Banyak platform yang kini menggunakan ikon lencana khusus, seperti tanda centang verifikasi (mirip dengan yang dipopulerkan oleh Instagram dan media sosial lainnya), untuk secara visual membedakan halaman, artikel, atau profil pengguna yang telah divalidasi keasliannya dari entitas palsu atau duplikat.
Konten eksternal dan keamanan
Alih-alih hanya menampung berkas secara lokal, situs web modern sering kali berfungsi sebagai pusat agregasi media melalui teknik penyematan (embed). Halaman web dapat menampilkan gambar dinamis dari Facebook, menyematkan pemutar video langsung dari YouTube, atau mengintegrasikan pemutar audio dari Spotify tanpa mengharuskan pengguna meninggalkan halaman tersebut.
Meskipun fitur penyematan media eksternal meningkatkan kekayaan fitur suatu halaman, hal ini membawa tantangan keamanan yang serius. Mengambil skrip dan iFrame dari sumber URL pihak ketiga (seperti URL Facebook, YouTube, atau Spotify) membutuhkan penegakan kebijakan keamanan yang ketat. Situs web yang mengelola penyematan multimedia pihak ketiga ini harus mengonfigurasi fitur keamanan peladen tingkat tinggi, termasuk penerapan Content Security Policy (CSP) yang ketat, pencegahan injeksi Cross-Site Scripting (XSS), serta mekanisme pembatasan sumber daya, guna memastikan bahwa iFrame eksternal tidak dapat mengambil alih atau merusak sesi pengguna di situs web utama.
Jenis-jenis situs web
Situs web dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori teknis utama:
- Situs web statis: Menyajikan konten yang sama kepada setiap pengunjung. Dibangun menggunakan HTML dan CSS murni, situs jenis ini tidak memiliki basis data interaktif dan pengelolaannya memerlukan penyuntingan kode sumber secara manual.
- Situs web dinamis: Konten dihasilkan secara real-time sesuai dengan permintaan pengguna, waktu, lokasi, atau status masuk (login). Situs ini dikendalikan oleh sistem manajemen konten (CMS) dan menggunakan bahasa sisi-peladen (server-side) seperti PHP, Python, atau Node.js, yang terhubung dengan basis data seperti MySQL atau PostgreSQL.
Secara fungsional, situs web juga terbagi menjadi berbagai jenis, seperti:
- Situs web perdagangan elektronik (E-commerce): Situs yang memfasilitasi transaksi jual beli daring (contoh: Amazon, Tokopedia).
- Situs web wiki / Ensiklopedia daring: Situs yang memungkinkan kolaborasi pengguna secara masif untuk menyunting atau menambah informasi (contoh: Wikipedia).
- Portal berita: Situs yang menyediakan artikel berita dan informasi terkini dari seluruh dunia.
- Media sosial: Platform tempat pengguna dapat berinteraksi, berbagi foto, dan bertukar pesan (contoh: Facebook, X, Instagram).
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
