Lompat ke isi

Maret

Dari Mippedia bahasa Indonesia, ensiklopedia umum
Revisi sejak 6 September 2026 00.20 oleh Admin (bicara | kontrib) (Mippedia Neural Engine V12: NeuralRelated)
Maret
Ilustrasi Maret dari kalender Les Très Riches Heures du duc de Berry (sekitar abad ke-15).
Ilustrasi Maret dari kalender Les Très Riches Heures du duc de Berry (sekitar abad ke-15).
Karakteristik Kalender
Bulan ke- 3 (Ketiga)
Jumlah hari 31
Sebelumnya Februari
Selanjutnya April
Detail Lainnya
Dinamai berdasarkan Mars, dewa perang Romawi
Musim (B. Utara) Akhir musim dingin dan awal musim semi
Musim (B. Selatan) Akhir musim panas dan awal musim gugur
Simbolisme Astrologi
Zodiak Pises (hingga 20 Mar)
Aries (sejak 21 Mar)
Batu kelahiran Aquamarine dan Biduri darah (Bloodstone)
Bunga Dafodil (Daffodil)

Maret adalah bulan ketiga dalam kalender Julian dan kalender Gregorian. Bulan ini merupakan salah satu dari tujuh bulan dalam setahun yang memiliki panjang 31 hari. Nama "Maret" diserap dari bahasa Belanda, maart, yang berakar dari nama Latin kuno, Martius, yang dinamai berdasarkan nama dewa perang Romawi, Mars.

Bulan Maret menandai masa transisi musim yang penting secara astronomis. Di Belahan Bumi Utara, Maret menandai dimulainya musim semi secara meteorologis (di mana bulan ini setara dengan bulan September di Belahan Bumi Selatan). Sebaliknya, di Belahan Bumi Selatan, bulan ini menandai datangnya musim gugur. Pada bulan ini pula terjadi fenomena ekuinoks (di mana durasi siang dan malam hampir sama panjang di seluruh dunia) yang biasanya jatuh pada tanggal 20 atau 21 Maret.

Sejarah

Awal tahun pada Kalender Romawi

Dalam kalender Romawi kuno yang paling awal (kalender Romulus yang bermula pada abad ke-8 SM), Martius (Maret) adalah bulan pertama dalam setahun. Pada masa itu, tahun kalender hanya terdiri dari sepuluh bulan, yang dimulai dari Maret dan berakhir pada bulan Desember, sementara periode musim dingin diabaikan dan tidak dihitung.

Maret dinamai dari dewa Mars, yang tidak hanya dikenal sebagai dewa perang, tetapi juga leluhur mitologis dari bangsa Romawi melalui putranya, Romulus dan Remus. Mengingat iklim musim dingin di Mediterania mulai mereda pada bulan ini, Maret menjadi bulan penanda dimulainya kembali musim kampanye militer, serta dimulainya kembali berbagai aktivitas pertanian.

Meskipun raja kedua Roma, Numa Pompilius, kemudian menambahkan bulan Januari dan Februari di awal kalender (sekitar tahun 713 SM), bulan Maret tetap dipertahankan sebagai awal dari tahun keagamaan dan penanggalan politik. Pemilihan pejabat konsul Romawi secara tradisional dilakukan dan memulai masa jabatannya pada bulan Maret, hingga akhirnya dipindahkan ke tanggal 1 Januari pada tahun 153 SM.

Masa Abad Pertengahan

Meskipun Julius Caesar telah menetapkan 1 Januari sebagai awal tahun resmi melalui kalender Julian pada tahun 45 SM, banyak kebudayaan dan negara di Eropa selama Abad Pertengahan tetap mempertahankan perayaan Tahun Baru di bulan Maret. Keputusan ini umumnya didorong oleh pengaruh Gereja Katolik, yang menetapkan awal tahun bertepatan dengan perayaan-perayaan keagamaan. Salah satu tanggal yang paling sering dijadikan hari pertama tahun baru adalah 25 Maret, yang diperingati sebagai Pesta Kabar Sukacita (Feast of the Annunciation).

Praktik penggunaan bulan Maret sebagai awal tahun baru ini baru mulai ditinggalkan secara serentak di Eropa Barat setelah Paus Gregorius XIII meresmikan kalender Gregorian pada tahun 1582, yang mengembalikan 1 Januari sebagai awal tahun kalender sipil. Kekaisaran Britania dan koloni-koloninya baru mengadopsi perubahan awal tahun ke 1 Januari ini pada pertengahan abad ke-18 melalui Undang-Undang Kalender (New Style) 1750.

Karakteristik astronomi dan kalender

Pada setiap tahunnya, bulan Maret dimulai pada hari yang sama dalam seminggu dengan bulan November, dan pada tahun biasa (bukan tahun kabisat), bulan ini dimulai pada hari yang sama dengan bulan Februari. Bulan Maret juga selalu berakhir pada hari yang sama dengan bulan Juni pada setiap tahunnya.

Peristiwa astronomi yang paling menonjol pada bulan ini adalah Ekuinoks Maret (ekuinoks vernal di utara dan ekuinoks autumnal di selatan). Secara astronomis, hari tersebut merupakan momen ketika Matahari berada tepat di atas ekuator Bumi, sehingga durasi siang dan malam hari di seluruh permukaan Bumi berlangsung kira-kira sama, yakni 12 jam.

Simbolisme

Terdapat beberapa identitas simbolis yang terkait dengan bulan Maret:

  • Batu kelahiran: Batu kelahiran untuk bulan ini adalah Aquamarine (melambangkan keberanian, ketenangan, dan kesetiaan) dan Biduri darah atau Bloodstone (yang secara tradisional dipercaya memiliki khasiat penyembuhan dan memberikan kekuatan).
  • Bunga kelahiran: Bunga yang menjadi lambang bulan Maret adalah Dafodil (Daffodil atau Narcissus). Bunga ini adalah salah satu bunga pertama yang mekar di musim semi, sehingga sangat kental dikaitkan dengan makna kelahiran kembali, harapan, asmara yang baru, dan vitalitas.
  • Zodiak: Tanda-tanda astrologi untuk bulan ini adalah Pises (Ikan) yang menempati periode hingga sekitar tanggal 20 Maret, dan Aries (Domba jantan) yang dimulai dari tanggal 21 Maret dan seterusnya.

Perayaan dan Hari Libur

Berbagai perayaan penting tingkat internasional yang berlangsung di bulan Maret antara lain:

  • 8 Maret: Hari Perempuan Internasional (International Women's Day), yang diperingati untuk merayakan pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik kaum perempuan.
  • 17 Maret: Hari Santo Patrick (St. Patrick's Day), sebuah perayaan budaya dan agama dari Irlandia yang kini dirayakan secara luas di berbagai belahan dunia.
  • 20 atau 21 Maret: Nowruz (Tahun Baru Persia), perayaan kuno yang menandai hari pertama musim semi dan diperingati oleh berbagai bangsa di Asia Tengah, Timur Tengah, dan Kaukasus.
  • 22 Maret: Hari Air Sedunia, sebuah hari yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyoroti pentingnya air tawar bagi kehidupan umat manusia.

Lihat pula

Referensi