Kickboxing
Kickboxing adalah kelompok olahraga tempur hibrida yang berdiri sendiri, di mana pesertanya diizinkan untuk menyerang menggunakan teknik pukulan (seperti dalam tinju) dan tendangan, dengan mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, serta fleksibilitas tubuh.
|
Dua atlet kickboxing bertukar serangan menggunakan kombinasi pukulan dan tendangan di dalam ring.
|
|
| Nama lain | Kick boxing |
|---|---|
| Fokus utama | Pukulan dan tendangan (Striking) |
| Negara asal | Jepang dan Amerika Serikat |
| Pencipta | Tatsuo Yamada, Osamu Noguchi (Jepang); Joe Lewis, Mike Anderson (Amerika) |
| Tahun diciptakan | Dasawarsa 1960-an hingga 1970-an |
| Induk organisasi | WAKO (World Association of Kickboxing Organizations), ISKA, GLORY |
| Olahraga Olimpiade | Tidak (Diakui oleh IOC melalui WAKO, berpartisipasi dalam World Games) |
Olahraga ini dikembangkan dari perpaduan berbagai disiplin seni bela diri tradisional seperti karate, muay thai, dan taekwondo, yang kemudian disesuaikan dengan aturan olahraga modern di dalam ring menggunakan sarung tinju. Kickboxing secara umum dipraktikkan untuk pertahanan diri, kebugaran fisik tingkat tinggi (kardio), maupun sebagai kompetisi olahraga profesional yang sangat populer di seluruh dunia.
Sejarah
Perkembangan Awal di Jepang
Istilah dan konsep dasar kickboxing pertama kali lahir di Jepang pada awal dasawarsa 1960-an. Osamu Noguchi, seorang promotor pertarungan berkebangsaan Jepang, menciptakan istilah tersebut untuk mendeskripsikan hibrida antara muay thai asal Thailand dan karate gaya Kyokushin. Pada tahun 1966, Noguchi bersama Tatsuo Yamada mendirikan aturan kompetisi baru yang memperbolehkan praktisi karate untuk bertarung secara kontak penuh menggunakan sarung tinju dan melegalkan serangan lutut serta sikut (pada aturan tertentu). Olahraga ini langsung mendulang popularitas besar di televisi Jepang pada masa itu.
Perkembangan di Amerika Serikat
Secara terpisah pada awal dasawarsa 1970-an, para praktisi seni bela diri di Amerika Serikat merasa frustrasi dengan ketatnya aturan turnamen karate tradisional yang melarang pukulan keras secara langsung ke arah kepala. Sejumlah tokoh seperti Joe Lewis dan Mike Anderson memprakarsai sistem pertandingan baru di atas ring tinju di mana para petarung mengenakan pelindung kaki dan tangan, serta diizinkan memukul dan menendang lawan dengan kekuatan penuh. Format ini kemudian dikenal sebagai Full Contact Karate atau yang kelak mendunia dengan nama American Kickboxing.
Gaya dan Aturan Pertandingan
Seiring perkembangannya yang global, kickboxing terbagi menjadi beberapa disiplin atau gaya utama yang memiliki regulasi berbeda-beda:
1. Full Contact (Gaya Amerika): Petarung hanya diizinkan melontarkan pukulan dan tendangan ke bagian atas pinggang (tubuh bagian atas dan kepala). Sapuan kaki diperbolehkan, tetapi serangan menggunakan lutut dan sikut dilarang keras.
2. Low Kick: Mirip dengan aturan full contact, namun petinju diizinkan melontarkan tendangan keras ke arah paha luar dan dalam lawan, yang membuat variasi serangan menjadi jauh lebih luas.
3. K-1 / Oriental Rules: Gaya yang paling populer secara komersial di tingkat internasional (dipopulerkan oleh promosi legendaris asal Jepang, K-1). Dalam aturan ini, pukulan, tendangan, sapuan, serta serangan menggunakan lutut diperbolehkan. Di beberapa promosi modern, serangan sikut sekali atau clinching singkat juga diatur secara khusus.
4. Kick Light / Point Fighting: Varian amatir yang lebih berfokus pada kecepatan, ketepatan teknik, dan kontrol daya ledak pukulan (tidak menggunakan tenaga penuh), sehingga tingkat risiko cederanya lebih rendah dan sering dipertandingkan di bawah naungan WAKO (World Association of Kickboxing Organizations).
Peralatan Pertandingan
Sama seperti tinju, keselamatan atlet diatur melalui kewajiban penggunaan perlengkapan pelindung:
- Sarung Tinju (Gloves): Berukuran 10 oz hingga 12 oz untuk melindungi area buku jari tangan dan wajah lawan dari luka parah.
- Pelindung Gigi (Mouthguard) dan **Pelindung Selangkangan (Cup):** Wajib untuk meredam benturan vital.
- Pelindung Tulang Kering (Shin Guards): Umumnya digunakan dalam kategori amatir atau latihan (*sparring*) untuk melindungi tulang kering dari benturan langsung.
Organisasi Global
Berbeda dengan disiplin tunggal yang dikelola satu badan mutlak, kickboxing profesional dinaungi oleh beberapa organisasi internasional besar yang menyelenggarakan kejuaraan dunia bergengsi, di antaranya:
- WAKO (World Association of Kickboxing Organizations): Badan pengatur amatir terbesar di dunia yang diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan membawa kickboxing masuk ke ajang multi-olahraga seperti The World Games.
- GLORY: Organisasi promosi kickboxing profesional kelas dunia terbesar saat ini yang menampilkan para striker elit papan atas dari berbagai penjuru bumi.
- ISKA (International Sport Karate Association): Salah satu badan sanksi tertua yang mengatur gelar juara dunia kickboxing profesional dan seni bela diri.
Lihat Pula
Referensi
